Review AFF U-19: Garuda Jaya Kembali Berjaya
Editor Bolanet | 12 September 2013 21:31
- Timnas Indonesia U-19 kembali menunjukkan tajinya di Piala AFF U-19. Bertanding di Stadion Petrokimia, Gresik, Kamis (11/9) malam, Garuda Jaya sukses mengalahkan Myanmar U-19 dengan skor 2-1.
Tampil di depan ribuan suporter Indonesia yang memenuhi Stadion Petrokimia, Garuda Jaya tampil begitu agresif sejak laga dimulai. Baru enam menit laga berjalan, Indonesia telah mampu membuka keunggulan setelah Evan Dimas memperdaya kiper Myanmar, Myo Min Latt dengan sebuah sontekan cantik setelah menerima umpan dari Hansamu.
Unggul satu gol Indonesia semakin deras melancarkan serangan. Hasilnya, pada menit ke-17 Indonesia sukses menggandakan keunggulan melalui tendangan Putu Gede Juti memanfaatkan kesalahan kiper Myo Min Latt.
Namun gol tersebut langsung direspon dengan cepat oleh Myanmar. Belum genap satu menit usai gol Putu Gede, kelengahan barisan pertahanan Indonesia mampu dimanfaatkan Nyen Chan Aung lewat tendangan keras mendatar yang gagal dibendung kiper Indonesia, Ravi Murdianto.
Mampu memperkecil kedudukan, Myanmar semakin bersemangat menggempur pertahanan Indonesia. Salah satunya melalui sundulan Maung Maung Soe yang beruntung masih mampu diantisipasi dengan baik oleh Ravi Murdianto.
Jelang babak pertama usai, Myanmar tercatat tiga kali mampu menciptakan peluang dan merepotkan pertahanan Indonesia, beruntung kiper Ravi Murdianto mampu tampil apik mengamankan gawang Garuda Jaya.
Tempo permainan di babak kedua tak mengalami banyak perubahan. Baik Myanmar maupun Indonesia terus tampil dengan determinasi tinggi dan tempo cepat memanfaatkan kecepatan kedua sayap.
Pada menit ke-67, pelatih Indonesia, Indra Sjafri melakukan pergantian. Maldini yang tampil apik di sisi kanan sayap Indonesia digantikan oleh Dinan Javier.
Masuknya Dinan membuat serangan Indonesia lebih variatif. Salah satunya saat Dinan melakukan penetrasi di sisi kiri pertahanan Myanmar dan melepas umpan ke pertahanan Myanmar. Sayang tak ada satu pun pemain Indonesia yang menyambut umpan tersebut.
Memasuki sepuluh menit terakhir, Myanmar mencoba terus mencari gol penyama kedudukan dengan meningkatkan pressing dan tempo permainan. Namun hingga pertandingan usai, skor 2-1 untuk keunggulan Indonesia tetap bertahan.
Susunan pemain
Myanmar U-19: Myo Min Latt (GK), Htike Htike Aung, Hein Thiza Zaw, Kyaw Min Oo, Myo Ko Tun, Yan Naing Oo (Than Paing 62'), Aung Thu, Maung Maung Soe (C), Nyein Chan Aung, Si Thu Aung, Zin Phyo Aung.
Indonesia U-19: Ravi Murdianto (GK), Putu Gede Juni Antara, Muhammad Fatchu Rochman, Evan Dimas Darmono (Hendra Sandi 84'), Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, Maldini (Dinan Javier 67'), Hansamu Yama Pranata, Al Qomar Tehupelasury (Paulo Sitanggang 37'), Ilham Udin Armaiyn, Zulfiandi (bola/dzi)
Tampil di depan ribuan suporter Indonesia yang memenuhi Stadion Petrokimia, Garuda Jaya tampil begitu agresif sejak laga dimulai. Baru enam menit laga berjalan, Indonesia telah mampu membuka keunggulan setelah Evan Dimas memperdaya kiper Myanmar, Myo Min Latt dengan sebuah sontekan cantik setelah menerima umpan dari Hansamu.
Unggul satu gol Indonesia semakin deras melancarkan serangan. Hasilnya, pada menit ke-17 Indonesia sukses menggandakan keunggulan melalui tendangan Putu Gede Juti memanfaatkan kesalahan kiper Myo Min Latt.
Namun gol tersebut langsung direspon dengan cepat oleh Myanmar. Belum genap satu menit usai gol Putu Gede, kelengahan barisan pertahanan Indonesia mampu dimanfaatkan Nyen Chan Aung lewat tendangan keras mendatar yang gagal dibendung kiper Indonesia, Ravi Murdianto.
Mampu memperkecil kedudukan, Myanmar semakin bersemangat menggempur pertahanan Indonesia. Salah satunya melalui sundulan Maung Maung Soe yang beruntung masih mampu diantisipasi dengan baik oleh Ravi Murdianto.
Jelang babak pertama usai, Myanmar tercatat tiga kali mampu menciptakan peluang dan merepotkan pertahanan Indonesia, beruntung kiper Ravi Murdianto mampu tampil apik mengamankan gawang Garuda Jaya.
Tempo permainan di babak kedua tak mengalami banyak perubahan. Baik Myanmar maupun Indonesia terus tampil dengan determinasi tinggi dan tempo cepat memanfaatkan kecepatan kedua sayap.
Pada menit ke-67, pelatih Indonesia, Indra Sjafri melakukan pergantian. Maldini yang tampil apik di sisi kanan sayap Indonesia digantikan oleh Dinan Javier.
Masuknya Dinan membuat serangan Indonesia lebih variatif. Salah satunya saat Dinan melakukan penetrasi di sisi kiri pertahanan Myanmar dan melepas umpan ke pertahanan Myanmar. Sayang tak ada satu pun pemain Indonesia yang menyambut umpan tersebut.
Memasuki sepuluh menit terakhir, Myanmar mencoba terus mencari gol penyama kedudukan dengan meningkatkan pressing dan tempo permainan. Namun hingga pertandingan usai, skor 2-1 untuk keunggulan Indonesia tetap bertahan.
Susunan pemain
Myanmar U-19: Myo Min Latt (GK), Htike Htike Aung, Hein Thiza Zaw, Kyaw Min Oo, Myo Ko Tun, Yan Naing Oo (Than Paing 62'), Aung Thu, Maung Maung Soe (C), Nyein Chan Aung, Si Thu Aung, Zin Phyo Aung.
Indonesia U-19: Ravi Murdianto (GK), Putu Gede Juni Antara, Muhammad Fatchu Rochman, Evan Dimas Darmono (Hendra Sandi 84'), Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, Maldini (Dinan Javier 67'), Hansamu Yama Pranata, Al Qomar Tehupelasury (Paulo Sitanggang 37'), Ilham Udin Armaiyn, Zulfiandi (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Selamat! Manchester City Juara Carabao Cup 2025/2026
Liga Inggris 23 Maret 2026, 02:01
-
Otomotif 23 Maret 2026, 01:55

-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 23 Maret 2026, 01:55
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Brasil di Goiania
Otomotif 23 Maret 2026, 01:53
-
Live Streaming Fiorentina vs Inter Milan di Vidio, Hari Ini 23 Maret 2026
Liga Italia 23 Maret 2026, 01:45
-
Man of the Match Arsenal vs Man City: Nico O'Reilly
Liga Inggris 23 Maret 2026, 01:40
-
Otomotif 23 Maret 2026, 00:20

-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Brasil di Goiania
Otomotif 23 Maret 2026, 00:19
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28













