Review: Dua Gol Irak Kandaskan Indonesia
Editor Bolanet | 19 November 2013 20:58
- Timnas Indonesia gagal memanfaatkan status tuan rumah untuk mendulang poin setelah kalah 0-2 dari Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (19/11) malam. Kekalahan ini sekaligus menutup harapan Skuat Garuda untuk lolos ke putaran final Piala Asia 2015.
Pada laga tersebut, pelatih Indonesia, Jacksen F Tiago melakukan beberapa perubahan dalam komposisi pemain. Beberapa pemain yang masuk starting eleven pada laga sebelumnya melawan China diistirahatkan pada laga tersebut.
Irak yang juga mengincar kemenangan pada laga tersebut mampu tampil dominan di babak pertama. Serangan demi serangan mampu dibangun oleh Ala'a Abdulzehra dkk untuk menggempur pertahanan Indonesia yang dikomandoi duet M Roby dan Fachruddin.
Benteng kokoh Indonesia yang beberapa kali mampu menghalau setiap serangan Irak akhirnya runtuh pada menit ke-27. Berawal dari sebuah kesalahan Ruben Sanadi saat mengantisipasi umpan silang Irak dari sisi kanan, Hammadi Ahmed Abdullah mampu memaksimalkannya menjadi gol lewat sundulan yang tak mampu diselamatkan I Made Wirawan.
Hanya butuh lima menit bagi Irak untuk menggandakan keunggulan. Kali ini giliran M Roby yang membuat kesalahan fatal di lini belakang. Sebuah pelanggarannya diganjar wasit dengan hukuman penalti. Kerrar Jasim yang maju sebagai algojo mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Dua gol Irak mampu memimpin hingga babak pertama usai.
Di babak kedua Irak tak juga menurunkan tempo permainan. Pada menit ke-47, Irak hampir kembali membobol gawang Indonesia. Beruntung serbuan Kerrar dari sisi kiri pertahanan Indonesia masih mampu diantisipasi M Roby.
Indonesia mulai menemukan ritme permainan setelah pertandingan memasuki menit ke-55. Beberapa kali peluang dari Boaz Solossa, Titus Bonai dan memaksa lini pertahanan Irak bekerja keras.
Selepas satu jam laga berjalan, Indonesia mulai tampil agresif dengan mengandalkan trio Samsul Arif, Boaz Solossa dan Titus Bonai di lini depan. Sedangkan Irak mulai konsentrasi di pertahanan dan melakukan serangan balik cepat dengan mengandalkan kecepatan Ahmed Abdullah dan Mohanad Karrar.
Mulai menemukan ritme permainan, Indonesia kembali melakukan perubahan untuk mengejar ketertinggalan. Gelandang bertahan, Ahmad Jufriyanto ditarik keluar dan digantikan pemain yang lebih bernaluri menyerang, Ahmad Bustomi.
Masuknya Bustomi membuat Indonesia mendominasi lini tengah. Pada menit ke-87, Indonesia mampu menciptakan sebuah peluang emas. Sayang Boaz Solossa gagal memaksimalkan umpan Taufiq tersebut untuk menjadi gol setelah kiper Irak, Hameed Farhan mampu menggagalkannya dengan baik.
Meski mampu mengambil alih kendali permainan, Skuat Merah Putih gagal mencetak gol dan harus mengakui ketangguhan Irak dengan skor 2-0 hingga pertandingan usai.
Dengan hasil tersebut, Indonesia semakin terpuruk di dasar klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Asia 2015 setelah hanya mampu meraih 1 poin dan menutup peluang Indonesia untuk lolos ke Australia 2015. Sementara Irak tetap berada di peringkat ketiga dengan raihan enam poin.
Susunan pemain Indonesia vs Irak.
: I Made Wirawan, Benny Wahyudi (Supardi), Fachrudin, M. Roby, Ruben Sanadi, Raphael Maitimo, Ahmad Jufriyanto (Ahmad Bustomi), Taufiq, Boaz Solossa, Samsul Arif, Zulham Zamrun (Titus Bonai).
