Review: Finishing Buruk, Indonesia-Vietnam Imbang
Editor Bolanet | 15 September 2012 17:32
- Finishing buruk membuat gagal menundukkan di laga uji coba yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (15/9).
Indonesia berhasrat untuk meraih kemenangan di laga kali ini, pasalnya hanya kemenangan yang bisa memperbaiki peringkat Garuda di rangking FIFA.
Namun hal itu seperti sedikit membebani, apalagi kedua tim juga tampil dengan yang sedang-sedang saja. Alhasil tak banyak peluang emas yang tercipta di babak pertama ini.
Indonesia memiliki dua peluang emas yang seharusnya mampu menjadi gol, yang pertama ketika sapuan pemain Vietnam membentur tiang gawang. Kemudian sontekan Vendry Mofu yang masih melenceng ketika memanfaatkan bola rebound.
Sementara Vietnam yang lebih banyak bertahan memiliki satu peluang emas melalui tendangan bebas, Nguyen Vu Phong, beruntung bola masih tipis di sisi kanan gawang Endra Prasetya.
Hingga turun minum, tak ada gol yang berhasil tercipta, kedua tim harus puas dengan hasil imbang tanpa gol di babak pertama ini.
Di babak kedua ini Indonesia langsung menggebrak, serangan langsung ditujukan ke jantung pertahanan Vietnam. Tusukan-tusukan pemain lincah Indonesia membuat lini belakang Vietnam kerepotan. Namun, finishing touch yang buruk membuat peluang emas menjadi terbuang.
Peluang terbaik Indonesia tercipta melalui tendangan keras kaki kiri Irfan Bachdim yang masih melayang di atas mistar gawang di menit ke-52. Sepuluh menit kemudian sontekan Pham Than Luong kembali tipis di sisi kanan gawang Endra.
Terus saja Indonesia buang buang peluang akibat finishing yang buruk. Dari segi permainan Indonesia sebenarnya lebih unggul, permainan satu dua sentuhan serta penguasaan bola Indonesia lebih baik dari Vietnam. Namun, ketika memasuki kotak penalti, peluang emas banyak yang terbuang.
Hingga peluit panjang ditiup oleh wasit, kedua tim tak mampu mencetak gol, Vietnam berhasil menahan imbang Indonesia dengan skor 0-0. Hasil yang kurang baik bagi Indonesia yang tengah berjuang memperbaiki peringkat.
:
Indonesia berhasrat untuk meraih kemenangan di laga kali ini, pasalnya hanya kemenangan yang bisa memperbaiki peringkat Garuda di rangking FIFA.
Namun hal itu seperti sedikit membebani, apalagi kedua tim juga tampil dengan yang sedang-sedang saja. Alhasil tak banyak peluang emas yang tercipta di babak pertama ini.
Indonesia memiliki dua peluang emas yang seharusnya mampu menjadi gol, yang pertama ketika sapuan pemain Vietnam membentur tiang gawang. Kemudian sontekan Vendry Mofu yang masih melenceng ketika memanfaatkan bola rebound.
Sementara Vietnam yang lebih banyak bertahan memiliki satu peluang emas melalui tendangan bebas, Nguyen Vu Phong, beruntung bola masih tipis di sisi kanan gawang Endra Prasetya.
Hingga turun minum, tak ada gol yang berhasil tercipta, kedua tim harus puas dengan hasil imbang tanpa gol di babak pertama ini.
Di babak kedua ini Indonesia langsung menggebrak, serangan langsung ditujukan ke jantung pertahanan Vietnam. Tusukan-tusukan pemain lincah Indonesia membuat lini belakang Vietnam kerepotan. Namun, finishing touch yang buruk membuat peluang emas menjadi terbuang.
Peluang terbaik Indonesia tercipta melalui tendangan keras kaki kiri Irfan Bachdim yang masih melayang di atas mistar gawang di menit ke-52. Sepuluh menit kemudian sontekan Pham Than Luong kembali tipis di sisi kanan gawang Endra.
Terus saja Indonesia buang buang peluang akibat finishing yang buruk. Dari segi permainan Indonesia sebenarnya lebih unggul, permainan satu dua sentuhan serta penguasaan bola Indonesia lebih baik dari Vietnam. Namun, ketika memasuki kotak penalti, peluang emas banyak yang terbuang.
Hingga peluit panjang ditiup oleh wasit, kedua tim tak mampu mencetak gol, Vietnam berhasil menahan imbang Indonesia dengan skor 0-0. Hasil yang kurang baik bagi Indonesia yang tengah berjuang memperbaiki peringkat.
:
Endra Prasetya, Wahyu Wiji, Hamdi Ramdhan, Vendri Mofu (Jajang Palimana), Okto Maniani (Nur Iskandar), Hengky Ardiles, Novan Setya, Samsul Arief (Titus Bonai), Irfan Bachdim, Taufiq, Ellie Aiboy (Hendra Bayauw)
:
Nguyen Thuan, Cao Sy, Nguyen Vu Phong, Nguyen Minh Duc (Nguyen Gia), Li Tan Tai, Dao Van Phong, Nguyen Viet Thang (Nguyen Quang), Pham Thanh Luong, Pham Nguyen Sa, Truong Dinh Luat, Nguyen Van Bien (bola/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Mees Hilgers di Heerenveen: Belum Pernah Dimainkan, Apa Alasan Sang Pelatih?
Tim Nasional 24 Oktober 2026, 18:04
-
Amar Brkic Langsung Bersinar di Borneo FC: Gol Perdana Tercipta di Panggung Asia
Bola Indonesia 23 Oktober 2026, 21:46
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







