Pemanggilan Dimas Drajad dan Dendy Sulistyawan ke Timnas Indonesia Dianggap Karena Melimpahnya Pemain Asing
Gia Yuda Pradana | 24 Desember 2023 03:31
Bola.net - Justinus Lhaksana angkat bicara ihwal pemanggilan Dendy Sulistyawan dan Dimas Drajad ke Timnas Indonesia, yang sempat jadi pertanyaan publik. Menurut pengamat sepak bola nasional tersebut, hal ini tak lepas dari banyaknya pemain asing yang merumput di kompetisi.
Coach Justin, dalam siniar di kanal Sportify Indonesia, mengatakan bahwa di klub-klub papan atas kompetisi Indonesia, posisi-posisi penting ditempati pemain asing. Hal tersebut, sambungnya, membuat saat ini sulit mencari talenta-talenta lokal.
"Ini salah satu kritikan, yang saya bilang, lima plus satu pemain asing terlalu banyak," kata Coach Justin.
"Susah untuk membibitkan Bambang Pamungkas baru, Kurniawan Dwi Yulianto baru, Boaz Solossa baru, atau Rochi Putiray baru. Karena, rata-rata, diisi penyerang luar. Karena itu stoknya sangat terbatas," sambungnya.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memanggil 29 nama untuk mengikuti pemusatan latihan di Turki. Pemusatan latihan tersebut merupakan ajang persiapan Skuad Garuda untuk terjun pada Piala Asia 2023 di Qatar, awal 2024 mendatang.
Dari 29 nama yang dipanggil ini, ada dua nama yang cukup menarik perhatian. Mereka adalah Dendy Sulistyawan dan Dimas Drajad. Dua pemain ini menarik perhatian karena klub-klub mereka, Bhayangkara FC dan Persikabo 1973, masih terjebak di zona degradasi.
Secara performa, dua pemain ini pun tak terlalu mengkilap bersama klubnya musim ini. Dendy bermain dalam 22 laga bersama The Guardian. Ia mencetak satu gol dan tiga assist dalam 22 laga tersebut. Sementara itu, Dimas Drajad bermain dalam 15 laga bersama Persikabo 1973. Ia belum mencetak gol, dan baru mencatatkan tiga assist.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tak Banyak Pilihan

Menurut Justin, dengan kondisi ini, jika bisa, Shin Tae-yong pasti akan melakukan naturalisasi penyerang. Namun, dalam kenyataannya, hal tersebut tak bisa dilakukan pelatih asal Korea Selatan tersebut.
"Jadi, ia mengambil apa adanya. Kasarnya, yang terbaik dari sedikit pilihan," ucap Justin.
"Pilihannya juga nggak banyak. Saya bilang (Ramadan) Sananta layak juga diberi kesempatan meski bukan berasal dari tim besar," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Mengenang Perjalanan Timnas Indonesia pada Piala Asia 2007: Meneruskan Jejak Emas
Mengenang Perjalanan Timnas Indonesia pada Piala Asia 2004: Tonggak Emas Skuad Garuda
Mengenang Perjalanan Timnas Indonesia pada Piala Asia 2000: Hancur Lebur
Mengenang Perjalanan Timnas Indonesia pada Piala Asia 1996: Debut Spektakuler
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













