School of Excellence, Progam yang Disiapkan PSSI untuk Hentikan Naturalisasi Pemain
Asad Arifin | 18 Februari 2022 14:22
Bola.net - PSSI memastikan tidak akan bergantung pada pemain naturalisasi terus-menerus di masa depan. Bersama Kemenpora, saat ini PSSI tengah menyiapkan program pembinaan pemain yang disebut dengan istilah School of Excellence.
PSSI kini mengajukan naturalisasi untuk dua pemain sepak bola, Sandy Walsh dan Jordi Amat. Keduanya punya keturunan dari Indonesia. Mereka nantinya akan diproyeksikan untuk membela Timnas Indonesia.
Sembari melakukan proses naturalisasi pemain keturunan. PSSI disebut tengah menyiapkan program yang bisa digunakan sebagai cetak biru pembinaan pemain sepak bola muda di Indonesia.
Lantas, apa yang dimaksud dengan School of Excellence dan seperti apa bentuknya? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Apa itu School of Excellence?
Wacana tentang School of Excellence keluar dari anggota Komite Eksekutif PSSI, Hasani Abdulgani di kanal Youtube Tommy Desky belum lama ini. Program ini belum diluncurkan, tapi kini tengah dalam proses.
"Setiap provinsi harus ada School of Excellence, pemain yang keluar nantinya secara etika dia sudah benar, dari sisi skill juga begitu. Nanti lapangannya sudah standar FIFA. Tapi ini dalam proses," ujarnya.
Merujuk ke Belgia dan Jerman

Hasani bahkan menggambarkan kondisi pembinaan akar rumput di Indonesia layaknya hutan. Para pemain sepak bola nasional memang terus ada dari tahun ke tahun. Namun, mereka layaknya tanaman liar di hutan.
"Kelemahan kita adalah di grassroot, kita penelitian Belgia dan Jerman. Di Jerman setelah gagal di Piala Dunia, ada program itu mencetak pemain yang dari level sangat pemula," jelas Hasani.
"Di Indonesia nggak ada, seperti di hutan pemain itu tumbuh sendiri saja. Indonesia seperti itu, tumbuh tapi Jerman memakai teknologi akhirnya menemukan pemain yang benar-benar matang," tandasnya.
Tidak Matikan SSB
Lebih lanjut, Hasani Abdulgani menyatakan program ini nantinya tidak akan mematikan peran Sekolah Sepak Bola (SSB) yang selama ini jadi salah satu tempat membina pemain muda.
Justru nantinya SSB bakal dijadikan rekanan bagi School of Excellence itu. Para pemain dari SSB akan dibina di tempat itu untuk menjadi jauh lebih baik.
"Ini bukan jadi momok SSB tapi jadi partner. Pemain SSB terbaik dari sebuah Provinsi kita ambil kita godok disitu. Mudah-mudahan disetujui pemerintah. Jadi kami tidak hanya pikirkan program naturalisasi," tegas Hasani.
Disadur dari Bola.com: Hery Kurniawan/Wiwig Prayugi, 18 Februari 2022
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Ngopi Bareng Shin Tae-yong, Exco PSSI Ceritakan Isi Pertemuannya
Merapat ke Tokyo Verdy, Pratama Arhan Harus Bersaing Dengan Dua Pemain Lain Untuk Raih Posisi Inti
Berkah Pratama Arhan, Followers Instagram Tokyo Verdy Lampaui Klub-klub Elite Jepang
Main di Jepang, Asisten Shin Tae-yong Beri Petuah ke Pratama Arhan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Resmi Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2027
Liga Italia 24 Juli 2026, 05:14
-
Sah! Elliot Anderson Resmi Berseragam Manchester City
Liga Inggris 24 Juli 2026, 05:00
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













