Review: Indonesia ke Semifinal Al-Nakba
Editor Bolanet | 20 Mei 2012 00:46
- bermain imbang 1-1 melawan di pertandingan terakhir babak penyisihan Grup B Al-Nakba Cup 2012, Sabtu (19/5), dan memastikan satu tiket ke semifinal.
Kemenangan 2-0 atas Mauritania di pertandingan pertama mendekatkan langkah Indonesia ke babak empat besar. Untuk mewujudkannya, tim Garuda wajib menang atas Kurdistan, sang pemimpin klasemen yang juga menang di pertandingan pertamanya dengan produktivitas gol lebih baik (3-1).
Jika hasilnya ternyata imbang atau kalah, Indonesia tetap bisa lolos, yaitu dengan status runner-up terbaik. Syaratnya, selisih gol tidak boleh lebih dari satu.
Satu pertanyaan mengemuka di benak para pecinta bola tanah air menjelang laga penentuan ini. Sudahkah pelatih Nil Maizar membenahi koordinasi permainan Irfan Bachdim dan kawan-kawan, yang meski menang dua gol tanpa balas, namun berulang kali tertekan dan sering melakukan kesalahan operan saat melawan Mauritania?
Gawang Indonesia bergetar terlebih dahulu pada menit ke-17, tetapi Indonesia berhasil menyamakan kedudukan lewat Titus Bonai hanya satu menit setelah gol pembuka Kurdistan itu tercipta.
Skor 1-1 di babak pertama bertahan sampai jeda, bahkan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil imbang ini tidak didapat dengan mudah. Sejak menit awal babak kedua, lini pertahanan Indonesia mendapatkan tekanan bertubi-tubi dari Kurdistan. Secara keseluruhan, permainan Indonesia masih menyisakan sejumlah catatan. Salah satunya adalah minimnya pemain kreatif di lini tengah yang bisa diandalkan untuk membongkar pertahanan lawan, baik dengan speed, operan maupun pergerakan tanpa bolanya.
Terlepas dari itu semua, Indonesia dipastikan finis sebagai runner-up Grup B di bawah Kurdistan dan akan menghadapi pemenang Grup C, atau , dalam pertandingan semifinal yang akan digelar pada 22 Mei mendatang. (bola/gia)
Kemenangan 2-0 atas Mauritania di pertandingan pertama mendekatkan langkah Indonesia ke babak empat besar. Untuk mewujudkannya, tim Garuda wajib menang atas Kurdistan, sang pemimpin klasemen yang juga menang di pertandingan pertamanya dengan produktivitas gol lebih baik (3-1).
Jika hasilnya ternyata imbang atau kalah, Indonesia tetap bisa lolos, yaitu dengan status runner-up terbaik. Syaratnya, selisih gol tidak boleh lebih dari satu.
Satu pertanyaan mengemuka di benak para pecinta bola tanah air menjelang laga penentuan ini. Sudahkah pelatih Nil Maizar membenahi koordinasi permainan Irfan Bachdim dan kawan-kawan, yang meski menang dua gol tanpa balas, namun berulang kali tertekan dan sering melakukan kesalahan operan saat melawan Mauritania?
Gawang Indonesia bergetar terlebih dahulu pada menit ke-17, tetapi Indonesia berhasil menyamakan kedudukan lewat Titus Bonai hanya satu menit setelah gol pembuka Kurdistan itu tercipta.
Skor 1-1 di babak pertama bertahan sampai jeda, bahkan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil imbang ini tidak didapat dengan mudah. Sejak menit awal babak kedua, lini pertahanan Indonesia mendapatkan tekanan bertubi-tubi dari Kurdistan. Secara keseluruhan, permainan Indonesia masih menyisakan sejumlah catatan. Salah satunya adalah minimnya pemain kreatif di lini tengah yang bisa diandalkan untuk membongkar pertahanan lawan, baik dengan speed, operan maupun pergerakan tanpa bolanya.
Terlepas dari itu semua, Indonesia dipastikan finis sebagai runner-up Grup B di bawah Kurdistan dan akan menghadapi pemenang Grup C, atau , dalam pertandingan semifinal yang akan digelar pada 22 Mei mendatang. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar 7 Pemain Timnas Indonesia yang Berlaga di Eredivisie 2026/2027
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 17:58
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












