Patrick Kluivert Siapkan Taktik dan Skema Baru untuk Timnas Indonesia di Babak Keempat!
Serafin Unus Pasi | 9 Juni 2025 23:34
Bola.net - Patrick Kluivert mengungkapkan rencana menarik untuk Timnas Indonesia. Pelatih kepala Skuad Garuda itu mengaku sedang mempertimbangkan perubahan taktik menjelang babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Sejak awal 2025, Kluivert resmi mengambil alih kursi kepelatihan Timnas Indonesia dari Shin Tae-yong. Debutnya sempat dilanda kekacauan ketika Skuad Garuda dihajar Australia.
Namun Kluivert mampu bangkit dengan cepat. Terbaru ia berhasil membawa Garuda lolos ke babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia..
Kini, pelatih asal Belanda itu mengisyaratkan akan melakukan perubahan sistem permainan. "Ketika saya dipilih menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia, tim ini sudah memiliki pakem gaya bermain," ungkap Kluivert dalam konferensi pers.
Berikut penjelasan lengkap sang pelatih:
Adaptasi Awal yang Tidak Nyaman
Kluivert mengakui sempat kurang nyaman dengan sistem yang diwariskan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.
Namun keterbatasan waktu untuk mempersiapkan timnya memaksanya untuk beradaptasi terlebih dahulu dengan taktik yang ada.
"Jujur gaya bermain itu bukan gaya bermain yang paling saya sukai. Namun saya bersedia untuk beradaptasi dengan itu," jelasnya. "Ketika saya menjadi asisten pelatih di Timnas Belanda, mereka menggunakan sistem serupa. Jadi saya sudah familiar dengan skema ini."
Waktu untuk Perubahan
Dengan jeda panjang menuju babak keempat, Kluivert melihat peluang untuk menerapkan filosofi barunya.
Ia menyebut bahwa ada waktu yang cukup bagi dirinya mengimplementasikan filosofi dan gaya bermainnya di Timnas Indonesia sebelum babak keempat dimulai.
"Sekarang bukan waktu tepat untuk mengubah sistem. Namun setelah laga melawan China nanti, mungkin kami akan mempertimbangkan perubahan," ungkapnya. "Sejauh ini pemain tampil baik dalam sistem ini, meski kami sudah melakukan beberapa penyesuaian."
Uji Coba Lawan Jepang?
Kluivert juga mengisyaratkan akan melakukan beberapa perubahan saat menghadapi Jepang besok. Pertandingan ini mungkin akan menjadi ajang uji coba awal untuk taktik barunya sebelum benar-benar diterapkan di babak kualifikasi berikutnya.
Dengan pendekatan bertahap ini, Kluivert berharap bisa membawa Timnas Indonesia semakin matang secara taktis menjelang pertarungan krusial di babak keempat nanti.
Baca Juga:
- Jamu Timnas Indonesia, Timnas Jepang tak Akan Fokus Pada Ole Romeny
- Patrick Kluivert akui Kedigdayaan Timnas Jepang
- Peringatan Pemain yang Pernah Diincar Man United Ini Untuk Timnas Indonesia Jelang Duel Lawan Jepang
- Jelang Duel Lawan Timnas Indonesia, Kapten Jepang yang Main di Liverpool ini Beri Peringatan Pada Skuad Garuda: Kami Tim Paling Kuat!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Amerika di Circuit of The Americas
Otomotif 30 Maret 2026, 01:00
-
Guido Pini Menangi Balapan Moto3 Amerika 2026, Veda Ega Pratama Alami Highside
Otomotif 30 Maret 2026, 00:49
-
4 Pemain Berbahaya Bulgaria yang Harus Diredam oleh Timnas Indonesia
Tim Nasional 30 Maret 2026, 00:46
LATEST UPDATE
-
Hasil Balapan Moto2 Amerika 2026: Senna Agius Menang, Kalahkan Celestino Vietti
Otomotif 30 Maret 2026, 02:16
-
Nathan Tjoe-A-On Bisa Jadi Solusi Timnas Indonesia untuk Menghadapi Bulgaria
Tim Nasional 30 Maret 2026, 01:46
-
Otomotif 30 Maret 2026, 01:01

-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Amerika di Circuit of The Americas
Otomotif 30 Maret 2026, 01:00
-
Guido Pini Menangi Balapan Moto3 Amerika 2026, Veda Ega Pratama Alami Highside
Otomotif 30 Maret 2026, 00:49
-
4 Pemain Berbahaya Bulgaria yang Harus Diredam oleh Timnas Indonesia
Tim Nasional 30 Maret 2026, 00:46
LATEST EDITORIAL
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37









