Setelah Persipura, Giliran Persisam Tolak Lepas Pemain ke Timnas
Editor Bolanet | 10 Januari 2013 20:41
- Tak hanya Persipura Jayapura yang enggan melepas pemain ke timnas Indonesia. Langkah penolakan tersebut juga diikuti oleh Persisam Samarinda yang melarang pemainnya memenuhi panggilan PSSI.
Penolakan ini disampaikan oleh Presiden Direktur Persisam Putra Samarinda, Harbiansyah Hanafiah. Menurutnya, Persisam akan memberikan izin bila penanganan timnas sepakbola sudah diambil alih oleh pemerintah dalam hal ini KONI Pusat.
Kami sudah tahu kualitas pengurus PSSI yang sekarang, kecuali Pemerintah yang punya program baru kami akan melepaskan pemain, jelas Harbiansyah.
Selain menyatakan keberatannya melepas pemain ke timnas, Harbiansyah juga menegaskan bahwa melepas pemain untuk mengikuti training center yang diadakan PSSI adalah sia-sia.
Kalau timnas ditangani secara serius oleh pemerintah, sudah pasti kami akan berpandangan berbeda, karena demi Republik, namun bila ditangani oleh struktur yang salah, maka sangat percuma saja, katanya.
Ketika disinggung mengenai kemungkinan akan adanya sanksi yang diberikan kepada klub, Harbianysah mengaku tak akan mempersoalkannya. Karena ISL sebelumnya telah dianggap liga ilegal oleh PSSI.
Mau disanksi, ya disanksi saja, karena kami bukan anggota dari mereka, katanya kami ini dianggap liga tarkam, ya tidak menjadi soal yang penting antusias hiburan untuk masyarakat masih cukup tinggi di Liga Super, tandasnya. (ant/dzi)
Penolakan ini disampaikan oleh Presiden Direktur Persisam Putra Samarinda, Harbiansyah Hanafiah. Menurutnya, Persisam akan memberikan izin bila penanganan timnas sepakbola sudah diambil alih oleh pemerintah dalam hal ini KONI Pusat.
Kami sudah tahu kualitas pengurus PSSI yang sekarang, kecuali Pemerintah yang punya program baru kami akan melepaskan pemain, jelas Harbiansyah.
Selain menyatakan keberatannya melepas pemain ke timnas, Harbiansyah juga menegaskan bahwa melepas pemain untuk mengikuti training center yang diadakan PSSI adalah sia-sia.
Kalau timnas ditangani secara serius oleh pemerintah, sudah pasti kami akan berpandangan berbeda, karena demi Republik, namun bila ditangani oleh struktur yang salah, maka sangat percuma saja, katanya.
Ketika disinggung mengenai kemungkinan akan adanya sanksi yang diberikan kepada klub, Harbianysah mengaku tak akan mempersoalkannya. Karena ISL sebelumnya telah dianggap liga ilegal oleh PSSI.
Mau disanksi, ya disanksi saja, karena kami bukan anggota dari mereka, katanya kami ini dianggap liga tarkam, ya tidak menjadi soal yang penting antusias hiburan untuk masyarakat masih cukup tinggi di Liga Super, tandasnya. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi Gabung Millwall, Elkan Baggott Bidik Promosi ke Premier League
Liga Inggris 16 Juli 2026, 18:12
-
Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 13:30
-
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:37
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













