Review AFF U-19: Vietnam Kandaskan Garuda Jaya
Editor Bolanet | 14 September 2013 21:26
- Tren positif timnas Indonesia U-19 harus terhenti di tangan Timnas Vietnam U-19. Dalam laga lanjutan Grup B, AFF U-19 Championsip 2013, Skuat Garuda Jaya harus menelan kekalahan tipis 1-2 dari Luong Xuan Truong dan kawan-kawan.
Indonesia yang bertekad meraih kemenangan ketiganya tampil agresif sejak laga dimulai. Hasilnya, memanfaatkan kesalahan lini belakang Vietnam, Indonesia mampu unggul saat pertandingan belum genap berjalan satu menit lewat tendangan Evan Dimas.
Unggul cepat membuat Indonesia semakin bersemangat dan agresif dengan memanfaatkan kecepatan Ilham Udin Armaiyn, Maldini dan Mukhlis Hadi Ning yang ditopang Evan Dimas di lini tengah.
Vietnam yang juga mengandalkan kecepatan kedua sayapnya tak mau tertinggal. Hasilnya pada menit ke-31 Vietnam mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Pham Duc Huy.
Alih-alih membalas, gawang Indonesia kembali bobol tiga menit berselang. Serbuan Nguyen Van Toan gagal diantisipasi barisan belakang Indonesia. Tanpa kesulitan, ujung tombak Vietnam ini menaklukkan Ravi Murdianto dan mencetak gol kedua Vietnam sekaligus gol terakhir di babak pertama.
Di babak kedua, Vietnam kembali langsung menggebrak pertahanan Indonesia. Namun, peluang mereka masih gagal menemui sasaran.
Indonesia sendiri memiliki peluang menyamakan kedudukan menit ke-47. Sayang kiper Vietnam masih bisa menepis sepakan keras Dinan Javier yang mengarah tepat ke gawangnya.
Tiga menit kemudian, Indonesia kembali memiliki peluang emas. Sayang kali ini sepakan Ilham membentur badan pemain Vietnam. Para penggawa Indonesia sempat menganggap terjadi handsball. Namun, wasit memutuskan play-on.
Gagal memanfaatkan sejumlah peluang Indonesia terus menekan. Sementara, Vietnam bermain lebih bertahan dan hanya mengandalkan kecepatan serangan balik.
Menambah daya dobrak, Indra Sjafri melakukan pergantian pemain. Muchlis Hadi Ning, yang sudah kehabisan tenaga, ditarik dan digantikan Dimas Drajad.
Masuknya Dimas belum mengubah jalannya pertandingan. Serbuan penggawa Garuda Jaya kerap kandas di barisan belakang Vietnam. Indra Sjafri kembali memasukkan tenaga baru. Paulo Sitanggang ditarik dan posisinya diisi Hendra Sandi Gunawan.
Sejumlah pergantian yang dilakukan Skuat Garuda Jaya belum bisa menembus rapatnya pertahanan Vietnam. Alhasil sampai laga usai kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan Vietnam. (den/dzi)
Indonesia yang bertekad meraih kemenangan ketiganya tampil agresif sejak laga dimulai. Hasilnya, memanfaatkan kesalahan lini belakang Vietnam, Indonesia mampu unggul saat pertandingan belum genap berjalan satu menit lewat tendangan Evan Dimas.
Unggul cepat membuat Indonesia semakin bersemangat dan agresif dengan memanfaatkan kecepatan Ilham Udin Armaiyn, Maldini dan Mukhlis Hadi Ning yang ditopang Evan Dimas di lini tengah.
Vietnam yang juga mengandalkan kecepatan kedua sayapnya tak mau tertinggal. Hasilnya pada menit ke-31 Vietnam mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Pham Duc Huy.
Alih-alih membalas, gawang Indonesia kembali bobol tiga menit berselang. Serbuan Nguyen Van Toan gagal diantisipasi barisan belakang Indonesia. Tanpa kesulitan, ujung tombak Vietnam ini menaklukkan Ravi Murdianto dan mencetak gol kedua Vietnam sekaligus gol terakhir di babak pertama.
Di babak kedua, Vietnam kembali langsung menggebrak pertahanan Indonesia. Namun, peluang mereka masih gagal menemui sasaran.
Indonesia sendiri memiliki peluang menyamakan kedudukan menit ke-47. Sayang kiper Vietnam masih bisa menepis sepakan keras Dinan Javier yang mengarah tepat ke gawangnya.
Tiga menit kemudian, Indonesia kembali memiliki peluang emas. Sayang kali ini sepakan Ilham membentur badan pemain Vietnam. Para penggawa Indonesia sempat menganggap terjadi handsball. Namun, wasit memutuskan play-on.
Gagal memanfaatkan sejumlah peluang Indonesia terus menekan. Sementara, Vietnam bermain lebih bertahan dan hanya mengandalkan kecepatan serangan balik.
Menambah daya dobrak, Indra Sjafri melakukan pergantian pemain. Muchlis Hadi Ning, yang sudah kehabisan tenaga, ditarik dan digantikan Dimas Drajad.
Masuknya Dimas belum mengubah jalannya pertandingan. Serbuan penggawa Garuda Jaya kerap kandas di barisan belakang Vietnam. Indra Sjafri kembali memasukkan tenaga baru. Paulo Sitanggang ditarik dan posisinya diisi Hendra Sandi Gunawan.
Sejumlah pergantian yang dilakukan Skuat Garuda Jaya belum bisa menembus rapatnya pertahanan Vietnam. Alhasil sampai laga usai kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan Vietnam. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Burnley vs Man City: Martin Dubravka
Liga Inggris 23 April 2026, 07:27
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37

















