Respon Ragnar Oratmangoen Soal Panggilan 'Wak Haji' dari Fans Timnas Indonesia: Suka karena Muslim
Asad Arifin | 5 Agustus 2024 14:11
Bola.net - Beberapa pemain mendapat julukan khusus dari fans Timnas Indonesia, termasuk Ragnar Oratmangoen. Pemain berusia 26 tahun itu dapat julukan 'Wak Haji' dan dia mengaku senang dengan hal tersebut.
Ragnar Oratmangoen belakangan jadi salah satu pemain kunci di lini depan Timnas Indonesia. Pemain berdarah Maluku itu acap kali dapat sebutan 'Wak Haji' dari fans Timnas Indonesia lantaran seorang mualaf.
"Saya tidak tahu persis kapan itu terjadi. Tapi saya dengar ini panggilan untuk Karim Benzema, mungkin seperti itu, dan karena saya juga muslim," ujar Ragnar Oratmangoen dalam YouTube Kahfeveryday.
Oratmangoen menjadi mualaf pada usia 15 tahun. Oratmangoen pernah berkisah bahwa dia tertarik dengan Islam setelah sering diajak ke masjid oleh seorang temannya. Setelah itu, dia banyak belajar soal Islam.
Asal Usul Panggilan Wak Haji untuk Ragnar Oratmangoen

Ragnar Oratmangoen tidak ambil pusing dengan julukan Wak Haji. Dia malah cenderung nyaman dengan sebutan itu. Meskipun tidak tahu darimana julukan itu datang, Ragnar sudah terbiasa dan menerimanya.
"Mereka melihat aku dengan warna kulit yang sama dari tanganku. Jadi mulai dari situ mereka mulai memanggil saya begitu," ucap Ragnar Oratmangoen.
"Saya lihat di Instagram dan lainnya. Tiba-tiba meledak dan semua orang mulai memanggil saya begitu," imbuh pemain FC Groningen di Liga Belanda ini.
Bukan Hanya Ragnar Oratmangoen yang Punya Julukan
Ragnar Oratmangoen menjadi WNI sejak Maret 2024, dan telah bermain tiga kali untuk Timnas Indonesia dengan perolehan satu gol. Satu lagi, dia juga sudah mendapat julukan khusus.
"Ya mungkin memang harus menerima saja kayaknya. Iya saya suka. Kayaknya nama panggilan yang bagus. Kayaknya semua orang mempunyai nama panggilan unik masing-masing," ucap Ragnar Oratmangoen.
Selain Oratmangoen, beberapa pemain juga dapat julukan khusus. Jay Idzes dapat julukan Bang Jayadi. Sementara, Thom Haye dapat julukan Profesor Toha.
Disadur dari Bola.com: Muhammad Adi Yaksa/Benediktus Gerendo, 4 Agustus 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
-
Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:07
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Man City Main di Lapangan Sintetis dan Beku, Pep Guardiola: Dilarang Cengeng!
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:49
-
Jadwal Lengkap Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 20 Januari 2026, 08:45
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26









