Review: Indonesia Babak Belur di Tangan Filipina
Editor Bolanet | 25 November 2014 17:55
- Penampilan memalukan, mengecewakan dan membosankan ditunjukkan oleh Tim Nasional (Timnas) . Diprediksi menang lawan , anak asuh Alfred Riedl justru dicukur gundul Filipina dengan skor telak 0-4, Selasa (25/11) petang di My Dinh Stadium. Peluang Timnas untuk lolos pun hampir pasti tertutup.
Indonesia mencoba menguasai permainan sejak menit pertama. Tapi justru Filipina yang mendapat kesempatan melalui tendangan keras Misagh Bahadoran pada menit ke-10. Beruntung bola mampu digagalkan kiper Kurnia Meiga. Tapi lima menit setelahnya, tepatnya di menit ke-15, Filipina berhasil unggul lewat eksekusi penalti James Younghusband.
Proses terjadinya penalti tak lepas dari kesalahan Zulkifli dalam melakukan backpass. Karena terlalu lemah, bola dapat dengan leluasa dikuasai Bahadoran. Tanpa kawalan, Bahadoran akhirnya dijatuhkan kapten Firman Utina di kotak terlarang. Wasit pun menunjuk titik putih.
Selepas tertinggal, Filipina sempat mengintimidasi tim Indonesia. Setidaknya hingga menit ke-30, penguasaan bola didominasi anak-anak The Azkals, julukan Filipina. Selepas itu, Timnas mencoba bangkit. Samsul Arif sempat melepaskan tendangan akrobatik di menit ke-44, tapi bola melambung dari sasaran.
Pun demikian dengan sundulan Sergio van Dijk pada masa injury time babak pertama. Kali ini bola berhasil ditepis kiper Patrick Deyto. Skor 1-0 untuk Filipina menutup jalannya babak pertama. Masuk paruh kedua, Timnas menambah daya gedor dengan menurunkan Boaz Solossa menggantikan M. Ridwan.
Apa lacur, justru gawang Kurnia Meiga kembali bobol pada menit ke-52. Sebuah sepakan melengkung Manuel Ott dari luar kotak penalti, mengarah ke pojok kiri atas gawang Indonesia. Filipina unggul 2-0. Belum cukup dengan Boaz, Indonesia lantas menurunkan Cristian Gonzales menggantikan Zulham Zamrun pada menit ke-65.
Dengan demikian, Riedl menurunkan empat striker sekaligus, yakni Gonzales, van Dijk, Samsul Arif dan Boaz. Timnas tertinggal 0-3 setelah Martin Steuble mencetak gol di menit ke-68. Berawal dari kesalahan Kurnia Meiga saat menangkap backpass Jufriyanto, wasit memberikan hadiah tendangan bebas dalam kotak untuk Indonesia. Melihat pemain Indonesia, Steuble dengan cerdik memanfaatkannya untuk menjadi gol.
Kans Timnas untuk membalikkan kedudukan semakin kecil menyusul kartu merah yang diterima Rizky Ripora pada menit ke-73. Ripora dikeluarkan usai melakukan tekel ke Phil Younghusband. Dan Filipina akhirnya memperbesar skor menjadi 4-0 setelah Robert Gier mencetak gol di menit ke-79. Bermula dari kemelut, tendangan Gier sempat membentur tiang gawang. Bola muntah kembali jatuh di kaki Gier. Kali ini ia sukses menggetarkan jala Meiga.
Pemain Timnas sudah kehabisan bensin pada 10 menit terakhir pertandingan. Mereka sudah lepas karena hanya menjadi bulan-bulanan anak-anak Filipina. Pada lima menit terakhir, Timnas aktif menyerang. Tapi Filipina bertahan dengan sangat baik. Sebuah peluang didapat van Dijk dari tendangan bebas. Tapi upayanya gagal. Kedudukan 4-0 untuk Filipina bertahan hingga pertandingan usai.
Susunan Pemain:
: Patrick Deyto, Amani Aguinaldo, Juan Luis Guirado (Rob Gier, 16'), Daisuke Sato, Simon Rota, Manuel Ott, Misagh Bahadoran (Simon Greatwich, 84'), Jerry Lucena, Martin Steuble, Phil Younghusband (C), Patrick Reichelt (Chris Greatwich, 72')
Indonesia mencoba menguasai permainan sejak menit pertama. Tapi justru Filipina yang mendapat kesempatan melalui tendangan keras Misagh Bahadoran pada menit ke-10. Beruntung bola mampu digagalkan kiper Kurnia Meiga. Tapi lima menit setelahnya, tepatnya di menit ke-15, Filipina berhasil unggul lewat eksekusi penalti James Younghusband.
