Pengamat: Piala AFF U-19 Bukan Piala Ciki!
Ari Prayoga | 30 Juli 2024 06:55
Bola.net - Pengamat sepak bola, Akmal Marhali, angkat bicara soal sukses Timnas Indonesia U-19 meraih gelar juara Piala AFF U-19 2024. Menurut Akmal, raihan yang didapat Garuda Nusantara ini tetaplah sebuah capaian yang luar biasa, bukan sekadar 'piala ciki', seperti yang disebut sejumlah orang.
"Yang paling penting, ini bukanlah piala ciki, yang orang anggap tidak penting. Semua negara, termasuk Australia, juga mengincar gelar ketika menghadapi sebuah kejuaraan," kata Akmal, kepada Bola.net.
Indonesia U-19 sebelumnya sukses meraih gelar juara Piala AFF U-19 2024. Dalam laga final yang dihelat di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Senin (29/07), mereka menang dengan skor 1-0.
Kemenangan Garuda Nusantara pada laga ini dicetak oleh Jens Raven. Penyerang Garuda Nusantara ini mencetak gol tersebut setelah menerima umpan sepak pojok M. Kafiatur Rizky pada menit 18.
Bagi Indonesia, ini merupakan gelar kedua mereka pada ajang Piala AFF U-19. Gelar pertama mereka didapatkan pada 2013 lalu. Waktu itu, Indonesia U-19 juga dinakhodai Indra Sjafri.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Sanjungan bagi Indra Sjafri

Akmal pun melontarkan pujian bagi Pelatih Indonesia U-19, Indra Sjafri. Mantan jurnalis olahraga tersebut menilai Indra telah membuktikan racikan ampuhnya, kendati banyak diremehkan.
"Walaupun banyak yang menganggap Indra Sjafri adalah pelatih penjas dan mesin taktik, tapi ia punya kelebihan yang tidak dimiliki oleh pelatih-pelatih lain. Kemampuannya untuk memberikan prestasi buat Indonesia," tutur Akmal.
"Indra Sjafri sudah melengkapi semua prestasinya, dua kali juara Piala AFF U-19, sekali juara Piala AFF U-22, kemudian juga sekali mendapat medali emas SEA Games. Artinya, hasil ini patut kita berikan apresiasi karena ini menyangkut harkat dan martabat bangsa Indonesia," ia menambahkan.
Tak Perlu Euforia Berlebih

Di lain sisi, Akmal juga menegaskan bahwa capaian ini baru merupakan langkah awal. Ia berharap agar publik tak perlu larut dalam euforia berlebih.
"Jangan kita menganggap bahwa ini adalah prestasi yang sudah seperti juara dunia. Karena itu, euforia kita tak perlu berlebihan," tutur Akmal.
"Yang paling penting, ke depan, adalah bagaimana tim ini bisa konsisten untuk berjuang di level berikutnya. Setelah melewati tangga pertama, ada tangga kedua, yaitu Kualifikasi Piala Asia U-19. Target tertingginya adalah lolos Piala Dunia U-20," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
-
Ederson Batal, Manchester United Incar Gelandang Brasil Lainnya!
Liga Inggris 11 Juli 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
-
Jose Mourinho Blokir Kepindahan Federico Valverde ke Manchester United
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 17:00
-
Mau Kalahkan Norwegia, Inggris Harus Bisa 'Matikan' Erling Haaland
Piala Dunia 11 Juli 2026, 14:00
-
Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
Liga Inggris 11 Juli 2026, 13:00
-
Baru Cetak Satu Gol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Bodo Amat!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 11:00
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










