Rekam Jejak Patrick Kluivert, Calon Pelatih Baru Timnas Indonesia, Lebih Bagus dari Shin Tae-yong?
Serafin Unus Pasi | 6 Januari 2025 15:59
Bola.net - PSSI baru saja membuat keputusan yang mengejutkan. Induk sepak bola Indonesia itu resmi memecat Shin Tae-yong.
Ya, keputusan ini disampaikan langsung oleh Erick Thohir pada hari Senin (6/1/2024) siang WIB. Dalam konferensi persnya, ia menyatakan bahwa PSSI telah memutus kontrak Shin Tae-yong sebagai pelatih Skuad Garuda.
Keputusan ini memang memicu pro-kontra di kalangan masyarakat Indonesia. Meski begitu, ada satu pertanyaan besar yang perlu segera dijawab PSSI, yakni siapa pengganti Shin Tae-yong.
Erick Thohir sendiri mengisyaratkan bahwa pelatih baru Timnas Indonesia berasal dari Belanda. Dari sejumlah laporan yang beredar, calon pelatih Timnas Indonesia kini mengerucut ke satu nama, yaitu Patrick Kluivert.
Bagaimana rekam jejak Patrick Kluivert? Apakah ia bisa menjadi manajer yang lebih bagus untuk Timnas Indonesia?
Simak ulasannya di bawah ini.
Karir Klub Mentereng

Nama Patrick Kluivert memang tidak asing bagi para pecinta sepak bola. Pasalnya selama aktif jadi pemain, ia punya rekam jejak yang istimewa.
Berposisi sebagai striker, Kluivert mengawali karir profesionalnya di salah satu raksasa Belanda, Ajax Amsterdam. Debut di usia muda, ia berhasil mengemas 39 gol dari 70 penampilan untuk Il Lancierer.
Di tahun 1997, ia pindah ke raksasa Italia, AC Milan. Namun ia hanya bertahan satu musim saja sebelum pindah ke Barcelona pada tahun 1998.
Di Barcelona, Kluivert bisa dikatakan mencapai puncak karirnya. Ia berhasil mengemas total 90 gol dari total 182 penampilan selama enam tahun membela Las Azulgrana.
Setelah dari Barcelona, ia sempat membela beberapa klub seperti Newcastle United, Valencia, PSV sebelum pensiun di Lille pada tahun 2008 silam.
Andalan Die Oranje
Tidak hanya bersinar di level klub, Kluivert juga merupakan pemain yang jadi andalan di negaranya, yaitu Belanda.
Kluivert debut di Timnas Belanda pada tahun 1994 silam kala ia masih berusia 18 tahun. Dari situ, ia mulai rutin mendapatkan pangiglan untuk membela Die Oranje.
Ia tercatat mengemas total 79 caps untuk Timnas Belanda dan mengemas total 40 gol bagi Die Oranje. Sebelum ia tutup karir di Timnas Belanda pada tahun 2004 silam.
Awal Karir Kepelatihan

Sebagai pemain, Kluivert memang memiliki karir yang mentereng. Namun bagaimana dengan karirnya sebagai pelatih?
Seusai pensiun, Kluivert mulai menjalani karirnya sebagai pelatih. Semua diawali ketika ia menjadi asisten Louis van Gaal untuk melatih striker.
Dua tahun menjadi asisten di AZ Alkmaar, pada tahun 2010 ia sempat menjadi asisten pelatih di Brisbane Roar. Namun tidak lama di Australia, ia kembali ke Belanda untuk menjadi asisten pelatih di NEC Nijmegen.
Ia juga pernah menangani tim muda Ajax dan juga tim muda Twente. Namun sepanjang karirnya ia hanya satu kali menjadi pelatih tim utama sebuah klub.
Pada tahun 2023, ia diangkat menjadi pelatih kepala Adama Demirspor yang bermain di Liga Turki. Namun ia hanya bertahan enam bulan di sana.
Karir di Tim Nasional
Dalam perjalanan karirnya, Kluivert juga pernah melatih di tim nasional. Pada tahun 2012, ia menjadi bagian dari tim kepelatihan Timnas Belanda.
Mantan bosnya di AZ Alkmaar, Louis van Gaal memintanya bergabung dengan tim kepelatihannya. Namun ia meninggalkan pekerjaan ini setelah Piala Dunia 2014, di mana ia tidak ikut Louis van Gaal yang pindah menjadi manajer Manchester United.
Di tahun 2015, Kluivert ditunjuk menjadi pelatih kepala Timnas Curacao. Prestasi terbaiknya adalah membantu Curacao lolos ke Piala Karibia 2017 dan juga Piala Emas Concacaf 2017.
Di tahun 2018, Kluivert diminta menjadi asisten Clarence Seedorf saat legenda AC Milan itu menangani Timnas Kamerun. Namun ia hanya satu tahun memainkan peran ini.
Pada tahun 2021, ia sempat diminta menjadi pelatih interim Timnas Curacao lagi, karena pada saat itu Guus Hiddink, pelatih kepala Timnas Curacao mengidap Covid-19.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Inter Milan Tunda Perekrutan Pemain Besar Hingga Musim Panas
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:49
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









