Penampilan Elegan Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026, Gorga dan Limar Jadi Identitas Wastra Nusantara
Asad Arifin | 3 September 2026 13:13
Bola.net - Seragam resmi Tim Indonesia untuk ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi diperkenalkan pada Kamis (3/9/2026). Koleksi tersebut memadukan kebutuhan performa atlet dengan kekayaan wastra Nusantara yang diterjemahkan dalam desain modern.
Sarinah berperan sebagai kurator desain bersama Mills selaku Official Apparel Partner dalam menghadirkan seragam tersebut. Keduanya menggandeng desainer Ghea Panggabean melalui Ghea Fashion Studio untuk mengolah inspirasi tekstil dan seni tradisional Indonesia menjadi apparel olahraga.
Seragam Tim Indonesia kali ini tidak hanya dirancang sebagai pakaian untuk bertanding. Setiap elemen visual membawa narasi tentang kekuatan, perlindungan, kehormatan, keberagaman, serta semangat persatuan para atlet yang akan membawa nama Indonesia di Asian Games 2026.
Motif Gorga dan Limar menjadi dua unsur utama yang memperkuat identitas koleksi tersebut. Keduanya dipadukan dengan pendekatan desain kontemporer melalui semangat “Woven by Hope. Strengthened by the Same Spirit. Carrying Indonesia in Every Step.”
Gorga dan Limar Jadi Napas Utama Desain

Gorga menjadi salah satu elemen utama pada seragam tanding atlet Tim Indonesia. Seni ukir tradisional khas Toba tersebut dikenal memiliki simbol kekuatan dan perlindungan, sehingga dipilih untuk memperkuat karakter visual apparel.
Motif Gorga diterapkan ke dalam siluet seragam yang tegas untuk merepresentasikan keberanian para atlet ketika menghadapi tekanan di arena pertandingan. Elemen tersebut sekaligus menggambarkan keteguhan mental dan harmoni spiritual yang diharapkan menyertai perjuangan kontingen Indonesia.
Selain Gorga, motif kain Limar khas Sumatera Selatan turut menjadi bagian penting dalam koleksi seragam resmi Tim Indonesia. Limar digunakan sebagai perlambang kehormatan, keunggulan, dan kemuliaan.
Permainan warna serta efek gradasi pada motif Limar menggambarkan keberagaman latar belakang para atlet Indonesia. Perbedaan tersebut kemudian dipersatukan dalam satu kontingen dengan satu tujuan, yakni membawa nama Indonesia dan Merah Putih di panggung Asian Games 2026.
Kolaborasi Sarinah, Ghea Fashion Studio, dan Mills

Direktur Utama Sarinah Raisha Syarfuan menyebut kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan warisan budaya Nusantara dalam bentuk yang relevan dengan kebutuhan masa kini. Ia juga berharap unsur budaya yang terdapat dalam seragam dapat memberikan energi tambahan bagi para atlet.
"Kolaborasi bersama Ghea Fashion Studio dan Mills untuk Asian Games 2026 bukan sekadar menghadirkan pakaian olahraga, melainkan sebuah penegasan gaya bahwa warisan budaya Nusantara dapat terus hadir dan berdaya saing di panggung global," ungkap Raisha Syarfuan, Direktur Utama Sarinah.
Peluncuran seragam tersebut juga menjadi bagian khusus dalam perjalanan Ghea Panggabean yang telah mendedikasikan 45 tahun untuk merawat wastra Nusantara. Bagi sang desainer, proyek ini menjadi pengalaman baru karena untuk pertama kalinya ia menerapkan pendekatan karyanya pada busana olahraga.
"Mendesain seragam untuk para duta olahraga bangsa adalah sebuah kehormatan yang luar biasa. Gorga melambangkan kekuatan dan perlindungan, sedangkan Limar merepresentasikan kehormatan dan keunggulan," ucapnya.
Seragam Jadi Simbol Persatuan Tim Indonesia
Kolaborasi Sarinah, Ghea Fashion Studio, dan Mills tersebut menjadi bagian dari persiapan kontingen Indonesia menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Seragam yang dihadirkan tidak hanya membawa unsur estetika, tetapi juga mencoba menerjemahkan semangat Indonesia melalui simbol-simbol budaya Nusantara.
Chief de Mission Tim Indonesia Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, menilai persatuan menjadi salah satu kekuatan penting yang harus dibawa seluruh kontingen. Para atlet disebut telah memberikan waktu dan tenaga dalam proses persiapan, sehingga dukungan di luar arena menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka.
"Kita bertanding sebagai satu kesatuan kontingen yang dikuatkan oleh semangat pantang menyerah dan rasa persatuan yang sama. Atlet sudah memberikan begitu banyak waktu dan tenaga untuk berlatih," kata Todotua Pasaribu.
"Tugas kami adalah memberikan dukungan terbaik di luar arena, agar mereka bisa fokus bertanding. Dari jersey ini, kami berharap para atlet ada rasa bangga untuk bertarung dengan kepala tegak untuk mengibarkan Merah Putih di panggung tertinggi Asian Games 2026," sambungnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bintang/Sofyan Tantang Jepang di Semifinal Voli Pantai Asian Games 2026
Voli 30 September 2026, 15:46
-
I Made Pajar Ariyana Sumbang Medali Perak untuk Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 29 September 2026, 16:45
-
Leo/Daniel Sumbang Emas dari Bulu Tangkis Ganda Putra di Asian Games 2026
Bulu Tangkis 29 September 2026, 16:21
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





