PSSI Minta Menpora Tidak Ikut Campur Kelola Timnas
Editor Bolanet | 14 Februari 2013 16:26
- Deputi Sekjen PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Ismail Mukadar meminta agar permasalahan timnas diserahkan sepenuhnya kepada PSSI. Sebab menurut Mukadar, PSSI merupakan lembaga resmi yang ditunjuk oleh federasi sepak bola dunia atau FIFA.
Saya sudah sarankan kepada Menpora agar berhati-hati dalam mengambil keputusan, termasuk mengenai pembentukan Badan Tim Nasional (BTN), sebab FIFA sangat sensitif terhadap intervensi pemerintah, kata Saleh ketika ditemui dalam kegiatan Asosiasi Jasa Konstruksi di Kantor Pemkab Gresik seperti dilansir Antara.
Ia menjelaskan, pembentukan BTN oleh pemerintah akan berjalan sia-sia, sebab secara yuridiksi atau hukum, FIFA tetap akan menerima pemain yang disodorkan oleh lembaga resmi, yakni PSSI. Oleh karena itu, Saleh meminta agar pemerintah tegas dalam mengambil kebijakan terkait masalah timnas dengan mengacu pada Undang Undang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) No 3/2005 serta Peraturan Pemerintah (PP) No 16.
Dalam SKN itu disebutkan, jika penyelenggara kejuaraan olahraga yang mendatangkan langsung massa penonton, wajib mendapatkan rekomendasi dari induk organisasi cabang olahraga yang bersangkutan dan memenuhi peraturan perundang-undangan.
Sementara sebagai solusinya, Saleh meminta kepada pemerintah untuk melakukan inventarisir sejumlah nama-nama yang berkompeten dalam menangani timnas, kemudian menyodorkan ke Exco PSSI.
Kalau melalui Exco, pemerintah tidak akan menyalahi aturan, sebab tetap berada dibawa PSSI sebagai lembaga resmi yang ditunjuk FIFA, katanya.
Ia menyebutkan, langkah pemerintah membentuk BTN yang rencananya mengakomodir pemain dari Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL) akan sangat mubazir.
Sebab, setelah timnas terbentuk dari BTN, maka FIFA tidak akan menerimanya, karena hanya akan menerima tim atau pemain dari pembentukan organisasi resmi, yakni PSSI. Pemerintah hanya butuh menegakkan aturan sesuai UU yang ada, dan apabila sudah ditegakkan, maka masalah timnas akan selesai, pungkasnya. (ant/mac)
Saya sudah sarankan kepada Menpora agar berhati-hati dalam mengambil keputusan, termasuk mengenai pembentukan Badan Tim Nasional (BTN), sebab FIFA sangat sensitif terhadap intervensi pemerintah, kata Saleh ketika ditemui dalam kegiatan Asosiasi Jasa Konstruksi di Kantor Pemkab Gresik seperti dilansir Antara.
Ia menjelaskan, pembentukan BTN oleh pemerintah akan berjalan sia-sia, sebab secara yuridiksi atau hukum, FIFA tetap akan menerima pemain yang disodorkan oleh lembaga resmi, yakni PSSI. Oleh karena itu, Saleh meminta agar pemerintah tegas dalam mengambil kebijakan terkait masalah timnas dengan mengacu pada Undang Undang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) No 3/2005 serta Peraturan Pemerintah (PP) No 16.
Dalam SKN itu disebutkan, jika penyelenggara kejuaraan olahraga yang mendatangkan langsung massa penonton, wajib mendapatkan rekomendasi dari induk organisasi cabang olahraga yang bersangkutan dan memenuhi peraturan perundang-undangan.
Sementara sebagai solusinya, Saleh meminta kepada pemerintah untuk melakukan inventarisir sejumlah nama-nama yang berkompeten dalam menangani timnas, kemudian menyodorkan ke Exco PSSI.
Kalau melalui Exco, pemerintah tidak akan menyalahi aturan, sebab tetap berada dibawa PSSI sebagai lembaga resmi yang ditunjuk FIFA, katanya.
Ia menyebutkan, langkah pemerintah membentuk BTN yang rencananya mengakomodir pemain dari Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL) akan sangat mubazir.
Sebab, setelah timnas terbentuk dari BTN, maka FIFA tidak akan menerimanya, karena hanya akan menerima tim atau pemain dari pembentukan organisasi resmi, yakni PSSI. Pemerintah hanya butuh menegakkan aturan sesuai UU yang ada, dan apabila sudah ditegakkan, maka masalah timnas akan selesai, pungkasnya. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Timnas Futsal Indonesia vs Brasil: Sempat Beri Perlawanan, Garuda Tumbang 0-3
Tim Nasional 16 Oktober 2026, 07:14
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







