Pelatih Anyar Timnas Indonesia Disebut Harus Paham Sepak Bola Indonesia
Ari Prayoga | 7 November 2019 00:55
Bola.net - Joko Susilo membeber pendapatnya soal sosok yang paling tepat menjadi Pelatih Timnas Indonesia, menggantikan Simon McMenemy. Asisten Pelatih Timnas Indonesia tersebut mengaku ada syarat yang harus dimiliki sosok nakhoda anyar Skuad Garuda, julukan Timnas Indonesia.
"Pelatih harus mengetahui kebutuhan dan karakter sepak bola Indonesia," ucap Joko Susilo, pada Bola.net.
"Saya tidak bisa menyampaikan secara detail pada publik. Namun, jika diminta, saya akan sampaikan detail pada Direktur Teknik PSSI," sambungnya.
Lebih lanjut, Joko mengaku dua nama yang disebut berpeluang besar jadi pengganti McMenemy, Luis Milla dan Shin Tae Yong, sama-sama memiliki kualitas apik.
"Dua orang ini sama-sama bagus. Mereka punya pengalaman internasional," tutur Joko.
"Namun, mereka pun sama-sama perlu waktu. Jika ada sosok lain pun, termasuk jika ada pelatih lokal, mereka tetap memerlukan waktu. Tak hanya waktu, mereka pun perlu biaya dan sarana yang menunjang," imbuhnya.
Sebelumnya, Komite Eksekutif PSSI memutuskan untuk mengganti Pelatih Tim Nasional Indonesia, Simon McMenemy. Pelatih asal Skotlandia ini digeser karena dinilai gagal membawa Timnas Indonesia meraih hasil positif dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022.
PSSI sendiri bakal segera mencari pelatih untuk mengisi posisi yang ditinggalkan McMenemy. Pelatih anyar ini dijadwalkan bakal menangani Skuad Garuda, julukan Timnas Indonesia, usai laga kontra Timnas Malaysia, Rabu (19/11) mendatang.
Ada sejumlah nama yang saat ini ditimang-timang sebagai pengganti McMenemy. Selain mantan Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, ada juga sosok pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae Yong.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Sulit Beri Hasil Instan
Menurut Joko, sejatinya tak susah mencari sosok pelatih yang bisa menangani Skuad Garuda. Yang sulit, menurut pelatih berusia 49 tahun tersebut, adalah ketika semua pihak menuntut adanya hasil instan.
"Tentu pelatih, siapa pun ia, pasti akan kesulitan ketika dituntut mendapat hasil instan," tutur Joko.
"Terpenting, semua pihak, tahu kebutuhan sepak bola Indonesia. Semua perlu waktu," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Hasil PSG vs LOSC: Verdonk Absen, Lille Remuk di Parc des Princes
Liga Eropa Lain 17 Januari 2026, 05:27
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