: M.Hameed Farhan; M.Jabbar Arebat, Ali Adnan,Saif Salman (Saad Abdulameer), Salam Shakir, Ali Erhaima, Humam Tareq Faraj, Ala'a Abdulzehra, Hammadi Ahmed, Kerrar Jasim (Khalid Shalih), Mohanad Karrar. (bola/dzi)
Pada laga tersebut, pelatih Indonesia, Jacksen F Tiago melakukan beberapa perubahan dalam komposisi pemain. Beberapa pemain yang masuk starting eleven pada laga sebelumnya melawan China diistirahatkan pada laga tersebut.
Irak yang juga mengincar kemenangan pada laga tersebut mampu tampil dominan di babak pertama. Serangan demi serangan mampu dibangun oleh Ala'a Abdulzehra dkk untuk menggempur pertahanan Indonesia yang dikomandoi duet M Roby dan Fachruddin.
Benteng kokoh Indonesia yang beberapa kali mampu menghalau setiap serangan Irak akhirnya runtuh pada menit ke-27. Berawal dari sebuah kesalahan Ruben Sanadi saat mengantisipasi umpan silang Irak dari sisi kanan, Hammadi Ahmed Abdullah mampu memaksimalkannya menjadi gol lewat sundulan yang tak mampu diselamatkan I Made Wirawan.
Hanya butuh lima menit bagi Irak untuk menggandakan keunggulan. Kali ini giliran M Roby yang membuat kesalahan fatal di lini belakang. Sebuah pelanggarannya diganjar wasit dengan hukuman penalti. Kerrar Jasim yang maju sebagai algojo mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Dua gol Irak mampu memimpin hingga babak pertama usai.
Di babak kedua Irak tak juga menurunkan tempo permainan. Pada menit ke-47, Irak hampir kembali membobol gawang Indonesia. Beruntung serbuan Kerrar dari sisi kiri pertahanan Indonesia masih mampu diantisipasi M Roby.
Indonesia mulai menemukan ritme permainan setelah pertandingan memasuki menit ke-55. Beberapa kali peluang dari Boaz Solossa, Titus Bonai dan memaksa lini pertahanan Irak bekerja keras.
Selepas satu jam laga berjalan, Indonesia mulai tampil agresif dengan mengandalkan trio Samsul Arif, Boaz Solossa dan Titus Bonai di lini depan. Sedangkan Irak mulai konsentrasi di pertahanan dan melakukan serangan balik cepat dengan mengandalkan kecepatan Ahmed Abdullah dan Mohanad Karrar.
Mulai menemukan ritme permainan, Indonesia kembali melakukan perubahan untuk mengejar ketertinggalan. Gelandang bertahan, Ahmad Jufriyanto ditarik keluar dan digantikan pemain yang lebih bernaluri menyerang, Ahmad Bustomi.
Masuknya Bustomi membuat Indonesia mendominasi lini tengah. Pada menit ke-87, Indonesia mampu menciptakan sebuah peluang emas. Sayang Boaz Solossa gagal memaksimalkan umpan Taufiq tersebut untuk menjadi gol setelah kiper Irak, Hameed Farhan mampu menggagalkannya dengan baik.
Meski mampu mengambil alih kendali permainan, Skuat Merah Putih gagal mencetak gol dan harus mengakui ketangguhan Irak dengan skor 2-0 hingga pertandingan usai.
Dengan hasil tersebut, Indonesia semakin terpuruk di dasar klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Asia 2015 setelah hanya mampu meraih 1 poin dan menutup peluang Indonesia untuk lolos ke Australia 2015. Sementara Irak tetap berada di peringkat ketiga dengan raihan enam poin.
Susunan pemain Indonesia vs Irak.
: I Made Wirawan, Benny Wahyudi (Supardi), Fachrudin, M. Roby, Ruben Sanadi, Raphael Maitimo, Ahmad Jufriyanto (Ahmad Bustomi), Taufiq, Boaz Solossa, Samsul Arif, Zulham Zamrun (Titus Bonai).
: M.Hameed Farhan; M.Jabbar Arebat, Ali Adnan,Saif Salman (Saad Abdulameer), Salam Shakir, Ali Erhaima, Humam Tareq Faraj, Ala'a Abdulzehra, Hammadi Ahmed, Kerrar Jasim (Khalid Shalih), Mohanad Karrar. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Timnas Futsal Indonesia vs Brasil: Sempat Beri Perlawanan, Garuda Tumbang 0-3
Tim Nasional 16 Oktober 2026, 07:14
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







