Review: Awal Manis Garuda di Palestina
Editor Bolanet | 17 Mei 2012 23:30
- mengawali perjalanannya di ajang Al-Nakbah, Palestina, dengan hasil cukup memuaskan, yaitu menang 2-0 atas Timnas .
Kemenangan ini membuat kans tim Garuda untuk lolos ke babak semifinal cukup terbuka.
Indonesia tertekan di awal pertandingan dan para pemain sering melakukan kesalahan mendasar. Sebagian besar pemain masih minim pengalaman internasional dan itu membuat permainan kubu Indonesia terkesan sangat berhati-hati..
Awan gelap di menit-menit pembukaan sirna ketika Hendra Bayauw berhasil membawa Indonesia unggul 1-0 lewat sebuah serangan balik pada menit ke-20. Gol itu membuat kepercayaan diri Titus Bonai dan kawan-kawan meningkat.
Hasilnya bisa dilihat beberapa menit setelahnya. Hanya selang lima menit dari gol pertama, Indonesia menggandakan keunggulan ketika Novan Setya yang mengiris sektor sayap kiri melepaskan tembakan yang tak bisa diantisipasi oleh Yakoub Fall.
Tertinggal dua gol, Mauritania pun meningkatkan serangannya. Beberapa kali para pemain Mauritania menciptakan peluang, namun gagal dikonversikan menjadi gol karena ketangguhan kiper Wahyu Tri Nugroho di bawah mistar Indonesia.
Skor 2-0 untuk Indonesia bertahan hingga jeda.
Pada babak kedua, Indonesia masih berada di bawah tekanan Mauritania. Koordinasi antarlini Indonesia terlihat kurang padu dan beberapa kali umpan panjang mereka gagal menemui sasaran.
Pada menit ke 68, Mauritania mendapatkan penalti setelah menarik baju pemain depan Mauritania. Kembali, Wahyu Tri Nugroho menunjukkan ketangguhannya. Dia berhasil mementahkan eksekusi penalti itu dan menghindarkan gawang Indonesia dari kebobolan.
Ketika peluit panjang tanda pertandingan berakhir dibunyikan, skor tidak berubah, tetap 2-0 untuk kemenangan Indonesia.
Hasil ini membuat Indonesia menempati peringkat dua Grup B dengan tiga poin. Posisi puncak ditempati , yang juga meraih poin maksimal, tapi lebih unggul produktivitas gol.
Pertandingan berikutnya adalah melawan Kurdistan, Sabtu (19/5). Akan tetapi, sebelum itu, sepertinya pelatih Nil Maizar masih harus berpikir keras untuk membenahi sejumlah kekurangan tim Garuda yang muncul saat melawan Mauritania tadi.
Susunan Pemain Indonesia (4-4-2) :
Kemenangan ini membuat kans tim Garuda untuk lolos ke babak semifinal cukup terbuka.
Indonesia tertekan di awal pertandingan dan para pemain sering melakukan kesalahan mendasar. Sebagian besar pemain masih minim pengalaman internasional dan itu membuat permainan kubu Indonesia terkesan sangat berhati-hati..
Awan gelap di menit-menit pembukaan sirna ketika Hendra Bayauw berhasil membawa Indonesia unggul 1-0 lewat sebuah serangan balik pada menit ke-20. Gol itu membuat kepercayaan diri Titus Bonai dan kawan-kawan meningkat.
Hasilnya bisa dilihat beberapa menit setelahnya. Hanya selang lima menit dari gol pertama, Indonesia menggandakan keunggulan ketika Novan Setya yang mengiris sektor sayap kiri melepaskan tembakan yang tak bisa diantisipasi oleh Yakoub Fall.
Tertinggal dua gol, Mauritania pun meningkatkan serangannya. Beberapa kali para pemain Mauritania menciptakan peluang, namun gagal dikonversikan menjadi gol karena ketangguhan kiper Wahyu Tri Nugroho di bawah mistar Indonesia.
Skor 2-0 untuk Indonesia bertahan hingga jeda.
Pada babak kedua, Indonesia masih berada di bawah tekanan Mauritania. Koordinasi antarlini Indonesia terlihat kurang padu dan beberapa kali umpan panjang mereka gagal menemui sasaran.
Pada menit ke 68, Mauritania mendapatkan penalti setelah menarik baju pemain depan Mauritania. Kembali, Wahyu Tri Nugroho menunjukkan ketangguhannya. Dia berhasil mementahkan eksekusi penalti itu dan menghindarkan gawang Indonesia dari kebobolan.
Ketika peluit panjang tanda pertandingan berakhir dibunyikan, skor tidak berubah, tetap 2-0 untuk kemenangan Indonesia.
Hasil ini membuat Indonesia menempati peringkat dua Grup B dengan tiga poin. Posisi puncak ditempati , yang juga meraih poin maksimal, tapi lebih unggul produktivitas gol.
Pertandingan berikutnya adalah melawan Kurdistan, Sabtu (19/5). Akan tetapi, sebelum itu, sepertinya pelatih Nil Maizar masih harus berpikir keras untuk membenahi sejumlah kekurangan tim Garuda yang muncul saat melawan Mauritania tadi.
Susunan Pemain Indonesia (4-4-2) :
Wahyu Tri Nugroho (GK) ; Wahyu Wijiastanto, Novan Setia, Handi Ramdhan, Nopendi ; Jajang P (Slamet Nurcahyo 70′), Taufik, Hendra Bayaw, Samsul Arif (M. Rahmat 58′) ; Irfan Bachdim, Titus Bonai (M. Nur Iskandar 80′). (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Adem dan Segar! Kelme Rilis Jersey Ketiga Timnas Indonesia
Tim Nasional 17 September 2026, 18:50
-
Taisei Marukawa Jalani Proses Naturalisasi WNI, Didorong untuk Bela Timnas Indonesia
Bola Indonesia 16 September 2026, 15:56
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Sempat Ingin Mundur dari MotoGP Austria: Rem Depan Bermasalah, Beruntung Bisa Finis
Otomotif 21 September 2026, 18:23
-
Fulham Gagal Menang atas MU, Arbeloa: Wasit Tak Bakal Biarkan Mereka Kalah
Liga Inggris 21 September 2026, 18:16
-
Mengapa Man United Tak Dapat Penalti atas Handball Calvin Bassey?
Liga Inggris 21 September 2026, 17:41
-
Catatan Wasit Ortiz Arias Tentang 2 Kartu Merah di Derbi Madrid: Keributan Pecah di Lorong
Liga Spanyol 21 September 2026, 17:13
-
Cole Palmer Bakal Mundur dari Timnas Inggris, Thomas Tuchel Harus Cari Pengganti
Piala Eropa 21 September 2026, 17:06
-
Dean James Antusias Kembali Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup: Saya Sangat Bersemangat
Tim Nasional 21 September 2026, 16:42
-
Michael Carrick Bantah MU Bermasalah dengan Kondisi Fisik
Liga Inggris 21 September 2026, 16:31
-
Real Madrid TV Sindir Keras Wasit Ortiz Arias: Akibat Bergaul dengan Pemain Barcelona
Liga Spanyol 21 September 2026, 16:23
-
Harry Maguire Soroti Masalah MU usai Imbang di Markas Fulham
Liga Inggris 21 September 2026, 15:56
-
Matheus Cunha Tegaskan Manchester United Tak Boleh Puas dengan Satu Poin
Liga Inggris 21 September 2026, 15:21
-
Ambisi Dean James Buru Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Bersama Timnas Indonesia
Tim Nasional 21 September 2026, 15:15
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33





