Rapor Mengecewakan Witan Sulaeman pada Laga Melawan Bahrain dan China: Belum Layak jadi Andalan?
Ari Prayoga | 16 Oktober 2024 12:46
Bola.net - Witan Sulaeman menjadi salah satu pemain yang performanya paling disorot saat Timnas Indonesia dipaksa menyerah 1-2 oleh tuan rumah China, Selasa (15/10/2024). Performa Witan dinilai berada di bawah standar.
Timnas Indonesia sempat tertinggal dua gol lebih dulu setelah Behram Abduweli dan Zhang Yuning membobol gawang Maarten Paes di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Indonesia semakin mendominasi permainan dan mulai menciptakan peluang berbahaya, Akhirnya, Garuda berhasil memperkecil kedudukan lewat sepakan Haye. Sayang, gol ini tak cukup untuk menghindarkan Indonesia dari kekalahan.
Hasil ini membuat Timnas Indonesia tetap berada di peringkat kelima klasemen Grup C dengan koleksi tiga poin, sama dengan perolehan poin China di posisi buncit.
Rapor Performa Witan Sulaeman Versus Bahrain

Pada Oktober 2024 ini, Witan selalu mendapat kepercayaan dari Shin Tae-yong untuk bermain dalam dua laga Timnas Indonesia, masing-masing melawan Bahrain dan China.
Dalam lawatan ke Bahrain, Witan sempat duduk di bangku cadangan sebelum dimasukkan di menit ke-90 menggantikan Rafael Struick. Witan bermain sepanjang masa injury time yang berlangsung hingga menit ke-99.
Sayang, Witan gagal menjawab kepercayaan STY. Pemain Persija Jakarta itu beberapa kali membuat kesalahan saat membuang bola yang berakibat serangan berbahaya Bahrain.
Selain itu, dalam laga tersebut Witan juga membuang peluang emas ketika Timnas Indonesia mendapat kesempatan melakukan serangan balik cepat di menit-menit krusial.
Ada dua opsi yang seharusnya bisa dilakukan Witan pada saat itu, Opsi pertama adalah menyelesaikan serangan balik tersebut menjadi gol atau membawa bola ke sudut lapangan untuk mengulur waktu.
Timnas Indonesia akhirnya harus kebobolan di menit ke-99 sekaligus gagal meraih kemenangan yang sebenarnya sudah di depan mata.
Rapor Performa Witan Sulaeman Versus China

Menariknya, performa lawan Bahrain tersebut justru membuat Witan dipercaya turun sebagai starter saat Timnas Indonesia melawat ke kandang China.
Witan beroperasi di sisi kanan serangan Timnas Indonesia. Ia banyak berkolaborasi dengan Asnawi Mangkualam sebagai sayap kanan dan Mees Hilgers yang sering ikut naik membantu serangan.
Sayangnya, kerjasama Witan dan Asnawi seringkali tak efektif. Keduanya bahkan kerap kebingungan mencari posisi dan memberi umpan ketika sudah berada di area lawan.
Situs statistik Fotmob memberi rating 6,1 untuk performa Witan melawan China. Sebagai sayap, Witan tercatat sama sekali tak mampu melakukan dribble sukses, dan hanya sekali mengirim bola ke sepertiga area lawan.
Hasil dan Jadwal Timnas Indonesia

Berikut hasil dan jadwal Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia:
- 6 September 2024 - Arab Saudi 1-1 Indonesia
- 10 September 2024 - Indonesia 0-0 Australia
- 10 Oktober 2024 - Bahrain 2-2 Indonesia
- 15 Oktober 2024 - China 2-1 Indonesia
- 15 November 2024 - Indonesia vs Jepang
- 19 November 2024 - Indonesia vs Arab Saudi
- 20 Maret 2025 - Australia vs Indonesia
- 25 Maret 2025 - Indonesia vs Bahrain
- 5 Juni 2025 - Indonesia vs China
- 10 Juni 2025 - Jepang vs Indonesia.
Klasemen Grup C
Jangan Lewatkan!
Februari 2025 Nanti, Timnas Indonesia Bakal Punya Jersey Baru
Timnas Indonesia, Bahrain, dan China Saling Sikut Menuju Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Beragam Kritik Netizen Usai Timnas Indonesia Kalah dari China: Shin Tae-yong dan Asnawi Paling Dicecar
Mempertanyakan Taktik Shin Tae-yong di Laga Versus China: Timnas Indonesia Akhirnya Kalah Juga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Mengapa Selebrasi Lepas Baju Dihukum Kartu Kuning? Ini Sejarah dan Alasannya
Liga Champions 4 November 2026, 19:27
-
Matheus Cunha Terancam Dapat Sanksi Tambahan Usai MU Kalahkan Roma
Liga Champions 4 November 2026, 19:23
-
Prediksi Sunderland vs Dinamo Zagreb 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 19:20
-
Prediksi Sparta Praha vs Bournemouth 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 19:00
-
Tertinggal Dua Gol, Ini Pesan Michael Carrick saat Jeda yang Bangkitkan MU
Liga Champions 4 November 2026, 18:43
-
Prediksi Crystal Palace vs Hoffenheim 6 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 18:40
-
Slavia Praha Siap Buat Perhitungan dengan Arsenal
Liga Champions 4 November 2026, 17:00
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




