Review: Hasil Imbang Awali Perjalanan Timnas U-19 di Brunei
Editor Bolanet | 8 Agustus 2014 17:02
- Hasil imbang mengawali perjalanan Timnas U-19 di Hassanal Bolkiah Trophy 2014. Bertemu Malaysia B U-21, tim Garuda Jaya tertahan tanpa gol di Track and Field Sports Complex, Bandar Seri Begawan, Jumat (8/08).
Meski hanyalah turnamen pemanasan sebelum ke AFC U-19 2014, Indonesia tetap tampil ngotot sejak menit awal. Lebih-lebih lawan adalah Malaysia yang merupakan musuh bebuyutan.
Timnas U-19 lebih dulu mendapatkan peluang emasnya. Saat laga baru berjalan empat menit, Ilham Udin Armayn lepas di sisi kiri dan tinggal berhadapan one on one dengan kiper Malaysia. Sayang tendangannya masih menyamping di kiri gawang.
Namun berikutnya, Malaysia lah yang mendapatkan lebih banyak peluang. Terutama dari eksekusi bola-bola mati. Seperti free kick Mohd Ramzi Sufian pada menit ke-18. Beruntung Ravi Murdianto masih sigap mengamankan gawangnya.
Malaysia lebih banyak mendominasi jalannya laga babak pertama. Namun demikian skor imbang tanpa gol mengiringi kedua tim menuju ruang ganti.
Timnas U-19 mencoba keluar dari tekanan di babak kedua. Cukup sukses, terutama setelah Indra Sjafri memasukkan masuk menggantikan Muhammad Hargianto di menit ke-53.
Pada menit ke-57, Muchlis Hadi mendapatkan peluang terbaik bagi Indonesia. Menerima sodoran Evan Dimas, ia menempatkan bola ke tiang jauh. Sayang masih tipis di sudut kanan gawang
Evan kembali menebar ancaman selang delapan menit kemudian. Setelah melakukan umpan satu dua dengan Muchlis, ia mengirimkan bola ke tengah kotak. Namun, Ilham kurang cepat dalam menerima bola tersebut.
Peluang demi peluang didapatkan Indonesia yang memegang kendali di babak kedua ini. Tapi, hingga laga yang mendapatkan injury time empat menit ini usai, tak ada gol yang tercipta. Kedua tim pun harus puas dengan hasil imbang tanpa gol. (bola/fjr)
Meski hanyalah turnamen pemanasan sebelum ke AFC U-19 2014, Indonesia tetap tampil ngotot sejak menit awal. Lebih-lebih lawan adalah Malaysia yang merupakan musuh bebuyutan.
Timnas U-19 lebih dulu mendapatkan peluang emasnya. Saat laga baru berjalan empat menit, Ilham Udin Armayn lepas di sisi kiri dan tinggal berhadapan one on one dengan kiper Malaysia. Sayang tendangannya masih menyamping di kiri gawang.
Namun berikutnya, Malaysia lah yang mendapatkan lebih banyak peluang. Terutama dari eksekusi bola-bola mati. Seperti free kick Mohd Ramzi Sufian pada menit ke-18. Beruntung Ravi Murdianto masih sigap mengamankan gawangnya.
Malaysia lebih banyak mendominasi jalannya laga babak pertama. Namun demikian skor imbang tanpa gol mengiringi kedua tim menuju ruang ganti.
Timnas U-19 mencoba keluar dari tekanan di babak kedua. Cukup sukses, terutama setelah Indra Sjafri memasukkan masuk menggantikan Muhammad Hargianto di menit ke-53.
Pada menit ke-57, Muchlis Hadi mendapatkan peluang terbaik bagi Indonesia. Menerima sodoran Evan Dimas, ia menempatkan bola ke tiang jauh. Sayang masih tipis di sudut kanan gawang
Evan kembali menebar ancaman selang delapan menit kemudian. Setelah melakukan umpan satu dua dengan Muchlis, ia mengirimkan bola ke tengah kotak. Namun, Ilham kurang cepat dalam menerima bola tersebut.
Peluang demi peluang didapatkan Indonesia yang memegang kendali di babak kedua ini. Tapi, hingga laga yang mendapatkan injury time empat menit ini usai, tak ada gol yang tercipta. Kedua tim pun harus puas dengan hasil imbang tanpa gol. (bola/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















