Roy Suryo: Lawan Belanda Bukan Soal Menang Kalah
Editor Bolanet | 8 Juni 2013 00:58
- Roy Suryo tak ambil pusing terkait kekalahan Timnas Indonesia dalam laga uji coba melawan Belanda, Jumat (07/6). Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga itu, yang terpenting dalam laga yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut, adalah pelajaran yang bisa diambil para pemain.
Sedari awal saya selalu katakan ini bukan masalah menang atau kalah. Pertandingan ini untuk melatih diri dan membuat kita sadar bahwa memang Indonesia masih harus banyak belajar, ujar Roy Suryo, usai pertandingan.
Memang di laga ini kita beda kelas. Rangking 170 dengan rangking sepuluh besar tentu saja lain. Tapi ini setidaknya agar anak-anak bisa tahu, PSSI bisa tahu bahwa banyak yang harus ditingkatkan lagi, sambungnya.
Namun demikian, Roy sendiri mengaku kurang puas dengan hasil akhir yang diraih besutan Jacksen F Tiago ini. Pasalnya, di babak pertama, Indonesia sudah mampu mengimbangi De Oranje, namun justru kedodoran di babak kedua dan harus kalah tiga gol tanpa balas.
Terus terang saja, kalau dikatakan puas atau tidak, saya tidak puas. Bayangan kita, kita kalah tidak banyak. Tapi ini kita kalah cukup banyak, Roy Suryo menandaskan.
Dalam pertandingan sebelumnya, yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Indonesia harus menyerah tiga gol tanpa balas dari De Oranje. Tiga gol anak asuh Louis van Gaal ini dicetak Siem de Jong pada menit 57 dan 67. Arjen Robben memantapkan kemenangan Belanda melalui solo run-nya di menit 90.[initial]
(den/dzi)
Sedari awal saya selalu katakan ini bukan masalah menang atau kalah. Pertandingan ini untuk melatih diri dan membuat kita sadar bahwa memang Indonesia masih harus banyak belajar, ujar Roy Suryo, usai pertandingan.
Memang di laga ini kita beda kelas. Rangking 170 dengan rangking sepuluh besar tentu saja lain. Tapi ini setidaknya agar anak-anak bisa tahu, PSSI bisa tahu bahwa banyak yang harus ditingkatkan lagi, sambungnya.
Namun demikian, Roy sendiri mengaku kurang puas dengan hasil akhir yang diraih besutan Jacksen F Tiago ini. Pasalnya, di babak pertama, Indonesia sudah mampu mengimbangi De Oranje, namun justru kedodoran di babak kedua dan harus kalah tiga gol tanpa balas.
Terus terang saja, kalau dikatakan puas atau tidak, saya tidak puas. Bayangan kita, kita kalah tidak banyak. Tapi ini kita kalah cukup banyak, Roy Suryo menandaskan.
Dalam pertandingan sebelumnya, yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Indonesia harus menyerah tiga gol tanpa balas dari De Oranje. Tiga gol anak asuh Louis van Gaal ini dicetak Siem de Jong pada menit 57 dan 67. Arjen Robben memantapkan kemenangan Belanda melalui solo run-nya di menit 90.[initial]
(den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
-
Como Bergerak di Bursa Transfer: Kaiki Mendekat, Sergi Roberto Pergi
Liga Italia 20 Juni 2026, 05:12
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Australia: Folarin Balogun
Piala Dunia 20 Juni 2026, 04:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
