Proses terjadinya penalti tak lepas dari kesalahan Zulkifli dalam melakukan backpass. Karena terlalu lemah, bola dapat dengan leluasa dikuasai Bahadoran. Tanpa kawalan, Bahadoran akhirnya dijatuhkan kapten Firman Utina di kotak terlarang. Wasit pun menunjuk titik putih.
Selepas tertinggal, Filipina sempat mengintimidasi tim Indonesia. Setidaknya hingga menit ke-30, penguasaan bola didominasi anak-anak The Azkals, julukan Filipina. Selepas itu, Timnas mencoba bangkit. Samsul Arif sempat melepaskan tendangan akrobatik di menit ke-44, tapi bola melambung dari sasaran.
Pun demikian dengan sundulan Sergio van Dijk pada masa injury time babak pertama. Kali ini bola berhasil ditepis kiper Patrick Deyto. Skor 1-0 untuk Filipina menutup jalannya babak pertama. Masuk paruh kedua, Timnas menambah daya gedor dengan menurunkan Boaz Solossa menggantikan M. Ridwan.
Apa lacur, justru gawang Kurnia Meiga kembali bobol pada menit ke-52. Sebuah sepakan melengkung Manuel Ott dari luar kotak penalti, mengarah ke pojok kiri atas gawang Indonesia. Filipina unggul 2-0. Belum cukup dengan Boaz, Indonesia lantas menurunkan Cristian Gonzales menggantikan Zulham Zamrun pada menit ke-65.
Dengan demikian, Riedl menurunkan empat striker sekaligus, yakni Gonzales, van Dijk, Samsul Arif dan Boaz. Timnas tertinggal 0-3 setelah Martin Steuble mencetak gol di menit ke-68. Berawal dari kesalahan Kurnia Meiga saat menangkap backpass Jufriyanto, wasit memberikan hadiah tendangan bebas dalam kotak untuk Indonesia. Melihat pemain Indonesia, Steuble dengan cerdik memanfaatkannya untuk menjadi gol.
Kans Timnas untuk membalikkan kedudukan semakin kecil menyusul kartu merah yang diterima Rizky Ripora pada menit ke-73. Ripora dikeluarkan usai melakukan tekel ke Phil Younghusband. Dan Filipina akhirnya memperbesar skor menjadi 4-0 setelah Robert Gier mencetak gol di menit ke-79. Bermula dari kemelut, tendangan Gier sempat membentur tiang gawang. Bola muntah kembali jatuh di kaki Gier. Kali ini ia sukses menggetarkan jala Meiga.
Pemain Timnas sudah kehabisan bensin pada 10 menit terakhir pertandingan. Mereka sudah lepas karena hanya menjadi bulan-bulanan anak-anak Filipina. Pada lima menit terakhir, Timnas aktif menyerang. Tapi Filipina bertahan dengan sangat baik. Sebuah peluang didapat van Dijk dari tendangan bebas. Tapi upayanya gagal. Kedudukan 4-0 untuk Filipina bertahan hingga pertandingan usai.
Susunan Pemain:
: Patrick Deyto, Amani Aguinaldo, Juan Luis Guirado (Rob Gier, 16'), Daisuke Sato, Simon Rota, Manuel Ott, Misagh Bahadoran (Simon Greatwich, 84'), Jerry Lucena, Martin Steuble, Phil Younghusband (C), Patrick Reichelt (Chris Greatwich, 72')
Pelatih: Thomas Dooley
: Kurnia Meiga, Ahmad Jufriyanto, M. Roby, Rizky Ripora, Zulkifli Syukur, Firman Utina (Manahati Lestusen, 71'), Raphael Maitimo, Zulham Zamrun (Cristian Gonzales, 65'), M. Ridwan (Boaz Salossa, 45'), Samsul Arif, Sergio van Dijk
Pelatih: Alfred Riedl. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Amar Brkic Langsung Bersinar di Borneo FC: Gol Perdana Tercipta di Panggung Asia
Bola Indonesia 23 Oktober 2026, 21:46
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
Tim Nasional 22 Oktober 2026, 22:21
-
Hasil Timnas Futsal Indonesia vs Brasil: Sempat Beri Perlawanan, Garuda Tumbang 0-3
Tim Nasional 16 Oktober 2026, 07:14
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







