Rekam Jejak Indra Sjafri di Piala Asia U-20: 2 Kali Gagal di Fase Grup, Sekali Tembus 8 Besar
Dimas Ardi Prasetya | 20 Februari 2025 18:05
Bola.net - Indra Sjafri pernah beberapa kali mendampingi skuad Timnas Indonesia U-20 berlaga di pentas Asia, namun jejak rekamnya terbilang kurang bagus.
Indra Sjafri baru saja memimpin skuad Timnas Indonesia U-20 di pentas Piala Asia U-20 2025 di China. Sebelum turnamen digelar, Ketua Umum PSSI yakni Erick Thohir telah mematok target untuk Garuda Muda.
Ia ingin Garuda Muda menjadi dua tim terbaik di fase grup dan lolos ke perempat final Piala Asia U-20 2025. Namun Erick juga ingin melihat mereka bisa lolos ke Piala Dunia U-20 2025 di Chile.
Namun Indra Sjafri malah mematok target yang lebih tinggi. Ia ingin Garuda Muda lolos ke babak semifinal dan lolos ke Piala Dunia U-20 2025.
Gagal di Piala Asia U-20 2025

Timnas Indonesia U-20 berada di Grup C Piala Asia U-20 2025. Mereka tergabung bersama Timnas Iran U-20, Timnas Uzbekistan U-20, dan Timnas Yaman U-20.
Di laga pertama, Indonesia langsung digebuk Iran dengan skor 0-3. Di pertandingan kedua, Garuda Muda ditekuk 1-3 oleh Uzbekistan.
Baru di laga ketiga, Indonesia bisa memetik hasil lebih positif. Mereka menahan imbang Yaman 0-0.
Timnas Indonesia U-20 akhirnya tersingkir setelah dua laga. Jens Raven dkk kemudian finis di posisi ketiga klasemen dengan koleksi satu poin saja.
Gagal Total di Piala Asia U-19 2014

Pada 2014 silam, turnamen ini masih bernama Piala Asia U-19. Sebanyak 16 tim berlaga di Myanmar.
Skuad Indonesia U-19 saat itu berada di Grup B. Di sana ada Uzbekistan U-19, Australia U-19, dan Uni Emirat Arab U-19.
Di laga perdana, Uzbekistan menjadi lawan Indonesia. Hasilnya, Garuda Muda dihajar 3-1.
Di laga kedua, Indonesia kalah 0-1 dari Australia. Lalu di pertandingan ketiga, UEA menghajar Garuda Muda dengan skor 4-1.
Hasilnya, Indonesia tak meraih poin sama sekali. Armada Indra Sjafri pun terdampar di dasar klasemen.
"Pemain sudah berusaha. Namun, takdir di tangan Tuhan. Selain persiapan panjang yang kita lakukan selama ini, dalam sepakbola juga diperlukan keberuntungan," ujar Indra Sjafri kala itu.
Piala Asia U-19 2018: 8 Besar

Pada edisi tahun 2018, turnamen ini juga masih memakai nama Piala Asia U-19. Kali ini turnamen tersebut digelar di Indonesia.
Timnas Indonesia U-19 mendapat jatah bermain di turnamen ini berkat status mereka sebagai tuan rumah. Kala itu Garuda Muda tergabung di Grup A.
Di grup tersebut, Indonesia U-19 bersaing melawan Qatar U-19, Uni Emirat Arab U-19, dan Chinese Taipei U-19. Di laga perdana, Indonesia dihadapkan pada Chinese Taipei dan menang 3-1.
Di laga kedua, Qatar U-19 menjadi lawan Indonesia U-19. Duel sangat seru ini menciptakan banyak gol dan Qatar menang 6-5 atas Indonesia.
Di laga ketiga, Indonesia U-19 berduel lawan Uni Emirat Arab U-19. Pasukan Indra Sjafri berhasil menang 1-0.
Alhasil Indonesia U-19 meraih enam poin dan finis di peringkat kedua klasemen Grup A di bawah Qatar. Skuad Garuda Muda kalah selisih gol saja.
Indonesia pun lolos ke babak perempat final alias delapan besar. Sayangnya skuad Garuda Muda tak bisa melaju jauh karena mereka dikalahkan Jepang U-19 dengan skor 2-0.
"Untuk meningkatkan kualitas pemain, saya setuju mereka bermain di klub. Saya bersyukur hampir semua pemain main di Liga 1 dan 2. Saya pikir TC jangka panjang tidak perlu. Tapi penunjukkan pelatih untuk memantau mereka," serunya usai kalah lawan Jepang.
Baca Juga:
- PSSI akan Evaluasi Indra Sjafri setelah Timnas Indonesia U-20 Tersingkir di Piala Asia U-20 dan Gagal ke Piala Dunia U-20 2025
- Indra Sjafri Siap Dicopot PSSI dari Timnas Indonesia U-20: Saya Kesatria Bertanggung Jawab
- Indra Sjafri Minta Maaf kepada Masyarakat dan PSSI Usai Timnas Indonesia U-20 Gagal ke Piala Dunia U-20 2025
- Indonesia U-20 Seri Lawan Yaman, Netizen Capek: Diobok-obok Negara Konflik, Energinya Beda Dari Tim STY
- Membandingkan Kiprah Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025 dan 2023: Ada Kemunduran!
- Dampak Kekalahan Timnas Indonesia U-20 dari Uzbekistan di Piala Asia U-20 2025 untuk Indra Sjafri
- 5 Pelatih yang Bisa Gantikan Indra Sjafri Latih Timnas Indonesia U-20: Pilih Pieter Huistra atau Bima Sakti?
- Indra Sjafri Bertanggung Jawab atas Hasil Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025
- 5 Pelajaran Dari Duel Indonesia U-20 vs Uzbekistan: Performa Membaik Tapi Percuma, Bagaimana Nasib Indra Sjafri?
- Hasil Lengkap, Klasemen, dan Top Skor Piala Asia U-20 2025
- Momen-momen Menarik Indonesia U-20 vs Yaman U-20: Rizdjar Kena Kolong Adel, Double Save Fitrah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Siapa Calum McFarlane? Pelatih Sementara Chelsea Saat Ini
Liga Inggris 23 April 2026, 13:53
-
Manchester United Putuskan Batal Rekrut Julian Nagelsmann, Kenapa?
Liga Inggris 23 April 2026, 13:08
LATEST UPDATE
-
AC Milan Pertimbangkan Jual 3 Gelandang demi Rekrutan Baru, Siapa Saja?
Liga Italia 24 April 2026, 00:11
-
Lamine Yamal Janji akan Kembali dengan Lebih Kuat
Liga Spanyol 24 April 2026, 00:04
-
Saatnya Menguji Ketergantungan Barcelona pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 23 April 2026, 23:59
-
Real Madrid vs Manchester City dalam Perburuan Enzo Fernandez
Liga Spanyol 23 April 2026, 23:04
-
Real Madrid Ikut Pantau Rafael Leao
Liga Spanyol 23 April 2026, 22:57
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya dan Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
Voli 23 April 2026, 22:54
-
Real Madrid: Musim Arda Guler dan Eder Militao Berakhir
Liga Spanyol 23 April 2026, 22:52
-
Persib Bandung vs Arema FC: Bojan Hodak Waspadai Lini Serang Singo Edan
Bola Indonesia 23 April 2026, 20:18
-
Sandy Walsh Berpeluang Sabet 2 Trofi Bersama Buriram United Musim Ini
Tim Nasional 23 April 2026, 19:39
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37









