Review: Garuda Jaya Sukses Balas Dendam
Editor Bolanet | 11 April 2014 22:36
- Timnas Indonesia U-19 sukses membalas kekalahan di pertemuan pertama melawan Oman U-19 di Stadion Sultan Qaboos, Muchat, Oman, Jumat (11/4/2014) malam dengan skor tipis 2-1.
Dua gol kemenangan timnas Indonesia U-19 masing-masing dicetak melalui eksekusi penalti Fatchu Rochman pada menit ke-64 dan sundulan Dimas Drajat pada menit ke-89. Sementara gol balasan Oman dicetak Muaadh Al Khaldi pada menit ke-75.
Garuda Jaya yang bertekad membalas kekalahan di pertemuan pertama melawan Oman tampil agresif sejak menit awal. Sebuah peluang dari Ilham Udin pada menit ke-14 menjadi peluang pertama Garuda Jaya. Sayang tendangannya masih melebar dari gawang Oman yang dikawal Bilal Al Bulushi.
Namun tiga menit setelah peluang tersebut, Oman membalas serangan yang hampir menjebol gawang Indonesia. Beruntung Ravi Murdianto masih sigap menepis peluang dari tendangan Marwan Al Siabi tersebut.
Usai peluang tersebut, kedua tim bergiliran menciptakan peluang. Pada menit ke-27, Oman menciptakan peluang melalui Abdullah Fawaz. Namun peluang tersebut mampu mengantisipasinya dengan sangat baik.
Sementara Indonesia sempat mendapatkan peluang pada menit ke-41 melalui Muchlis Hadi Ning. Sayang peluang tersebut masih mampu diantisipasi oleh Bilal Al Bulushi. Begitu pula peluang dari Evan Dimas pada menit ke-44 juga masih belum mampu menembus gawang Oman.
Setelah hanya mampu bermain imbang di babak pertama, Garuda Jaya mencoba tampil lebih agresif dan rapi dalam membangun serangan di babak kedua.
Serangan demi serangan yang dibangun Garuda Jaya akhirnya berbuah hasil pada menit ke-64. Sebuah handsball dari pemain belakang Oman di dalam kotak penalti, Fatchu Rochman yang maju sebagai eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Garuda Jaya unggul 1-0.
Tertinggal satu gol membuat Oman tampil lebih agresif. Hasilnya, pada menit ke-75 sebuah sundulan dari Muaadh Al Khaldi memanfaatkan tendangan sudut gagal diantisipasi oleh Ravi Murdianto. Skor pun menjadi imbang 1-1.
Perjuangan tak kenal lelah dan tekad membalas kekalahan di pertemuan pertama yang ditunjukkan Garuda Jaya akhirnya berbuah hasil pada menit ke-89.
Adalah Dimas Drajat yang baru masuk menjadi pahlawan Garuda Jaya lewat gol sundulannya yang tak mampu diantisipasi oleh pertahanan Oman. Skor 2-1 ini pun bertahan hingga pertandingan usai. (bola/dzi)
Dua gol kemenangan timnas Indonesia U-19 masing-masing dicetak melalui eksekusi penalti Fatchu Rochman pada menit ke-64 dan sundulan Dimas Drajat pada menit ke-89. Sementara gol balasan Oman dicetak Muaadh Al Khaldi pada menit ke-75.
Garuda Jaya yang bertekad membalas kekalahan di pertemuan pertama melawan Oman tampil agresif sejak menit awal. Sebuah peluang dari Ilham Udin pada menit ke-14 menjadi peluang pertama Garuda Jaya. Sayang tendangannya masih melebar dari gawang Oman yang dikawal Bilal Al Bulushi.
Namun tiga menit setelah peluang tersebut, Oman membalas serangan yang hampir menjebol gawang Indonesia. Beruntung Ravi Murdianto masih sigap menepis peluang dari tendangan Marwan Al Siabi tersebut.
Usai peluang tersebut, kedua tim bergiliran menciptakan peluang. Pada menit ke-27, Oman menciptakan peluang melalui Abdullah Fawaz. Namun peluang tersebut mampu mengantisipasinya dengan sangat baik.
Sementara Indonesia sempat mendapatkan peluang pada menit ke-41 melalui Muchlis Hadi Ning. Sayang peluang tersebut masih mampu diantisipasi oleh Bilal Al Bulushi. Begitu pula peluang dari Evan Dimas pada menit ke-44 juga masih belum mampu menembus gawang Oman.
Setelah hanya mampu bermain imbang di babak pertama, Garuda Jaya mencoba tampil lebih agresif dan rapi dalam membangun serangan di babak kedua.
Serangan demi serangan yang dibangun Garuda Jaya akhirnya berbuah hasil pada menit ke-64. Sebuah handsball dari pemain belakang Oman di dalam kotak penalti, Fatchu Rochman yang maju sebagai eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Garuda Jaya unggul 1-0.
Tertinggal satu gol membuat Oman tampil lebih agresif. Hasilnya, pada menit ke-75 sebuah sundulan dari Muaadh Al Khaldi memanfaatkan tendangan sudut gagal diantisipasi oleh Ravi Murdianto. Skor pun menjadi imbang 1-1.
Perjuangan tak kenal lelah dan tekad membalas kekalahan di pertemuan pertama yang ditunjukkan Garuda Jaya akhirnya berbuah hasil pada menit ke-89.
Adalah Dimas Drajat yang baru masuk menjadi pahlawan Garuda Jaya lewat gol sundulannya yang tak mampu diantisipasi oleh pertahanan Oman. Skor 2-1 ini pun bertahan hingga pertandingan usai. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Austria, 3 Juli 2026
Piala Dunia 2 Juli 2026, 22:56
-
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Austria: Yamal Siap Pimpin La Roja
Piala Dunia 2 Juli 2026, 15:47
-
Anti Ribet! Shopee Luncurkan Layanan Belanja Instan 1 Jam Tiba
Lain Lain 2 Juli 2026, 15:24
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41












