Pelajaran dari Kegagalan Timnas Indonesia U-17, Coba Belajar dari Shin Tae-yong
Richard Andreas | 11 Oktober 2022 14:26
Bola.net - Timnas Indonesia U-17 menelan kegagalan pahit di ujung Kualifikasi Piala Asia U-20 2023. Minggu (9/10/2022), kekalahan dari Malaysia dengan skor telak 1-5 menghentikan langkah Arkhan Kaka dkk.
Kegagalan Garuda Asia bisa dikatakan sangat tragis mengingat mereka hanya butuh hasil imbang untuk memastikan posisi pertama di Grup B. Tetapi apa daya, mereka justru menjadi bulan-bulanan rival serumpun itu.
Kelelahan dianggap menjadi biang kerok buruknya permainan Indonesia pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Pakansari, Kab. Bogor, Minggu (9/10/2022). Mereka habis bensin setelah menyapu bersih tiga laga sebelumnya.
Timnas Indonesia U-17 sebetulnya bisa lolos andai Arab Saudi menang dengan selisih enam gol atau lebih saat berjumpa India. Sayang, negara Timur Tengah itu cuma menang 2-1.
Tenaga Terkuras Habis
Pelatih Bima Sakti rupanya terlalu 'mentah' dalam turnamen se-penting ini. Alih-alih memberikan kesempatan istirahat pemain pilarnya di pertandingan ketiga kontra juru kunci, Palestina, mereka justru tampil dengan skuad terbaiknya.
Alhasil, tenaga mereka sudah terkuras habis menghadapi laga krusial kontra Malaysia. Negeri Jiran pun bermain licik dengan 'mempermainkan' pemain Indonesia di awal-awal pertandingan yang mengandalkan pressing tinggi.
Malaysia yang melihat kesempatan lantas tanpa ampun menghukum mereka. Lima gol yang tercipta di babak pertama saja membuktikan pengalaman Bima Sakti belum bisa dibandingkan dengan pelatih senior seperti Shin Tae-yong.
Belajar Dari Shin Tae-yong

Jika mengikuti Timnas Indonesia arahan Shin Tae-yong, ada sebuah kebiasaan yang nyaris selalu dilakukannya dalam pertandingan kedua. Ia tak segan merotasi pemain pilarnya demi menjaga kebugaran di pertandingan yang lebih krusial.
Langkah ini terbilang beresiko, tapi sejauh ini mampu menaikkan martabat Merah Putih di pentas Internasional. Timnas Indonesia senior dan Timnas Indonesia U-20 berhasil dibawanya ke Piala Asia setelah sekian tahun.
Hal ini yang tak tampak dari Indonesia di babak kualfikasi kemarin. Pelatih Bima Sakti seolah ragu-ragu memberikan kesempatan kepada pemain lain untuk berkontribusi lebih banyak sepanjang perhelatan ini.
Skuad Tak Merata?
Berbeda dengan Shin Tae-yong yang tak kesulitan mendapatkan pemain terbaik untuk skuadnya, Bima Sakti menghadapi tantangan yang lebih rumit. Walaupun kompetisi kelompok umur musim lalu tetap berjalan, sepertinya banyak hal yang membuatnya ragu.
Dalam daftar 23 pemain yang masuk skuadnya, ia juga memanggil pemain-pemain yang tak bermain dalam Elite Pro Academy (EPA). Pemain macam Habil Abdillah, M. Nabil Asyura hingga M. Riski Afrisal didapatkan dari PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar) ataupun tim amatir.
Ini memberikan isyarat bila ia tak punya cukup banyak kualitas dalam skuadnya. Hal inilah yang mungkin membuatnya tak mengubah hampir seluruh skuad terbaiknya sepanjang pertandingan empat yang melelahkan.
Transformasi Taktik
Berbeda dengan Shin Tae-yong yang menggunakan skema tiga bek. Pelatih Bima Sakti masih terpaku dengan skema dasar 4-3-3 yang turun temurun menjadi ciri khas tim kelompok umur dalam satu dekade terakhir.
Sejatinya tak ada yang salah dengan pilihan tersebut. Asalkan pemain memahami prinsip permainan yang akan dikembangkan, siapapun yang dimainkan tentu tak akan mengalami kesulitan berarti.
Tetapi bila menilik permainan kontra Malaysia, banyak sekali lubang dalam permainan Indonesia. Buruknya lagi, pelatih asal Balikpapan itu tak segera bereaksi setelah timnya kebobolan dua gol cepat lewat serangan balik sempurna.
Bahkan, Indonesia seperti tak memiliki rencana untuk mengejar ketertinggalan. Mereka tetap bermain seperti biasanya tanpa membuat perubahan taktikal berarti seolah pertandingan masih sama kuat.
Disadur dari: Bola.com (Wahyu Pratama/Gregah Nurikhsani), 11 Oktober 2022
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Waduh! Keberangkatan Timnas Indonesia U-20 untuk TC ke Eropa Tertunda
- Timnas Indonesia U-17 Digunjing Netizen Usai Kalah Lawan Malaysia, Ini Pesan Bima Sakti
- Yang Tertinggal dari Kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Malaysia: Belum Ada Komentar dari PSSI Lho
- Daftar Lengkap Negara yang Lolos ke Piala Asia U-17 2023: Mimpi Timnas Indonesia Kandas
- Hasil Lengkap dan Klasemen Kualifikasi Piala Asia U-17 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Hasil PSG vs LOSC: Verdonk Absen, Lille Remuk di Parc des Princes
Liga Eropa Lain 17 Januari 2026, 05:27
-
Serba-Serbi ASEAN Hyundai Cup 2026: Hasil Undian Sampai Jadwal Timnas Indonesia
Tim Nasional 16 Januari 2026, 10:57
-
Jadwal Lengkap, Hasil, Klasemen, dan Top Skor Piala AFF 2026
Tim Nasional 15 Januari 2026, 20:56
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






