Review AFF U-19 : Bangkit, Garuda Jaya Bekuk Thailand
Editor Bolanet | 16 September 2013 21:43
- Timnas Indonesia kembali meraih poin penuh dalam laga lanjutan Grup B AFF U-19 Championship 2013. Menghadapi Thailand, di Gelora Delta Sidoarjo, Senin (16/09), Skuat Garuda Jaya menang dengan skor 3-1.
Gol dari Evan Dimas pada menit ke-15 membawa Indonesia lebih dahulu unggul. Namun pada akhir babak pertama, Thailand mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Ratchanon Phunklai.
Setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 di babak pertama, Indonesia mencoba bermain lebih sabar di babak kedua. Sementara Thailand mencoba bermain lebih agresif dalam menekan pertahanan Indonesia yang digalang Hansamu.
Pada menit 48, Ilham Udin Armaiyn memiliki peluang emas membawa Indonesia kembali unggul. Sayang sepakan winger Indonesia ini masih tipis di samping gawang Thailand.
Semenit kemudian peluang emas Garuda Jaya kembali terbuang. Sundulan Yama Pranata memanfaatkan tendangan sudut lagi-lagi melenceng dari sasaran.
Menit 66, Thailand harus bermain dengan 10 orang. Phunklai menerima kartu kuning kedua karena dianggap wasit melakukan diving.
Unggul jumlah pemain Indonesia kian menekan. Peluang emas didapat Dinan Yahdian. Namun sepakan kerasnya bisa ditepis kiper Thailand.
Untuk menambah daya dobrak, pelatih Indonesia Indra Sjafri menarik keluar Mukhlis Hadi Ning menit ke-74 dan memasukkan Maldini.
Upaya ini berhasil. Menit ke- 76, Maldini yang menerobos dari sisi kiri pertahanan Thailand mampu melepas umpan tarik yang diselesaikan Evan Dimas dengan sempurna.
Kembali unggul tak mengendurkan serbuan Skuat Garuda Jaya. Evan Dimas kembali memiliki peluang menit 78. Beruntung bagi Thailand, bola berhasil ditepis kiper mereka.
Menghadang serbuan Indonesia, Thailand memasukkan Chaiyawat Buran. Dia masuk menggantikan Ratchanat Arunyapainot pada menit 81.
Masuknya Arunyapainot tak berhasil membendung serbuan Timnas Indonesia. Melalui kecepatan winger-winger mereka, Skuat Garuda Jaya menebar teror pada barisan pertahanan Thailand.
Jelang penghujung laga, Hendra Sandi Gunawan memiliki peluang emas menambah keunggulan. Namun, upayanya bisa dipatahkan barisan pertahanan Thailand.
Di injury time, Indonesia menambah keunggulan melalui eksekusi penalti Evan Dimas. Tendangan pelan namun terarahnya gagal diantisipasi Rattanai Songsangchan.
Hingga wasit meniup peluit panjang para penggawa Indonesia terus menekan pertahanan Thailand. Namun tak ada lagi gol tercipta.
Dengan kemenangan tersebut, asa Indonesia untuk lolos ke babak semifinal menemani Vietnam kian besar. Syaratnya, Indonesia hanya butuh hasil seri saat melawan Malaysia di laga pamungkas Grup B. (den/dzi)
Gol dari Evan Dimas pada menit ke-15 membawa Indonesia lebih dahulu unggul. Namun pada akhir babak pertama, Thailand mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Ratchanon Phunklai.
Setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 di babak pertama, Indonesia mencoba bermain lebih sabar di babak kedua. Sementara Thailand mencoba bermain lebih agresif dalam menekan pertahanan Indonesia yang digalang Hansamu.
Pada menit 48, Ilham Udin Armaiyn memiliki peluang emas membawa Indonesia kembali unggul. Sayang sepakan winger Indonesia ini masih tipis di samping gawang Thailand.
Semenit kemudian peluang emas Garuda Jaya kembali terbuang. Sundulan Yama Pranata memanfaatkan tendangan sudut lagi-lagi melenceng dari sasaran.
Menit 66, Thailand harus bermain dengan 10 orang. Phunklai menerima kartu kuning kedua karena dianggap wasit melakukan diving.
Unggul jumlah pemain Indonesia kian menekan. Peluang emas didapat Dinan Yahdian. Namun sepakan kerasnya bisa ditepis kiper Thailand.
Untuk menambah daya dobrak, pelatih Indonesia Indra Sjafri menarik keluar Mukhlis Hadi Ning menit ke-74 dan memasukkan Maldini.
Upaya ini berhasil. Menit ke- 76, Maldini yang menerobos dari sisi kiri pertahanan Thailand mampu melepas umpan tarik yang diselesaikan Evan Dimas dengan sempurna.
Kembali unggul tak mengendurkan serbuan Skuat Garuda Jaya. Evan Dimas kembali memiliki peluang menit 78. Beruntung bagi Thailand, bola berhasil ditepis kiper mereka.
Menghadang serbuan Indonesia, Thailand memasukkan Chaiyawat Buran. Dia masuk menggantikan Ratchanat Arunyapainot pada menit 81.
Masuknya Arunyapainot tak berhasil membendung serbuan Timnas Indonesia. Melalui kecepatan winger-winger mereka, Skuat Garuda Jaya menebar teror pada barisan pertahanan Thailand.
Jelang penghujung laga, Hendra Sandi Gunawan memiliki peluang emas menambah keunggulan. Namun, upayanya bisa dipatahkan barisan pertahanan Thailand.
Di injury time, Indonesia menambah keunggulan melalui eksekusi penalti Evan Dimas. Tendangan pelan namun terarahnya gagal diantisipasi Rattanai Songsangchan.
Hingga wasit meniup peluit panjang para penggawa Indonesia terus menekan pertahanan Thailand. Namun tak ada lagi gol tercipta.
Dengan kemenangan tersebut, asa Indonesia untuk lolos ke babak semifinal menemani Vietnam kian besar. Syaratnya, Indonesia hanya butuh hasil seri saat melawan Malaysia di laga pamungkas Grup B. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















