PSSI Anggap BTN Bukan Badan Resmi
Editor Bolanet | 13 Februari 2013 20:45
- PSSI mulai bersikap tegas mengenai ide pembentukan Badan Tim Nasional (BTN). Menurut otoritas tertinggi sepakbola Indonesia ini, meski dibentuk oleh beberapa pengurus PSSI, BTN bukanlah sebuah badan yang resmi.
Menurut Deputi Sekretaris Jenderal PSSI, Tondo Widodo, mereka telah mengetahui bahwa ada beberapa staff PSSI yang terlibat dalam pembentukan BTN. Meski mengetahui bahwa pembentukan BTN tidak disetujui dalam rapat Komite Eksekutif (Exco), beberapa staff itu tetap melanjutkan niat mereka.
Tindakan ini merupakan pelanggaran disiplin organisasi, pelanggaran etika berorganisasi dan pelanggaran statuta. Pembentukan badan semacam ini harus melalui persetujuan Exco, ujar Tondo, pada .
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PSSI, Halim Mahfudz, mengakui bahwa pihaknya akan bertindak tegas dalam menegakkan statuta dan aturan organisasi. Dalam kejadian ini, Halim menambahkan, dirinya akan memproses masalah ini melalui Komite Etik dan Komite Disiplin.
Kami memang mengambil langkah via Komite Etik dan Komisi Disiplin. Ada pelanggaran peraturan organisasi yang dilakukan oleh beberapa personel, ujar pria yang karib disapa Gus Iim ini pada .
Federasi menganggap bahwa pelanggaran ini sangat serius. Pasalnya, akibat pelanggaran ini, timbul kebingungan dan disharmoni, dia menandaskan. (den/dzi)
Menurut Deputi Sekretaris Jenderal PSSI, Tondo Widodo, mereka telah mengetahui bahwa ada beberapa staff PSSI yang terlibat dalam pembentukan BTN. Meski mengetahui bahwa pembentukan BTN tidak disetujui dalam rapat Komite Eksekutif (Exco), beberapa staff itu tetap melanjutkan niat mereka.
Tindakan ini merupakan pelanggaran disiplin organisasi, pelanggaran etika berorganisasi dan pelanggaran statuta. Pembentukan badan semacam ini harus melalui persetujuan Exco, ujar Tondo, pada .
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PSSI, Halim Mahfudz, mengakui bahwa pihaknya akan bertindak tegas dalam menegakkan statuta dan aturan organisasi. Dalam kejadian ini, Halim menambahkan, dirinya akan memproses masalah ini melalui Komite Etik dan Komite Disiplin.
Kami memang mengambil langkah via Komite Etik dan Komisi Disiplin. Ada pelanggaran peraturan organisasi yang dilakukan oleh beberapa personel, ujar pria yang karib disapa Gus Iim ini pada .
Federasi menganggap bahwa pelanggaran ini sangat serius. Pasalnya, akibat pelanggaran ini, timbul kebingungan dan disharmoni, dia menandaskan. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Tim Nasional 5 Juni 2026, 19:01
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












