Shaun Evans, Wasit Yang Akan Selalu Diingat Publik Indonesia
Asad Arifin | 24 Agustus 2018 20:06
- Kinerja wasit Shaun Evans Robert jadi sorotan. Beberapa keputusan Evans pada laga Timnas Indonesia U-23 melawan Uni Emirat Arab [UEA] dinilai oleh publik Indonesia bisa diperdebatkan.
Indonesia berjumpa UEA pada babak 16 besar Asian Games 2018, Jum'at (24/8) sore WIB di Stadion Wibawa Mukti. Pada laga ini, Indonesia kalah lewat babak adu penalti. Pada waktu normal dan tambahan waktu, kedudukan imbang 2-2.
Nama Evans sudah tidak asing lagi bagi publik sepakbola Indonesia. Wasit asal Australia tersebut pernah memimpin kompetisi Liga 1 pada musim 2017 yang lalu. Jadi, Evans sudah tidak asing dengan sepakbola Indonesia.
Keputusan kontroversi pertama Evans, di laga Indonesia vs UEA, terjadi pada menit ke-32. Saat itu, ada dorongan pemain UEA pada Hansamu Yama. Tapi, Evans bergeming. Dia justru memberi kartu kuning pada Hansamu karena dinilai protes terlalu keras.
Selanjutnya, Evans memberikan UEA penalti pada menit ke-64. Wasit berusia 38 tahun menilai Hansamu melanggar Shahee Aldarmki. Tapi, dalam tayangan ulang terlihat jika kontak antara Hansamu dengan Shahee cukup minimal.
Evans tercatat memberikan dua penalti untuk UEA. Kepada para pemain Timnas Indonesia U-23, Evans memberikan tiga kartu kuning yakni untuk Hansamu, Septian David dan Saddil Ramdani.
Beberapa kali pemain UEA melakukan aksi keras pada pemain Timnas Indonesia U-23, tapi Evans bergeming. Termasuk, saat hanya memberikan kartu kuning ketika Ilhamudin dijatuhkan oleh Ganim pada menit 109. Padalah, posisi Ilham sudah di ruang kosong dan pelanggaran sangat keras.
Tak sampai di situ, Evans juga memberi kartu merah pada asisten pelatih Bima Sakti. Bima pun tidak bisa mendampingi perjuangan Garuda Muda di tepi lapangan hingga laga usai. Dan, Timnas Indonesia U-23 pun harus tersingkir dari Asian Games 2018.
Kontroversi Sejak di Liga 1

Evans menjadi satu dari sekian wasit asing yang didatangkan untuk memimpin Liga 1 musim 2017 lalu. Catatan yang paling kontroversial adalah saat dia memimpin laga antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung.
Pada laga yang berlangsung di Stadion Manahan, 3 November 2017, Evans membuat keputusan yang bakal selalu diingat oleh publik Indonesia. Evans memberi kartu merah pada Vladimir Vujovic pada menit ke-82. Kemudian dia memutuskan laga selesai ketika pemain Persib berada di tepi lapangan sebagai bentuk protes.
Sebelumnya, Evans juga tidak mengesahkan gol yang dicetak oleh Ezechiel N'Douassel. Evans menilai bola sundulan Ezechiel belum masuk ke dalam gawang, meski dalam tayangan ulang sudah jelas masuk ke gawang.
*Update terkini Asian Games 2018 mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di sini.(bola/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Agenda Timnas Indonesia 2026: Ada FIFA Series dan Piala AFF
Tim Nasional 17 Desember 2025, 10:43
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
LATEST UPDATE
-
Arsenal vs Man City, Perebutan Gelar Premier League Makin Panas
Liga Inggris 20 April 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 20 April 2026, 05:17
-
Man of the Match Juventus vs Bologna: Jonathan David
Liga Italia 20 April 2026, 04:08
-
Man of the Match Verona vs Milan: Adrien Rabiot
Liga Italia 20 April 2026, 02:31
-
Man of the Match Everton vs Liverpool: Virgil van Dijk
Liga Inggris 20 April 2026, 02:18
-
Man of the Match Manchester City vs Arsenal: Erling Haaland
Liga Inggris 20 April 2026, 02:04
-
Hasil Al Wasl vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo Pimpin Pesta Gol di Zabeel Stadium
Asia 19 April 2026, 23:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









