
Bola.net - FIFA resmi mengubah aturan kartu kuning untuk Piala Dunia 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi agar para pemain kunci tidak mudah terkena sanksi larangan bermain di fase penting.
Perubahan tersebut disahkan dalam rapat dewan FIFA pada hari Selasa (28/4/2026) kemarin. Regulasi baru itu selanjutnya akan diresmikan dalam Kongres FIFA di Vancouver, Kanada pada 30 April 2026.
Turnamen edisi kali ini juga mengalami perubahan besar dari sisi format. Jumlah peserta diperluas menjadi 48 negara, dan babak gugur tambahan berupa 32 besar langsung diperkenalkan. Konsekuensinya, jumlah pertandingan meningkat dan risiko akumulasi kartu ikut bertambah.
Ajang sepak bola terbesar ini dijadwalkan mulai bergulir pada 11 Juni. Tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, akan menjadi tuan rumah bersama hingga pertengahan Juli.
Sistem Pemutihan dalam Aturan Kartu Kuning Piala Dunia 2026

Pada aturan sebelumnya, pemutihan kartu hanya dilakukan satu kali setelah babak perempat final. Tujuannya sederhana, yakni memastikan pemain tidak absen di final akibat kartu yang didapat di semifinal.
Kini, FIFA memperkenalkan dua kali pemutihan selama turnamen berlangsung. Catatan kartu akan dihapus pertama kali setelah fase grup selesai, sehingga pemain bisa memasuki babak gugur tanpa beban akumulasi.
Perubahan ini disesuaikan dengan format kompetisi yang semakin panjang. Dengan begitu, satu kartu kuning tidak lagi membayangi pemain terlalu lama sejak fase awal.
Pemutihan kedua berlaku bagi pemain yang mengoleksi satu kartu kuning di tiga babak gugur awal. Jika tim berhasil mencapai semifinal, catatan tersebut akan dihapus, sehingga mereka tetap bisa tampil tanpa ancaman akumulasi.
Detail Sanksi Absen Laga Piala Dunia 2026
Meski ada pemutihan, aturan dasar tetap tidak berubah. Pemain tetap harus menjalani larangan satu pertandingan jika menerima dua kartu kuning dalam laga yang berbeda.
Sanksi juga berlaku bagi pemain yang mengumpulkan dua kartu di fase grup. Hal yang sama berlaku jika dua kartu didapat dalam tiga babak awal fase gugur, mulai dari 32 besar hingga perempat final.
Kebijakan ini disusun melalui evaluasi menyeluruh dari pihak penyelenggara. Tujuannya adalah menjaga keseimbangan antara disiplin permainan dan kualitas pertandingan.
Dengan aturan baru ini, risiko kehilangan pemain penting di laga penentuan bisa ditekan. Penonton pun tetap berkesempatan menyaksikan para pemain terbaik tampil hingga fase akhir.
Lonjakan Dana Partisipasi Peserta Piala Dunia 2026
Selain perubahan aturan, FIFA juga menaikkan nilai hadiah untuk para peserta. Dana partisipasi meningkat sekitar 15 persen dibanding edisi sebelumnya.
Total dana yang disiapkan kini mencapai sekitar 871 juta dolar. Setiap tim dipastikan menerima lebih dari 18 juta dolar sebagai bagian dari distribusi tersebut.
FIFA juga menaikkan dana persiapan tim menjadi 2,5 juta dolar per negara. Sementara itu, biaya untuk proses kualifikasi ikut meningkat hingga 10 juta dolar per tim.
Kenaikan ini diharapkan membantu setiap negara mempersiapkan diri dengan lebih baik. Dengan dukungan finansial yang lebih kuat, kualitas pertandingan diharapkan ikut meningkat.
Perubahan aturan dan peningkatan dana ini menunjukkan upaya FIFA untuk menyesuaikan diri dengan format baru. Piala Dunia 2026 pun diproyeksikan menghadirkan persaingan yang lebih ketat sekaligus tontonan yang semakin menarik.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 29 Juli 2026 09:40UEFA Pertimbangkan Boikot Piala Dunia karena Rencana Investasi FIFA
-
Piala Dunia 29 Juli 2026 07:51Marc Cucurella Tepati Janji Bikin Tato Wajah Luis de la Fuente
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 30 Juli 2026 17:36Maxence Lacroix Resmi Gabung Chelsea
-
Liga Italia 30 Juli 2026 16:49John Stones Tiba untuk Tes Medis Jelang Bergabung dengan Inter Milan
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 30 Juli 2026 08:22Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
-
piala dunia 29 Juli 2026 11:40Cesc Fabregas Dukung Roberto Mancini Kembali Tangani Timnas Italia
SOROT
-
Liputan6 30 Juli 2026 18:04Penyakit Paru akibat Atap Seng Berkarat, Tak Hanya Risiko Kanker
-
Liputan6 30 Juli 2026 18:03Ketua KPK Buka Suara Anak Buah Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
-
Liputan6 30 Juli 2026 18:01Prabowo Beri Sinyal Usulkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI Definitif
-
Liputan6 30 Juli 2026 17:38Praperadilan Lodewyk Pusung Tidak Dapat Diterima, Ini Alasan Hakim
-
Liputan6 30 Juli 2026 17:37KPK Buka Suara Soal OTT Bupati Lebih Banyak daripada Gubernur
-
Liputan6 30 Juli 2026 17:36Gara-Gara Mi Instan, Anak Dilaporkan Ibu Kandung ke Polisi
MOST VIEWED
Zinedine Zidane Ambil Alih Prancis, Nasib Kylian Mbappe Jadi Perhatian
Andrea Pirlo Buka Suara soal Polemik Pelatih Timnas Italia dan Skandal Judi
Italia Kembali Terjebak Pilihan Lama, Mancini dan Conte Jadi Kandidat Pelatih Baru
Argentina dan Kontroversi VAR di Piala Dunia 2026, IFAB Akui Kesalahan Aturan
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534671/original/099233100_1773879421-unnamed_-_2026-03-19T070815.361.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311601/original/051710400_1785409436-IMG_20260730_153642_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311600/original/050342300_1785409304-1000392868.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7690732/original/073927900_1780488072-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311579/original/028587800_1785407781-WhatsApp_Image_2026-07-30_at_17.15.07.jpeg)

