Rencana Timnas China Kalahkan Timnas Indonesia: Single Pivot dan Set Piece!
Asad Arifin | 30 Mei 2025 17:00
Bola.net - Timnas China memasuki fase krusial persiapan menghadapi dua laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pelatih Branko Ivankovic memilih pendekatan konservatif dengan mempertahankan formasi andalannya meski menuai kritik.
Wang Shangyuan dipastikan akan kembali berperan sebagai single pivot di lini tengah. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak yang menginginkan perubahan ke formasi double pivot untuk memperkuat pertahanan.
Di sisi lain, Wei Shihao menjadi sorotan setelah intens berlatih eksekusi set piece. Pelatih tampaknya ingin memaksimalkan peluang dari bola mati sebagai senjata alternatif.
Formasi Single Pivot yang Tak Berubah
Ivankovic tetap bersikukuh menggunakan formasi single pivot dengan Wang Shangyuan sebagai pengendali lini tengah. Padahal sebelumnya formasi ini sering dikritik karena rentan terhadap serangan lawan.
Kehadiran Yang Mingyang sebenarnya bisa menjadi solusi untuk beralih ke double pivot. Namun pelatih justru memposisikannya sebagai gelandang sayap yang memiliki tugas ganda.
Menurut laporan dari 163.com, pelatih Ivankovic memilih tak banyak mengubah lini tengah karena membutuhkan stabilitas. Dan sosok yang ia percaya dan dinilai memahami filosofinya adalah Wang Shangyuan.
Fokus pada Set Piece sebagai Senjata vs Indonesia
Wei Shihao menghabiskan waktu ekstra untuk berlatih eksekusi bola mati. Pemain berusia 28 tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam akurasi tendangan bebas.
Pelatih juga mengintensifkan latihan penyelesaian akhir untuk pemain-pemain tinggi seperti Zhang Yuning dan Prince Ming. Strategi ini diharapkan bisa memaksimalkan peluang dari sepak pojok atau umpan silang.
"Set piece bisa menjadi pembeda dalam pertandingan ketat," ujar Ivankovic.
Stabilitas di Atas Eksperimen
Ivankovic memilih mempertahankan kiper utama Wang Dalei meski performanya fluktuatif. Pengalaman kiper veteran ini dianggap lebih penting daripada statistik terkini.
Keputusan pelatih menunjukkan preferensi pada stabilitas tim daripada perubahan radikal. Hanya sedikit modifikasi yang dilakukan, seperti penyesuaian posisi beberapa pemain.
Dengan waktu persiapan yang terbatas, pendekatan ini dinilai paling realistis untuk menghadapi laga penentuan. Timnas China berharap konsistensi taktik akan membuahkan hasil positif.
Apakah kesetiaannya pada formasi ini akan menuai hasil? Jawabannya segera terungkap dalam pertandingan melawan Indonesia. Simak terus perkembangannya hanya di Bola.net.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Strategi Baru Timnas China: Kombinasi 'Yang-Wei' Jadi Senjata Rahasia Hadapi Indonesia
Ritual Unik Timnas China dalam Sesi Latihan Jelang Lawan Timnas Indonesia, Apa Itu?
Kabar Terbaru Timnas China Jelang Lawan Timnas Indonesia: Kenapa Kok Sampai Datangkan Psikolog?
Timnas Indonesia Targetkan Juara, Ini Hasil Drawing Piala AFF U-23 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 13:30
-
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:37
-
Ragnar Oratmangoen Sudah Gabung di Tahap Kedua TC Timnas Indonesia
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:22
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














