Patrick Kluivert Dinilai Minim Pengalaman, Erick Thohir Singgung Soal Zidane di Real Madrid
Editor Bolanet | 9 Januari 2025 15:42
Bola.net - Patrick Kluivert, mantan bintang sepak bola asal Belanda, kini resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Meskipun memiliki reputasi yang cemerlang sebagai pemain, Kluivert menghadapi skeptisisme terkait pengalamannya di dunia kepelatihan.
Penolakan terhadap Kluivert muncul sebelum ia bahkan menginjakkan kaki di Indonesia, dengan banyak pihak menilai bahwa ia minim pengalaman. Kritikan ini semakin menguat setelah melihat hasil kurang memuaskan saat ia menangani Timnas Curacao.
Namun, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya kemampuan Kluivert dalam mengelola ruang ganti pemain. Ia percaya bahwa pengalaman bukanlah satu-satunya faktor penentu keberhasilan seorang pelatih.
Pengalaman yang Dipertanyakan

Kiprah Patrick Kluivert sebagai pelatih memang masih terbilang singkat dan penuh tantangan. Sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia, ia sempat menangani Timnas Curacao, di mana tim asuhannya mengalami kekalahan telak 0-4 dari Bahrain. Hal ini menimbulkan keraguan di kalangan pengamat sepak bola mengenai kemampuannya untuk membawa perubahan positif.
Erick Thohir menjelaskan bahwa meskipun track record Kluivert dipertanyakan, banyak pelatih sukses yang memulai karier tanpa pengalaman yang mumpuni.
"Nah ada yang debat mengenai track record Patrick. Banyak track record pelatih yang dulu belum terkenal kemudian bisa mengendalikan locker room kok. Zidane, ketika menjadi pelatih Madrid langsung oke, padahal belum ada track record," ujar Erick Thohir.
Dengan demikian, Thohir berharap agar masyarakat pecinta sepak bola Indonesia memberikan kesempatan kepada Kluivert untuk membuktikan kemampuannya. Ia yakin bahwa dengan dukungan yang tepat, Kluivert dapat membawa Timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi.
Mengelola Ruang Ganti dan Kultur Sepak Bola
Salah satu tantangan terbesar bagi Kluivert adalah mengelola ruang ganti yang berisi banyak pemain diaspora. Hal ini menjadi penting karena kultur sepak bola Eropa, khususnya Belanda, memiliki pengaruh besar terhadap gaya permainan tim.
Erick Thohir menekankan bahwa pemilihan Kluivert sebagai pelatih sangat berkaitan dengan latar belakang kultur yang sama.
"Kembali ya, Eropa. Kemudian Belanda. Jadi saya sempat interview pelatih Italia, Spanyol, tapi saya pikir-pikir nanti kulturnya beda lagi," jawab Erick Thohir di kanal Youtube Liputan6.
Dengan memahami kultur yang sama, diharapkan Kluivert dapat lebih mudah beradaptasi dan membangun hubungan baik dengan para pemain.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Pemain Diaspora Akan Banyak yang Antri Minta Dinaturalisasi Bila Kluivert Bawa Indonesia ke Piala Dunia
Nurdin Halid tentang Pemecatan Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia: Tidak Kaget, Ini Dinamika
Buka-bukaan Marc Klok pada Media Belanda: Berkonflik dengan Shin Tae-yong hingga Dicoret dari Timnas Indonesia
Shin Tae-yong, Gerakan Pemain, dan Dinamika Pelengseran Pelatih di Sepak Bola Indonesia
Marc Klok Sebut Shin Tae-yong Diktator: Dia Ingin Berada di Atas Kelompok
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Monako di Monte Carlo
Otomotif 7 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













