Review: Dominasi Laga, Timnas U-19 Bekuk Persikoba
Editor Bolanet | 28 Februari 2014 22:22
- Mendominasi laga, Timnas U-19 sukses mengalahkan Persikoba Batu. Gol semata wayang anak asuh Indra Sjafri dalam laga uji coba di Stadion Gelora Brantas Batu, Jumat (28/02) dicetak Dimas Drajad.
Timnas U-19, yang di laga ini didominasi pemain cadangan, menunjukkan pola permainan khas mereka. Meski tak mulus, pola Pepepa andalan anak asuh Indra Sjafri mampu merepotkan pemain Persikoba.
Laga berjalan lima menit baru pemain Persikoba bisa mengendorkan serangan lawan. Namun, upaya anak asuh Samsul Riadi untuk melancarkan serangan balik melalui Andika di menit 11, masih bisa dipatahkan Awan Seto Raharjo.
Usai peluang tersebut, Persikoba harus rela jadi bulan-bulanan serbuan penggawa Timnas U-19. Beberapa kali, barisan belakang Elang Putih -julukan Persikoba- jatuh bangun menghalau serbuan Dinan Yahdian dan Dimas Drajad.
Di babak kedua, Timnas U-19 kembali menekan pertahanan Persikoba. Untuk menambah daya dobrak, Indra Sjafri memasukkan Hargianto untuk mengisi posisi Ikhsan Kurniawan. Selain itu, Miftakhul Hamdi ditarik dan digantikan David Septian.
Perubahan komposisi ini membuahkan hasil manis di menit 53. Memanfaatkan kemelut di mulut gawang Persikoba, Dimas Drajad berhasil menceploskan bola ke gawang Ilham Husain.
Unggul satu gol, Timnas tak puas. Mereka terus mengurung pertahanan tuan rumah.
Menit 61, Hansamu Yama Pranata nyaris menambah keunggulan Skuat Garuda Jaya. Namun, sundulan palang pintu Timnas U-19 itu masih tipis meleset di samping gawang Persikoba.
Lima menit kemudian, giliran Dimas Drajad membuang peluang menggandakan pundi keunggulan Timnas U-19. Tinggal berhadapan dengan kiper, sepakan ujung tombak Skuat Garuda ini justru menyamping dari gawang Persikoba.
Persikoba sendiri bukan tanpa peluang di babak kedua ini. Menit 74, M Farouq memiliki peluang emas setelah lolos dari kawalan lini belakang Timnas U-19. Namun, tendangan kerasnya masih melenceng dari gawang Timnas.
Sepanjang sisa laga, Skuat Garuda Jaya terus mengurung pertahanan Persikoba. Namun, tak ada gol tambahan tercipta. (den/dzi)
Timnas U-19, yang di laga ini didominasi pemain cadangan, menunjukkan pola permainan khas mereka. Meski tak mulus, pola Pepepa andalan anak asuh Indra Sjafri mampu merepotkan pemain Persikoba.
Laga berjalan lima menit baru pemain Persikoba bisa mengendorkan serangan lawan. Namun, upaya anak asuh Samsul Riadi untuk melancarkan serangan balik melalui Andika di menit 11, masih bisa dipatahkan Awan Seto Raharjo.
Usai peluang tersebut, Persikoba harus rela jadi bulan-bulanan serbuan penggawa Timnas U-19. Beberapa kali, barisan belakang Elang Putih -julukan Persikoba- jatuh bangun menghalau serbuan Dinan Yahdian dan Dimas Drajad.
Di babak kedua, Timnas U-19 kembali menekan pertahanan Persikoba. Untuk menambah daya dobrak, Indra Sjafri memasukkan Hargianto untuk mengisi posisi Ikhsan Kurniawan. Selain itu, Miftakhul Hamdi ditarik dan digantikan David Septian.
Perubahan komposisi ini membuahkan hasil manis di menit 53. Memanfaatkan kemelut di mulut gawang Persikoba, Dimas Drajad berhasil menceploskan bola ke gawang Ilham Husain.
Unggul satu gol, Timnas tak puas. Mereka terus mengurung pertahanan tuan rumah.
Menit 61, Hansamu Yama Pranata nyaris menambah keunggulan Skuat Garuda Jaya. Namun, sundulan palang pintu Timnas U-19 itu masih tipis meleset di samping gawang Persikoba.
Lima menit kemudian, giliran Dimas Drajad membuang peluang menggandakan pundi keunggulan Timnas U-19. Tinggal berhadapan dengan kiper, sepakan ujung tombak Skuat Garuda ini justru menyamping dari gawang Persikoba.
Persikoba sendiri bukan tanpa peluang di babak kedua ini. Menit 74, M Farouq memiliki peluang emas setelah lolos dari kawalan lini belakang Timnas U-19. Namun, tendangan kerasnya masih melenceng dari gawang Timnas.
Sepanjang sisa laga, Skuat Garuda Jaya terus mengurung pertahanan Persikoba. Namun, tak ada gol tambahan tercipta. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Alasan John Herdman Pilih Luke Vickery di Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 25 September 2026, 16:36
-
3 Pilar Timnas Indonesia yang Bisa Jadi Penentu Lawan Singapura
Tim Nasional 25 September 2026, 16:06
-
Kyohei Yoshino Makin Nyaman Jadi Bek Sayap Persija
Bola Indonesia 25 September 2026, 16:04
-
Tempat Menonton Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA Asean Cup 2026
Tim Nasional 25 September 2026, 16:00
-
Jorge Martin Punya 2 Modal Besar untuk Juara MotoGP yang Belum Dimiliki Marco Bezzecchi
Otomotif 25 September 2026, 15:54
-
Feri Yudoyono Sumbang Perunggu untuk Indonesia dari Balap Sepeda Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 25 September 2026, 15:50
-
Head-to-Head Indonesia vs Singapura: Rekor 60 Pertemuan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 di Vidio
Tim Nasional 25 September 2026, 15:26
-
Prediksi Inggris vs Spanyol 27 September 2026
Piala Eropa 25 September 2026, 15:10
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA Asean Cup 2026
Tim Nasional 25 September 2026, 15:00
-
Arsenal Cemas, Kai Havertz Cedera Hamstring Saat Bela Jerman
Liga Inggris 25 September 2026, 14:27
-
Prediksi Ceko vs Kroasia 27 September 2026
Piala Eropa 25 September 2026, 14:09
-
Singapura Bukan Lawan Mudah, Timnas Indonesia Diminta Tampil Disiplin dan Produktif
Tim Nasional 25 September 2026, 13:57
-
3 Syarat Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 25 September 2026, 13:27
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33







