Piala AFF 2020: 4 Pemain yang Bisa Jadi Kartu As Shin Tae-yong Untuk Bekuk Singapura
Serafin Unus Pasi | 20 Desember 2021 21:32
Bola.net - Timnas Indonesia akan menghadapi tuan rumah Singapura pada babak semifinal Piala AFF 2020. Leg pertama bakal digelar Rabu (22/12/2021), di National Stadium.
Pertandingan ini diprediksi bakal berlangsung seru. Sebab, baik Timnas Indonesia maupun Singapura punya motivasi tinggi untuk mendapatkan tiket ke partai final.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dan juru gedor Singapura, Tatsuma Yoshida pasti sedang menyiapkan strategi yang pas Sehingga tidak terjadi kesalahan dalam pertandingan nanti.
Bicara strategi, tim pelatih Timnas Indonesia punya banyak pemain yang bisa menjadi senjata rahasia. Mereka disiapkan untuk mengubah situasi permainan demi mendapatkan hasil maksimal.
Berikut empat pemain yang bisa menjadi senjata rahasia buat Timnas Indonesia saat menghadapi Singapura:
1. Ramai Rumakiek

Selama babak penyisihan Grup B Piala AFF 2020, Ramai Rumakiek lebih sering diturunkan Shin Tae-yong sebagai pemain pengganti. Tercatat, ia tiga kali menjadi supersub, yakni saat pertandingan melawan Kamboja, Laos, dan Vietnam.
Di tiga laga itu, pemain yang beroperasi sebagai winger ini selalu turun menggantikan Irfan Jaya pada babak kedua. Ia juga turut menyumbang satu gol saat Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja dengan skor 4-2.
Ramai Rumakiek baru dimainkan Shin Tae-yong sebagai starter saat Timnas Indonesia bersua Malaysia pada laga pamungkas Grup B, di National Stadium, Minggu (19/12). Itupun tak bermain penuh 90 menit karena ia digantikan usai turun minum oleh Elkan Baggott.
Pada babak semifinal nanti, pesepakbola berusia 19 tahun ini bisa menjadi senjata rahasia Shin Tae-yong lewat perannya sebagai pemain pengganti atau starter. Pergerakannya di sisi sayap bisa menyulitkan Singapura.
2. Evan Dimas Darmono

Kapten Timnas Indonesia ini tidak selalu menjadi pemain inti. Perannya disesuaikan dengan kebutuhan tim. Yang pasti, ia bisa tampil efektif dan efisien.
Evan Dimas hanya menjadi starter saat laga pertama melawan Kamboja dan matchday kedua kontra Laos. Di dua laga itu, pemain Bhayangkara FC ini selalu mencetak gol, masing-masing satu.
Namun pada pertandingan berikutnya melawan Vietnam dan Malaysia, Evan Dimas turun sebagai supersub. Ia baru dimainkan Shin Tae-yong pada babak kedua dan selalu menggantikan gelandang bertahan, Rachmat Irianto.
Pada babak semifinal nanti, Evan Dimas bisa kembali menjadi senjata rahasia, dengan perannya sebagai gelandang. Ketenangan bermainnya sangat dibutuhkan untuk mempengaruhi hasil pertandingan.
Egy Maulana Vikri

Selama babak penyisihan grup, Egy belum bisa tampil bersama Timnas Indonesia. Pasalnya, Winger berusia 21 tahun ini masih berada di Slovakia untuk memperkuat timnya, FK Senica.
Namun ketika babak semifinal nanti, Egy sudah bergabung dengan Timnas Indonesia. Ia dijadwalkan bertolak ke Negeri Singa malam ini, Senin (20/12), usai mendapatkan izin dari Kementerian Perdagangan dan Industri atau MIT Singapura agar bisa masuk dari Eropa tanpa karantina.
"Malam ini Egy terbang ke Singapura. MTI sudah keluar," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, saat dihubungi Bola.net, Senin (20/12).
Bila Egy bisa dimainkan melawan Singapura, ia diyakini akan menambah tajam serangan Timnas Indonesia. Sebab, pergerakannya ketika menyisir sisi sayap dan masuk ke kotak penalti dapat membuka peluang untuk mencetak gol.
4. Kushedya Hari Yudo

Selalu punya kemauan mengejar bola menjadi ciri khas permainan Kushedya Hari Yudo. Itulah kenapa penggawa Arema FC ini bisa menjadi senjata rahasia buat Timnas Indonesia.
Nilai plus lainnya karena Kushedya Hari Yudo punya stamina yang mumpuni. Sehingga membuat para pemain belakang lawan harus menyiapkan tenaga ekstra.
Pada babak penyisihan grup kemarin, ia hanya satu kali diturunkan Shin Tae-yong sebagai starter. Tepatnya saat Timnas Indonesia membantai Laos 5-1, tapi itupun juga tidak tampil penuh 90 menit.
Sementara momen saat Kushedya Hari Yudo tampil sebagai supersub terjadi ketika Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja 4-2 dan menaklukan Malaysia 4-1. Sedangkan pada laga kontra Vietnam yang berakhir dengan skor 0-0, ia tidak diturunkan sama sekali oleh Shin Tae-yong.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
- 5 Pemain Indonesia yang Jadi Anak Emas Shin Tae-yong Selama Fase Grup Piala AFF 2020
- Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Gilas Malaysia, Ketua PSSI Acungkan Jempol
- Kelas! Ini Aksi Keren Timnas Indonesia Usai Ganyang Malaysia di Piala AFF 2020
- Laris! Kurang dari 12 Jam, Tiket Semifinal Piala AFF 2020 Antara Singapura vs Indonesia Ludes Terjua
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lecce vs Cremonese: Emil Audero Cs Terjerumus ke Zona Degradasi
Tim Nasional 8 Maret 2026, 21:38
-
Tempat Menonton Milan vs Inter: Live Streaming Serie A di Vidio
Liga Italia 8 Maret 2026, 21:30
LATEST UPDATE
-
Alasan Inter Kalah di Derby: Tidak Mampu Bongkar Blok Pertahanan Milan!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:28
-
Bobol Gawang Inter Milan, Estupinan: Ini Gol Terpenting dalam Karir Saya!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:11
-
Panas! Manchester United dan Tottenham Berebut Roberto De Zerbi
Liga Inggris 9 Maret 2026, 09:45
-
Milan Punya 'Semangat Sergio Ramos' Saat Tumbangkan Inter di Derby
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:31
-
Inter Kalah dari Milan: Memang Sulit, tapi Tenang Masih Unggul 7 Poin!
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:00
-
Man of the Match laga Milan vs Inter: Pervis Estupinan
Liga Italia 9 Maret 2026, 05:05















