Performa Witan Sulaeman, Makin Matang untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2020
Serafin Unus Pasi | 21 Desember 2021 21:55
Bola.net - Semenjak bermain di Eropa, kemampuan Witan Sulaeman di lapangan hijau terus meningkat. Imbasnya, penampilannya buat Timnas Indonesia di pentas internasional berkembang pesat.
Hal itu terlihat sepanjang babak penyisihan Grup B Piala AFF 2020. Peran pemain asal Palu, Sulawesi Tengah ini cukup signifikan, baik sebagai starter maupun supersub.
Pada pertandingan pertama Timnas Indonesia melawan Kamboja, Witan bermain penuh 90 menit. Skuad Garuda menang 4-2, dan permainan winger berusia 20 tahun ini tampak menonjol di sisi sayap.
Kemudian dalam pertandingan melawan Laos, Witan diturunkan sebagai pemain pengganti. Masuk pada menit ke-46 menggantikan Kushedya Hari Yudo, ia mencetak satu gol dan membuat satu assist.
Pada matchday ketiga kontra Vietnam, Witan kembali dimainkan sebagai starter, tapi di menit ke-79 digantikan oleh Yabes Roni. Namun meski tak bermain penuh, ia ikut andil mempertahankan kedudukan sama kuat 0-0.
Pengaruh Witan kembali terlihat dalam partai melawan Malaysia. Ia bermain penuh, dan mencatat satu assist buat Irfan Jaya untuk kemenangan Timnas Indonesia 4-1.
Rekam Jejak di Timnas Indonesia

Witan bisa dikatakan sudah matang sejak dipanggil ke timnas kelompok umur. Di Timnas Indonesia U-19 misalnya, ia sudah bermain sejak 2017.
Pada 2018, Witan masuk dalam skuat Timnas Indonesia U-19 di Piala Asia U-19 yang berlangsung di Jakarta. Ia menjadi salah satu pemain andalan, meski akhirnya skuad Garuda Muda hanya sampai babak perempat final karena kalah dari Jepang.
Setelah itu, Witan naik kelas ke Timnas Indonesia U-23 ketika SEA Games 2019. Padahal, usianya ketika itu masih 17 tahun, namun penampilannya sudah matang.
Pada Mei 2021, Witan pun sudah menapak timnas senior. Ia mendapatkan debut dalam pertandingan uji coba Timnas Indonesia melawan Oman yang berakhir dengan kekalahan 1-3.
Mental dan Pengalaman di Eropa

Perjalanan Witan hingga saat ini tak lepas dari kematangan mental dan peningkatan kemampuan teknik karena bermain di Eropa. Di Benua Biru, klub pertamanya adalah FK Radnik Surdulica.
Witan resmi bergabung dengan klub kasta teratas Liga Serbia itu pada Februari 2020. Namun, pengalaman pertama waktu itu kurang mulus karena ia hanya dapat sedikit kesempatan bermain.
Selama satu setengah musim memperkuat FK Radnik Surdulica, Witan hanya dimainkan sebanyak lima kali. Dengan total menit bermain 111.
Akhirnya saat musim panas 2021, Witan memutuskan mundur meski kontraknya masih tersisa dua tahun lagi. Lalu pada September 2021, ia mendapatkan kesempatan bermain di Lechia Gdansk, klub Polandia yang pernah dibela Egy Maulana Vikri.
Di Lechia Gdansk, Witan mendapatkan kontrak dengan durasi dua tahun. Namun sejak September hingga sekarang, ia harus bergabung dengan Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2020 sehingga belum pernah bermain untuk klub barunya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
- Piala AFF 2020: Akhirnya, Egy Maulana Vikri Sampai juga di Singapura
- 5 Alasan Timnas Indonesia Bisa Sikat Singapura di Semifinal Piala AFF 2020: Taktik Bunglon STY
- Duel Antarlini Singapura vs Indonesia: Pertarungan Pemain Senior & Junior hingga Jebolan Eropa
- Jelang Babak Semifinal, Shin Tae-yong Akui Intip Laga Singapura di Piala AFF 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


