PPA 2015: Satu Gol Irak Buyarkan Ambisi Indonesia
Editor Bolanet | 6 Februari 2013 22:30
- Indonesia harus mengakui ketangguhan tuan rumah Irak pada laga perdana Pra Piala Asia 2015 yang digelar di Al-Rashid Stadium, Dubai, Rabu (06/2) malam. Sebuah gol dari Younus Mahmood pada menit ke-66 menjadi satu-satunya gol yang tercipta pada laga tersebut.
Skuad Merah Putih yang menargetkan hasil imbang pada laga ini hanya menempatkan seorang Irfan Bachdim di lini depan dan menumpuk banyak pemain di lini belakang.
Di babak pertama, permainan mutlak dikuasai oleh Irak. Younus Mahmoud dkk berulang kali mampu memberikan ancaman kepada pertahanan Indonesia yang dijaga duet Wahyu Wijiastanto dan Handi Ramdhan.
Serangan demi serangan dilancarkan tim berjuluk Lions of Mesopotamia ke pertahanan Garuda. Pada menit ke-24 sebuah tendangan bebas Younus Mahmood berhasil merobek gawang Endra Prasetya. Namun gol tersebut dianulir wasit setelah salah satu pemain Irak terperangkap offside terlebih dahulu.
Tim asuhan Hakeem Shakir Al Azzawi ini terus menerus memberikan tekanan ke pertahanan Indonesia. Meski begitu hingga babak pertama usai skor tetap imbang tanpa gol.
Tekanan tuan rumah semakin menjadi di babak kedua. Belum genap lima menit babak kedua berjalan, Irak telah berhasil menciptakan dua peluang. Yang pertama saat sundulan Mohamad Karrar yang masih bisa ditangkap Endra, dan sundulan Dhurgham Ismael Dawood yang masih menerpa mistar gawang.
Serangan demi serangan Irak akhirnya mampu membuahkan hasil pada menit ke-66. Sebuah kesalahan Handi Ramdhan saat melakukan backpass mampu dimaksimalkan oleh kapten Irak Younus Mahmood untuk menaklukkan Endra Prasetya dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk tim tuan rumah.
Tertinggal satu gol, Indonesia mencoba mengimbangi permainan Irak dengan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya sebuah tendangan Vendry Mofu pada menit ke-81 harus susah payah dihentikan oleh kiper Irak, Noor Sabri Abbas. Meski Irak terus melakukan tekanan, tak ada gol tambahan yang tercipta hingga pertandingan yang dipimpin wasit Minoru Tojo asal Jepang ini berakhir.
Susunan pemain
: 22-Noor Sabri Abbas, 6-Ali Adnan Kadhim, 8-Saif Salman Hashim, 14-Salam Shaker, 15-Ali Erhaima (Ahmed Abbas Hattab 51'), 19-Mustafa Nadhim Jari, 20-Dhurgham Ismael Dawood, 11-Humam Tareq Faraj, 7-Hammadi Ahmed Abdullah (Ala'a Abdylzehra 40'), 10-Younus Mahmood, 16-Mohamad Karrar
: 22-Endra Prasetya, 2-Hamdi Ramdhan, 4-Novan Setya, 13-Wahyu Wijiastanto, 18-Stevie Bonsapia (Rasyid Bakri 65'), 5-Nopendi, 7-Oktovianus Maniani (Syaiful Indra Cahya 86'), 8-Taufiq, 11-Vendry Mofu (Mario Aibekop 90+'), 21-Andik Vermansyah, 10-Irfan Bachdim
(bola/dzi)
Skuad Merah Putih yang menargetkan hasil imbang pada laga ini hanya menempatkan seorang Irfan Bachdim di lini depan dan menumpuk banyak pemain di lini belakang.
Di babak pertama, permainan mutlak dikuasai oleh Irak. Younus Mahmoud dkk berulang kali mampu memberikan ancaman kepada pertahanan Indonesia yang dijaga duet Wahyu Wijiastanto dan Handi Ramdhan.
Serangan demi serangan dilancarkan tim berjuluk Lions of Mesopotamia ke pertahanan Garuda. Pada menit ke-24 sebuah tendangan bebas Younus Mahmood berhasil merobek gawang Endra Prasetya. Namun gol tersebut dianulir wasit setelah salah satu pemain Irak terperangkap offside terlebih dahulu.
Tim asuhan Hakeem Shakir Al Azzawi ini terus menerus memberikan tekanan ke pertahanan Indonesia. Meski begitu hingga babak pertama usai skor tetap imbang tanpa gol.
Tekanan tuan rumah semakin menjadi di babak kedua. Belum genap lima menit babak kedua berjalan, Irak telah berhasil menciptakan dua peluang. Yang pertama saat sundulan Mohamad Karrar yang masih bisa ditangkap Endra, dan sundulan Dhurgham Ismael Dawood yang masih menerpa mistar gawang.
Serangan demi serangan Irak akhirnya mampu membuahkan hasil pada menit ke-66. Sebuah kesalahan Handi Ramdhan saat melakukan backpass mampu dimaksimalkan oleh kapten Irak Younus Mahmood untuk menaklukkan Endra Prasetya dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk tim tuan rumah.
Tertinggal satu gol, Indonesia mencoba mengimbangi permainan Irak dengan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya sebuah tendangan Vendry Mofu pada menit ke-81 harus susah payah dihentikan oleh kiper Irak, Noor Sabri Abbas. Meski Irak terus melakukan tekanan, tak ada gol tambahan yang tercipta hingga pertandingan yang dipimpin wasit Minoru Tojo asal Jepang ini berakhir.
Susunan pemain
: 22-Noor Sabri Abbas, 6-Ali Adnan Kadhim, 8-Saif Salman Hashim, 14-Salam Shaker, 15-Ali Erhaima (Ahmed Abbas Hattab 51'), 19-Mustafa Nadhim Jari, 20-Dhurgham Ismael Dawood, 11-Humam Tareq Faraj, 7-Hammadi Ahmed Abdullah (Ala'a Abdylzehra 40'), 10-Younus Mahmood, 16-Mohamad Karrar
: 22-Endra Prasetya, 2-Hamdi Ramdhan, 4-Novan Setya, 13-Wahyu Wijiastanto, 18-Stevie Bonsapia (Rasyid Bakri 65'), 5-Nopendi, 7-Oktovianus Maniani (Syaiful Indra Cahya 86'), 8-Taufiq, 11-Vendry Mofu (Mario Aibekop 90+'), 21-Andik Vermansyah, 10-Irfan Bachdim
(bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Iran 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:55
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Arab Saudi 21 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:15
-
Dengan Peran Lebih Tepat, Cristiano Ronaldo Masih Bisa Sangat Berbahaya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 20:56
-
Amerika Serikat vs Australia: 5 Kunci Penentu Laga Krusial
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:58
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
-
Lionel Messi Punya Jaya Atas Kemajuan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 17:11
-
Saddil Ramdani Dapat Banyak Pelajaran Berharga dari Piala Dunia 2026
Bola Indonesia 19 Juni 2026, 16:45
-
Cristiano Ronaldo Diminta Mengalah, Portugal Butuh Energi Baru
Piala Dunia 19 Juni 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












