Ramadhan Pohan: Kami Kalah Terhormat
Editor Bolanet | 23 Mei 2012 05:15
Irfan Bachdim dan kawan-kawan, harus takluk dengan skor tipis 2-1, di Dora International Stadium, Hebron, Selasa (22/5). Meski Indonesia mampu mencetak gol lebih awal melalui Irfan Bachdim di menit ke-12, namun Palestina balik membalas di menit ke-37 melalui Abu Saleh. Tidak puas bermain imbang, Palestina terus menekan hingga menghasilkan gol di menit ke-65 melalui Roberto Ketllun.
Kita terhenti dengan cara yang terhormat. Sebab, para pemain sudah mempu menunjukkan penampilan secara maksimal. Para pejuang merah-Putih sudah bekerja keras dan itu memberikan rasa bangga yang luar biasa, terang Manajer Timnas Senior, Ramadhan Pohan, kepada Bola.net usai pertandingan melalui pesan singkat (BBM).
RP- sapaan Ramadhan Pohan menceritakan- hasil tersebut tidak lepas dari banyak kendala yang harus dialami Timnas Merah-Putih.
Setelah memastikan lolos dari Grup B dengan status runner-up, Wahyu Wijiastanto dan kawan-kawan langsung ditunggu Al-Fursan- julukan Palestina. Selain berbagai masalah yang ada di dalam tubuh Timnas Merah Putih, dukungan penuh pendukung Al-Fursan, menambah daya dobrak Palestina yang lolos ke babak semifinal sebagai jawara Grup A.
Sejak awal, kami juga tidak banyak mengetahui peta kekuatan Palestina. Selain itu, faktor turunnya kebugaran fisik pemain juga menjadi kendala serius, sambung RP.
Seluruh skuad Timnas senior berterimakasih sedalam-dalamnya atas doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia. Kami sudah melalui pertandingan semifinal dengan terhormat, tandas politikus asal Partai Demokrat tersebut.
Bahkan, asisten pelatih Timnas Senior Fabio Oliveira menerangkan, jika kondisi fisik pasukannya menurun usai tampil habis-habisan di fase Grup. Pada pertandingan perdana, Indonesia unggul dari Mauritania 2-0 lewal gol Hendra Adi Bayauw dan gol bunuh diri Yacoub Fall. Dalam pertandingan kedua, Indonesia bermain imbang lawan Kurdistan dengan skor 1-1, Sabtu (19/5).
”Dua laga yang sudah kami jalani memang begitu menguras tenaga. Apalagi, para pemain tidak memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat. Selain rasa lelah, kami juga menghadapi faktor cuaca yang cukup dingin pada malam hari. Karena itu, tidak ada persiapan khusus ketika lawan Palestina,” tandas Fabio. (esa/Rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selesai TC di Turki, Timnas Indonesia U-20 Geber Latihan Lagi di Jakarta
Galeri 4 Januari 2024, 20:37 -
Jadwal Lengkap Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Bulan Ini, 16-22 November 2023
Tim Nasional 22 November 2023, 08:44
-
Gokil, Vietnam Kalahkan Palestina Hanya dengan Tim Lapis Kedua!
Tim Nasional 12 September 2023, 06:37
-
Wah, Erick Thohir Berencana Bikin Turnamen Antarnegara Muslim
Bola Indonesia 22 Juni 2023, 15:58
LATEST UPDATE
-
Ditawari Kontrak Baru, Dusan Vlahovic Ragu Bertahan di Juventus
Liga Italia 21 Maret 2026, 21:30
-
Digosipkan Bakal Dipecat Chelsea, Begini Respon Liam Rossenior
Liga Inggris 21 Maret 2026, 21:00
-
Hasil FP2 MotoGP Brasil 2026: Ai Ogura Tercepat, Asapi Marc Marquez
Otomotif 21 Maret 2026, 20:48
-
Hasil FP2 Moto2 Brasil 2026: Mario Aji Ketiga, Izan Guevara Tercepat
Otomotif 21 Maret 2026, 20:13
-
Rafael Leao Bakal Absen di Laga AC Milan vs Torino, Ada Apa?
Liga Italia 21 Maret 2026, 20:00
-
Hasil FP2 Moto3 Brasil 2026: David Almansa Terdepan, Ungguli Joel Kelso
Otomotif 21 Maret 2026, 19:26
-
Bintang Premier League Ini Bakal Jadi Suksesor Mohamed Salah di Liverpool?
Liga Inggris 21 Maret 2026, 18:30
-
Tempat Menonton Milan vs Torino Hari Ini, Disiarkan Dimana dan Jam Berapa?
Liga Italia 21 Maret 2026, 18:12
-
Bruno Fernandes Kesal MU Didzalimi Wasit dan VAR Saat Lawan Bournemouth
Liga Inggris 21 Maret 2026, 17:45
-
Baru Semusim, Liam Delap Bakal Cabut dari Chelsea dan Gabung Klub Ini?
Liga Inggris 21 Maret 2026, 17:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28








