Patrick Kluivert Blak-blakan dengan Media Belanda, Ternyata Masih Ingin Melatih Timnas Indonesia: Saya Menyimpan Rasa Cinta
Serafin Unus Pasi | 19 Februari 2026 12:55
Bola.net - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert sejatinya masih ingin menangani Skuad Garuda. Ia menyampaikan hal tersebut saat berbincang dengan media Belanda, VoetbalPrimeur.
Kluivert hadir dalam agenda pembukaan Cruyff Court Amsterdam-Noord. Dalam kesempatan itu, ia turut menjawab pertanyaan mengenai pengalamannya menangani Timnas Indonesia.
Ketika ditanya soal demam sepak bola di Indonesia, Kluivert tidak ragu memberikan respons tegas. Ia menggambarkan atmosfer yang dirasakannya selama bekerja di Indonesia.
"Itu luar biasa. Sungguh, saya belum pernah bekerja dalam euforia seperti itu, tentu saja dalam arti yang positif," ujar Kluivert.
Tergila-gila dengan Sepak Bola
Ia menilai besarnya jumlah penduduk Indonesia turut memengaruhi tingginya antusiasme terhadap sepak bola. Menurutnya, dukungan publik menjadi pengalaman tersendiri dalam karier kepelatihannya.
"Jumlah orang di sana memang sangat besar, maksud saya 300 juta orang yang benar-benar tergila-gila pada sepak bola," katanya.
Kluivert juga menyinggung hasil yang diraih selama menangani Timnas Indonesia. Ia mengakui target yang dicanangkan sebelumnya belum tercapai.
"Saya bekerja dengan sangat fantastis, sayangnya kami tidak mencapai apa yang menjadi tujuan kami," ucapnya.
Tetap Cinta dengan Indonesia
Mantan penyerang Timnas Belanda itu mengungkapkan keinginannya untuk tetap melanjutkan pekerjaannya bersama Timnas Indonesia. Namun, ia memastikan situasi yang ada saat itu membuat hal tersebut tidak bisa terwujud.
"Namun, saya sebenarnya sangat ingin melanjutkan, sayangnya itu tidak memungkinkan," tuturnya.
Kluivert dipecat PSSI pada Oktober 2026 atau hanya sembilan bulan setelah menjadi pelatih Timnas Indonesia. Pasalnya, ia gagal meloloskan Skuad Garuda ke Piala Dunia 2026.
"Tetapi saya menyimpan rasa cinta yang sangat hangat untuk Indonesia dan saya akan selalu menghargai semua yang telah saya alami di Indonesia," imbuhnya.
Baca Juga:
Jelang FIFA Series, Cerita Pelatih Bulgaria Pernah 3 Tahun di Indonesia: Sepak Bola Adalah Agama, 5 Ribu Orang Bisa Datang ke Latihan
Sendirian di Panggung Elite Asia: Sandy Walsh jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di 16 Besar ACL Elite
Kilas Balik Drama Penutup Era Sumardji Sebagai Manajer Timnas Indonesia: Dari Emas SEA Games hingga Sanksi Berat FIFA
Asa Baru Jordi Amat Tembus Timnas Indonesia: Bermodal Posisi Gelandang Bertahan di Persija
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rekap La Liga 2025/2026: Juara, Wakil Eropa, Degradasi dan Promosi
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:00
-
Man of the Match Milan vs Cagliari: Gennaro Borrelli
Liga Italia 25 Mei 2026, 04:23
LATEST UPDATE
-
West Ham Degradasi, MU Kebut Transfer Pemain The Hammers Ini
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:35
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:50
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:36
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
-
AC Milan dan Juventus Gagal Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:03
-
Man of the Match Torino vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:01
-
Rekap La Liga 2025/2026: Juara, Wakil Eropa, Degradasi dan Promosi
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25







