Pernah Berkarier di Indonesia, 4 Fakta di Balik Pelatih Timnas Bulgaria di FIFA Series 2026

Aga Deta | 30 Maret 2026 11:03
Pernah Berkarier di Indonesia, 4 Fakta di Balik Pelatih Timnas Bulgaria di FIFA Series 2026
Pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, usai laga FIFA Series 2026 lawan Kep. Solomon (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Bola.net - Timnas Indonesia akan menantang Bulgaria dalam laga final FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin (30/3/2026) malam WIB. Pertandingan ini menjadi penentu juara dalam turnamen tersebut.

Skuad Garuda melaju ke partai puncak setelah meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/3/2026). Sementara itu, Bulgaria juga tampil luar biasa dengan kemenangan telak 10-2 atas Kepulauan Solomon pada hari yang sama.

Advertisement

Final ini diperkirakan berlangsung ketat dengan tensi tinggi. Tidak hanya duel pemain di lapangan, adu strategi di sisi teknis juga menjadi perhatian, terutama peran pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov.

Pelatih berusia 49 tahun tersebut sudah cukup dikenal oleh pecinta sepak bola Indonesia. Berikut ini empat fakta menarik mengenai Aleksandar Dimitrov yang patut disimak.

1 dari 4 halaman

1. Mulai Menangani Bulgaria pada 2025

Aleksandar Dimitrov resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Bulgaria pada September 2025. Ia mendapatkan kontrak hingga Juni 2027 dari Federasi Sepak Bola Bulgaria.

Salah satu ciri kepemimpinannya adalah keberanian dalam memberi ruang bagi pemain muda. Pendekatan ini dipengaruhi oleh pengalamannya yang cukup lama bersama tim nasional kelompok usia.

Selama sekitar tujuh tahun, Dimitrov pernah menangani Timnas Bulgaria U-21. Pengalaman tersebut membuatnya memahami potensi dan karakter para pemain muda.

"Saya memiliki pengetahuan yang baik dengan kualitas para pemain muda karena saya pernah terlibat cukup lama di tim U-21," ungkap Dimitrov saat berbincang dengan Bola.com di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

2 dari 4 halaman

2. Ikatan Kuat dengan Sepak Bola Indonesia

Aleksandar Dimitrov memiliki kedekatan emosional dengan Indonesia dari perjalanan kariernya di masa lalu. Pemegang lisensi UEFA Pro itu pernah merumput bersama Persija Jakarta dan Persegres Gresik United.

Tak hanya sebagai pemain, ia juga sempat berkiprah di dunia kepelatihan di Indonesia. Dimitrov pernah menjadi asisten pelatih Persipura Jayapura serta Timnas Indonesia.

Pengalaman tersebut membuatnya tidak asing dengan atmosfer sepak bola Tanah Air. Ia pun merasa nyaman kembali ke Indonesia setelah sekian lama.

"Saya tidak perlu beradaptasi, tetapi para pemain saya tentu perlu waktu untuk aklimatisasi," kata Dimitrov.

"Saya sangat senang bisa kembali setelah 19 tahun. Rasanya seperti pulang ke rumah kedua," sambungnya.

3 dari 4 halaman

3. Persija Jadi Bagian Spesial dalam Karier

Perjalanan kepelatihan Aleksandar Dimitrov dimulai dari Indonesia. Setelah gantung sepatu pada 2006, ia langsung dipercaya menjadi asisten pelatih Persipura Jayapura di bawah arahan Ivan Kolev.

Langkah kariernya kemudian berlanjut dengan mengikuti Ivan Kolev ke Timnas Indonesia. Ia turut menjadi bagian dari staf pelatih, termasuk saat ajang Piala Asia 2007.

Meski telah memiliki pengalaman panjang di berbagai tempat, Dimitrov mengakui ada satu klub yang memiliki arti khusus baginya. Persija menjadi bagian penting dalam perjalanan awal kariernya.

"Itu adalah awal perjalanan saya, baik sebagai pemain maupun pelatih. Saya mencintai Persija dan dukungan Jakmania," ungkapnya.

4 dari 4 halaman

4. Masih Fasih Berbahasa Indonesia

Kedekatan Aleksandar Dimitrov dengan Indonesia tidak hanya terlihat dari perjalanan kariernya, tetapi juga dari kemampuannya berbahasa. Mantan pelatih Beroe itu masih mampu menggunakan Bahasa Indonesia dengan cukup baik.

Saat dihubungi melalui pesan singkat, ia bahkan merespons menggunakan Bahasa Indonesia. “Selamat malam, sampai jumpa di Jakarta. Saya masih ingat Bahasa Indonesia,” ujarnya.

Dimitrov juga menyimpan banyak kenangan manis selama berada di Tanah Air. Ia menyebut beberapa sosok seperti Rahmad Darmawan dan Boaz Solossa sebagai figur yang meninggalkan kesan mendalam.

“Waktu dan pengalaman yang indah bagi saya di Indonesia,” tegas Dimitrov.

Disadur dari: Bola.com (Ana Dewi, Rizki Hidayat) 30 Maret 2026

LATEST UPDATE