Review AFF U-19: Young Lions Sukses Bekuk Filipina
Editor Bolanet | 11 September 2013 17:25
- Timnas Singapura U-19 membuktikan statusnya sebagai salah satu favorit di AFF U-19 Championship 2013. Menghadapi Timnas Filipina U-19, anak asuh Dejan Gluscevic ini unggul 3-1.
Singapura berusaha menggebrak pertahanan Filipina sejak laga, yang dihelat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dimulai. Mengandalkan Muhaimin Bin Suhaimi di sayap kanan, Young Lions berusaha menembus rapatnya pertahanan Fiipina.
Upaya mereka sempat membuahkan hasil di menit kedua melalui Amirul Adli. Memanfaatkan tendangan bebas, pemain bernomor punggung 8 ini sukses membobol gawang Filipina. Namun, gol tersebut dianulir wasit Mongkolchai Pechsri karena dianggap telah terjadi pelanggaran terlebih dahulu.
Sepuluh menit laga berjalan, Singapura terus berusaha mengurung pertahanan Filipina. Sementara, Young Azkals -julukan Tim U-19 Filipina- hanya sesekali melakukan serangan balik.
Menit 27, Filipina harus kehilangan Arnel Amita karena cedera. Pemain nomor 10 ini diganti Daniel Gadia karena cedera usai benturan dengan salah seorang penggawa Singapura.
Semenit kemudian, Singapura unggul. Berawal dari tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Filipina, Mahathir Azeman menendang bola ke gawang, tanpa mampu diantisipasi Nathanael Villanueva.
Unggul satu gol, Singapura terus menyerang. Namun, permainan bertahan Filipina membuat serbuan para penggawa Young Lions gagal.
Dua menit menit jelang laga babak pertama usai, Singapura akhirnya baru bisa menambah keunggulan mereka. Jeffrey Lightfoot sukses menyundul bola hasil sepak pojok Muhelmy.
Di babak kedua, Filipina berusaha tampil agresif. Tiga menit laga babak kedua berjalan, anak asuh Maro Marlon Manos ini nyaris membobol gawang Singapura. Sayang David Diamante terlalu tergesa dalam melakukan eksekusi. Alhasil, meski kiper Singapura telah mati langkah, bola justru melambung.
Gagal mencetak gol, penggawa Filipina terus berusaha membalas ketertinggalan mereka. Melalui Gaudin Maasin, Young Azkals beberapa kali membahayakan lini belakang Singapura.
Gencarnya serbuan Filipina membuat Dejan Gluscevic membuat perubahan di lini belakangnya. Dhukhilan Jeevamani, yang sudah kehabisan tenaga, digantikan Iqram Rifqi.
Meski Singapura telah mengubah formasi lini belakangnya, Filipina tetap sempat mencetak peluang emas menit 69. Menaklukkan barisan belakang Singapura, Daniel Gadia melepas sepakan keras terarah. Sayang, bola masih membentur mistar gawang dan keluar lapangan.
Terus menerus menyerang, Filipina justru kembali kebobolan menit 74. Penyerang Hazim Faiz melepas tendangan first time yang tak mampu ditahan kiper Filipina, Nathaniel Villanueva.
Jelang laga memasuki menit-menit akhir, kedua tim sama-sama bermain terbuka. Young Azkals dan Young Lions jual beli serangan. Di injury time, Filipina akhirnya sukses menipiskan ketinggalan mereka melalui Nikko Benedicto. Alhasil, saat laga usai, kedudukan berubah 3-1, tetap bagi keunggulan Singapura. (den/dzi)
Singapura berusaha menggebrak pertahanan Filipina sejak laga, yang dihelat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dimulai. Mengandalkan Muhaimin Bin Suhaimi di sayap kanan, Young Lions berusaha menembus rapatnya pertahanan Fiipina.
Upaya mereka sempat membuahkan hasil di menit kedua melalui Amirul Adli. Memanfaatkan tendangan bebas, pemain bernomor punggung 8 ini sukses membobol gawang Filipina. Namun, gol tersebut dianulir wasit Mongkolchai Pechsri karena dianggap telah terjadi pelanggaran terlebih dahulu.
Sepuluh menit laga berjalan, Singapura terus berusaha mengurung pertahanan Filipina. Sementara, Young Azkals -julukan Tim U-19 Filipina- hanya sesekali melakukan serangan balik.
Menit 27, Filipina harus kehilangan Arnel Amita karena cedera. Pemain nomor 10 ini diganti Daniel Gadia karena cedera usai benturan dengan salah seorang penggawa Singapura.
Semenit kemudian, Singapura unggul. Berawal dari tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Filipina, Mahathir Azeman menendang bola ke gawang, tanpa mampu diantisipasi Nathanael Villanueva.
Unggul satu gol, Singapura terus menyerang. Namun, permainan bertahan Filipina membuat serbuan para penggawa Young Lions gagal.
Dua menit menit jelang laga babak pertama usai, Singapura akhirnya baru bisa menambah keunggulan mereka. Jeffrey Lightfoot sukses menyundul bola hasil sepak pojok Muhelmy.
Di babak kedua, Filipina berusaha tampil agresif. Tiga menit laga babak kedua berjalan, anak asuh Maro Marlon Manos ini nyaris membobol gawang Singapura. Sayang David Diamante terlalu tergesa dalam melakukan eksekusi. Alhasil, meski kiper Singapura telah mati langkah, bola justru melambung.
Gagal mencetak gol, penggawa Filipina terus berusaha membalas ketertinggalan mereka. Melalui Gaudin Maasin, Young Azkals beberapa kali membahayakan lini belakang Singapura.
Gencarnya serbuan Filipina membuat Dejan Gluscevic membuat perubahan di lini belakangnya. Dhukhilan Jeevamani, yang sudah kehabisan tenaga, digantikan Iqram Rifqi.
Meski Singapura telah mengubah formasi lini belakangnya, Filipina tetap sempat mencetak peluang emas menit 69. Menaklukkan barisan belakang Singapura, Daniel Gadia melepas sepakan keras terarah. Sayang, bola masih membentur mistar gawang dan keluar lapangan.
Terus menerus menyerang, Filipina justru kembali kebobolan menit 74. Penyerang Hazim Faiz melepas tendangan first time yang tak mampu ditahan kiper Filipina, Nathaniel Villanueva.
Jelang laga memasuki menit-menit akhir, kedua tim sama-sama bermain terbuka. Young Azkals dan Young Lions jual beli serangan. Di injury time, Filipina akhirnya sukses menipiskan ketinggalan mereka melalui Nikko Benedicto. Alhasil, saat laga usai, kedudukan berubah 3-1, tetap bagi keunggulan Singapura. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Piala AFF U-19 2026: Thailand U-19 Tembus Final Usai Bekuk Kamboja 4-0
Asia 11 Juni 2026, 18:05
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















