Review: Tersungkur, Indonesia Gagal Gondol Emas
Editor Bolanet | 21 Desember 2013 21:56
- Timnas Indonesia U-23 akhirnya gagal meraih emas setelah dikalahkan di partai final SEA Games 2013 Myanmar di Stadion Zeyar Thiri Stadium, Naypyitaw (21/12).
Untuk laga ini, pelatih Rahmad Darmawan menurunkan tim yang hampir sama dengan kala melawan Malaysia di babak semifinal. Satu perubahan terjadi di lini tengah di mana pos Egi Melgiansyah kini ditempati oleh Dedi Kusnandar. Sementara Yandi Sofyan tetap akan menjadi andalan di lini depan
Di awal-awal laga, kedua tim masih bermain secara hati-hati. Thailand memiliki peluang emas di menit ke-8 ketika tendangan Pokklaw A Nan dari luar kotak 16 masih bisa ditepis oleh penjaga gawang Indonesia, Kurnia Meiga Hermansyah.
Garuda Muda membalas lewat peluang yang diperoleh Ramdani Lestaluhu di menit ke-12. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih bisa dibendung kiper Thailand, Kawin Thamsatchanan.
Indonesia kembali mendapat tekanan di menit 19 kala Adisak Kraisorn melepaskan tendangan dari luar kotak terlarang. Namun Kurnia Meiga masih cekatan menangkap bola tendangan tersebut.
Thailand akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit 21 setelah Sarawut Masuk lolos dari pengawalan Diego Michiels. Mendapat umpan terobosan, Sarawut mampu menaklukkan Kurnia Meiga lewat tendangan chip. 1-0 untuk keunggulan Negeri Gajah Putih.
Indonesia beberapa kali mendapat peluang untuk membahayakan pertahanan Thailand. Namun beberapa kali percobaan lewat crossing dari kedua sisi sayap masih gagal menyamakan kedudukan karena para bek Thailand bermain sangat disiplin.
Thailand pun beberapa kali merepotkan lini pertahanan Indonesia, namun hingga babak pertama usai tak ada lagi gol yang tercipta. Skor 0-1 untuk Thailand menutup interval pertama.
Kembali dari kamar ganti, Indonesia mencoba mengambil inisiatif permainan. Beberapa pergerakan berbahaya dilakukan oleh Ramdani dan Bayu Gatra dari kedua sisi sayap.
Indonesia memperoleh peluang untuk menyamakan kedudukan di menit ke-59 kala Fandi Eko Utomo dijatuhkan tipis di luar kotak penalti. Sayang, tendangan bebas yang dilepas Andri Ibo masih membentur pagar yang dibangun Thailand.
Di menit 75, Ramdani memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Tendangannya memanfaatkan kemelut di depan gawang Kawin masih menyamping tipis di sebelah kanan gawang Thailand.
Indonesia lagi-lagi memiliki beberapa peluang emas lewat pemain pengganti, Ferinando Pahabol di 10 menit terakhir laga. Sayang, pemain asal Papua itu masih belum beruntung.
Kedudukan 0-1 pun bertahan hingga laga berakhir. Dengan hasil ini, Thailand berhak menggondol medali emas SEA Games kali iji, sementara Garuda Muda harus puas dengan medali perak.
Susunan pemain:
: Meiga; Alfin, Syaifuddin, Manahati (Andri Ibo 57), Diego; Dedi, Pellu (Dendi 80); Bayu, Fandi, Ramdani; Yandi (Pahabol 70).
: Kawin; Daosawang, Boonyong, Sakolwach, Theerathon; Thitipan (Chananan 62), Charyl; Sarawut (Tanaboon) 88), Thawikan, Pokklaw; Adisak. (bola/pra)
Untuk laga ini, pelatih Rahmad Darmawan menurunkan tim yang hampir sama dengan kala melawan Malaysia di babak semifinal. Satu perubahan terjadi di lini tengah di mana pos Egi Melgiansyah kini ditempati oleh Dedi Kusnandar. Sementara Yandi Sofyan tetap akan menjadi andalan di lini depan
Di awal-awal laga, kedua tim masih bermain secara hati-hati. Thailand memiliki peluang emas di menit ke-8 ketika tendangan Pokklaw A Nan dari luar kotak 16 masih bisa ditepis oleh penjaga gawang Indonesia, Kurnia Meiga Hermansyah.
Garuda Muda membalas lewat peluang yang diperoleh Ramdani Lestaluhu di menit ke-12. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih bisa dibendung kiper Thailand, Kawin Thamsatchanan.
Indonesia kembali mendapat tekanan di menit 19 kala Adisak Kraisorn melepaskan tendangan dari luar kotak terlarang. Namun Kurnia Meiga masih cekatan menangkap bola tendangan tersebut.
Thailand akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit 21 setelah Sarawut Masuk lolos dari pengawalan Diego Michiels. Mendapat umpan terobosan, Sarawut mampu menaklukkan Kurnia Meiga lewat tendangan chip. 1-0 untuk keunggulan Negeri Gajah Putih.
Indonesia beberapa kali mendapat peluang untuk membahayakan pertahanan Thailand. Namun beberapa kali percobaan lewat crossing dari kedua sisi sayap masih gagal menyamakan kedudukan karena para bek Thailand bermain sangat disiplin.
Thailand pun beberapa kali merepotkan lini pertahanan Indonesia, namun hingga babak pertama usai tak ada lagi gol yang tercipta. Skor 0-1 untuk Thailand menutup interval pertama.
Kembali dari kamar ganti, Indonesia mencoba mengambil inisiatif permainan. Beberapa pergerakan berbahaya dilakukan oleh Ramdani dan Bayu Gatra dari kedua sisi sayap.
Indonesia memperoleh peluang untuk menyamakan kedudukan di menit ke-59 kala Fandi Eko Utomo dijatuhkan tipis di luar kotak penalti. Sayang, tendangan bebas yang dilepas Andri Ibo masih membentur pagar yang dibangun Thailand.
Di menit 75, Ramdani memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Tendangannya memanfaatkan kemelut di depan gawang Kawin masih menyamping tipis di sebelah kanan gawang Thailand.
Indonesia lagi-lagi memiliki beberapa peluang emas lewat pemain pengganti, Ferinando Pahabol di 10 menit terakhir laga. Sayang, pemain asal Papua itu masih belum beruntung.
Kedudukan 0-1 pun bertahan hingga laga berakhir. Dengan hasil ini, Thailand berhak menggondol medali emas SEA Games kali iji, sementara Garuda Muda harus puas dengan medali perak.
Susunan pemain:
: Meiga; Alfin, Syaifuddin, Manahati (Andri Ibo 57), Diego; Dedi, Pellu (Dendi 80); Bayu, Fandi, Ramdani; Yandi (Pahabol 70).
: Kawin; Daosawang, Boonyong, Sakolwach, Theerathon; Thitipan (Chananan 62), Charyl; Sarawut (Tanaboon) 88), Thawikan, Pokklaw; Adisak. (bola/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persebaya Surabaya vs Madura United: Bajul Ijo Menang 3-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 20:57
-
Hasil Liverpool vs Brighton: The Reds Menang 2-0, Pangkas Jarak di Papan Atas
Liga Inggris 25 Oktober 2026, 23:00
-
Hasil Man Utd vs Bournemouth: Setan Merah Dibantai 0-3 di Old Trafford
Liga Inggris 25 Oktober 2026, 22:57
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





