Rencana Pembentukan BTN Tidak Direspon Limbong
Editor Bolanet | 5 Februari 2013 21:45
- Isu santer berdirinya Badan Tim Nasional (BTN), ternyata tidak diketahui Penanggungjawab tim nasional Indonesia, Bernhard Limbong. Padahal, hal tersebut kencang berhembus dari dalam Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).
Saya enggan menanggapi hal tersebut. Kalau ada yang berniat mendirikannya, silahkan saja. Saya lepas tangan dan enggan ikut campur, ujar Limbong yang juga Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tersebut.
Hal tersebut, seolah mempertegas suasana tidak rukun para pengurus PSSI. Limbong juga menolak berkomentar ketika disinggung anggapan adanya faksi di organisasi pimpinan Djohar Arifin Husin tersebut.
Kalo pendapat berbeda-beda, boleh saja. Tapi kalau soal adanya pengurus yang berseberangan atau berkelompok-kelompok, saya tidak mengetahuinya. Lebih baik, kita fokus ke tim nasional Indonesia yang akan melawan Irak di Pra Piala Asia 2015, pada 6 Februari, tegasnya.
Menurutnya lagi, dalam perjalanan sebuah organisasi wajar jika ada yang suka dan tidak suka. Begitupun, jika ada yang mendukung dan tidak mendukung.
Rencana tersebut, diketahui dihembuskan Direktur Media PSSI, Tommy Rusian Arief. melalui surat elektronik yang dikirim pada 05 Februari 2013, pukul 08.45 WIB. Bunyinya, BTN merupakan badan otonom PSSI yang bertugas mengelola tim nasional Indonesia.
Karena sifatnya yang otonom, BTN bertanggungjawab langsung kepada Ketua Umum PSSI. BTN merupakan manifestasi dari kemandirian yang utuh, termasuk tugas dan tanggungjawabnya. Dua fokus utama BTN adalah program yang efektif dan dukungan finansial proporsional.
Program yang efektif adalah bagaimana mengelola Timnas dengan akurasi sasaran jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Sasaran jangka pendek adalah partisipasi Timnas di babak penyisihan Piala Asia 2015 dan SEA Games 2013.
Sedangkan sasaran jangka menengah adalah Piala AFF 2014. Sasaran jangka panjang adalah Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019. Tetapi, akan ada skala prioritas. Semua ditentukan melalui perhitungan yang matang dan terukur. (esa/dzi)
Saya enggan menanggapi hal tersebut. Kalau ada yang berniat mendirikannya, silahkan saja. Saya lepas tangan dan enggan ikut campur, ujar Limbong yang juga Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tersebut.
Hal tersebut, seolah mempertegas suasana tidak rukun para pengurus PSSI. Limbong juga menolak berkomentar ketika disinggung anggapan adanya faksi di organisasi pimpinan Djohar Arifin Husin tersebut.
Kalo pendapat berbeda-beda, boleh saja. Tapi kalau soal adanya pengurus yang berseberangan atau berkelompok-kelompok, saya tidak mengetahuinya. Lebih baik, kita fokus ke tim nasional Indonesia yang akan melawan Irak di Pra Piala Asia 2015, pada 6 Februari, tegasnya.
Menurutnya lagi, dalam perjalanan sebuah organisasi wajar jika ada yang suka dan tidak suka. Begitupun, jika ada yang mendukung dan tidak mendukung.
Rencana tersebut, diketahui dihembuskan Direktur Media PSSI, Tommy Rusian Arief. melalui surat elektronik yang dikirim pada 05 Februari 2013, pukul 08.45 WIB. Bunyinya, BTN merupakan badan otonom PSSI yang bertugas mengelola tim nasional Indonesia.
Karena sifatnya yang otonom, BTN bertanggungjawab langsung kepada Ketua Umum PSSI. BTN merupakan manifestasi dari kemandirian yang utuh, termasuk tugas dan tanggungjawabnya. Dua fokus utama BTN adalah program yang efektif dan dukungan finansial proporsional.
Program yang efektif adalah bagaimana mengelola Timnas dengan akurasi sasaran jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Sasaran jangka pendek adalah partisipasi Timnas di babak penyisihan Piala Asia 2015 dan SEA Games 2013.
Sedangkan sasaran jangka menengah adalah Piala AFF 2014. Sasaran jangka panjang adalah Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019. Tetapi, akan ada skala prioritas. Semua ditentukan melalui perhitungan yang matang dan terukur. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Statistik Calvin Verdonk saat Debut Liga Champions Lawan Arsenal: Catat 3 Tekel!
Liga Champions 14 Oktober 2026, 15:06
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







