Pemerintah Dinilai Tidak Mendukung Peran PSSI
Editor Bolanet | 11 November 2013 20:07
- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kembali menegaskan tekadnya untuk mengurus tim nasional Indonesia melalui Badan Tim Nasional (BTN). Termasuk, dalam hal menanggung pembiayaan.
Organisasi olahraga tertua di Indonesia tersebut, siap menanggung dan mencari kebutuhan dana tanpa mengharapkan bantuan dari pemerintah.
Besarnya biaya, tidak perlu saya ucapkan. Pastinya, kami tidak pernah minta kepada pemerintah. Kami (PSSI) juga tidak akan ngemis kepada pemerintah, ucap Wakil Ketua Umum PSSI sekaligus Ketua BTN, La Nyalla Mahmud Mattalitti.
Untuk kebutuhan training centre (TC)/pemusatan latihan jangka panjang Timnas Indonesia U-19, dibutuhkan biaya sekitar Rp30 miliar. La Nyalla mengaku kecewa dengan pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang hingga kini belum memberikan bantuan kepada PSSI.
Terlebih, kedua lembaga negara tersebut sudah ada kerjasama (MoU) untuk mendukung pembinaan dan perkembangan olahraga di Indonesia. Namun faktanya, jalinan kerjasama tersebut belum menyentuh PSSI.
Sepak bola yang sangat dibanggakan masyarakat Indonesia, tapi justru dianaktirikan. Sejauh ini hanya sebatas Mou dan Mou saja, tapi tidak ada action, tegasnya.
Terkait dengan pelaksanaan TC Timnas Indonesia U-19 hingga Januari mendatang, justru pihak BTN banyak mendapat dukungan dari Walikota Batu. Baik itu berupa dukungan akomodasi maupun konsumsi.
Kebetulan, saya dekat dengan beliau (Walikota Batu), tandas Nyalla.
La Nyalla pun sengaja datang ke Hotel Kusuma Agro Wisata, tempat menginap skuad Timnas U-19 selama menjalani TC dibantu, demi memberikan dukungan langsung.
Pada kesempatan tersebut, La Nyalla juga menyatakan bakal menaikkan uang saku kepada pemain, pelatih dan official tim lainnya.
Sudah dibicarakan dengan Sekretaris BTN. Tapi nilainya berapa, tak perlu disebutkan, papar La Nyalla.
Kepada skuad Timnas Indonesia U-19, La Nyalla lantas berpesan agar fokus latihan. Bila ada keluhan atau kebutuhan, diharapkan segera disampaikan supaya tidak mengganggu proses latihan.
Di sini, fokusnya hanya latihan, latihan dan latihan. Targetnya juara piala AFC dan lolos ke Piala Dunia, pungkasnya. (esa/dzi)
Organisasi olahraga tertua di Indonesia tersebut, siap menanggung dan mencari kebutuhan dana tanpa mengharapkan bantuan dari pemerintah.
Besarnya biaya, tidak perlu saya ucapkan. Pastinya, kami tidak pernah minta kepada pemerintah. Kami (PSSI) juga tidak akan ngemis kepada pemerintah, ucap Wakil Ketua Umum PSSI sekaligus Ketua BTN, La Nyalla Mahmud Mattalitti.
Untuk kebutuhan training centre (TC)/pemusatan latihan jangka panjang Timnas Indonesia U-19, dibutuhkan biaya sekitar Rp30 miliar. La Nyalla mengaku kecewa dengan pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang hingga kini belum memberikan bantuan kepada PSSI.
Terlebih, kedua lembaga negara tersebut sudah ada kerjasama (MoU) untuk mendukung pembinaan dan perkembangan olahraga di Indonesia. Namun faktanya, jalinan kerjasama tersebut belum menyentuh PSSI.
Sepak bola yang sangat dibanggakan masyarakat Indonesia, tapi justru dianaktirikan. Sejauh ini hanya sebatas Mou dan Mou saja, tapi tidak ada action, tegasnya.
Terkait dengan pelaksanaan TC Timnas Indonesia U-19 hingga Januari mendatang, justru pihak BTN banyak mendapat dukungan dari Walikota Batu. Baik itu berupa dukungan akomodasi maupun konsumsi.
Kebetulan, saya dekat dengan beliau (Walikota Batu), tandas Nyalla.
La Nyalla pun sengaja datang ke Hotel Kusuma Agro Wisata, tempat menginap skuad Timnas U-19 selama menjalani TC dibantu, demi memberikan dukungan langsung.
Pada kesempatan tersebut, La Nyalla juga menyatakan bakal menaikkan uang saku kepada pemain, pelatih dan official tim lainnya.
Sudah dibicarakan dengan Sekretaris BTN. Tapi nilainya berapa, tak perlu disebutkan, papar La Nyalla.
Kepada skuad Timnas Indonesia U-19, La Nyalla lantas berpesan agar fokus latihan. Bila ada keluhan atau kebutuhan, diharapkan segera disampaikan supaya tidak mengganggu proses latihan.
Di sini, fokusnya hanya latihan, latihan dan latihan. Targetnya juara piala AFC dan lolos ke Piala Dunia, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









