Sriwijaya FC U-21 Turunkan Pemain Senior, Indra Sjafri Kecewa
Editor Bolanet | 23 Juni 2014 17:03
- Tim nasional Indonesia U-19 mengungguli Sriwijaya FC (SFC) U-21 dengan skor 2-1 dalam Tur Nusantara tahap kedua di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Jumat (20/6) lalu.
Dua gol bagi Garuda Jaya- julukan Timnas U-19, masing-masing diciptakan Oktavianus Sitanggang pada menit ke-54 dan Muchlis Hadi pada menit ke-77. Sedangkan gol SFC U-21, tercipta pada menit ke-73 melalui Rizki Dwi Ramadhana.
Ketika itu, SFC U-21 rupanya menurunkan pemain senior seperti Teja Pakualam, Alan Martha, Hapit Ibrahim, dan Rizky Dwi Ramadhana.
Seharusnya, laga uji coba dapat digunakan sebagai sarana untuk memantau para pemain muda. Namun, seringkali lawan memainkan beberapa pemain seniornya, kata Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri.
Dilanjutkannya, hal tersebut sama saja menutup peluang pemain muda unjuk kebolehan. Padahal, salah satu tujuan Tur Nusantara yakni supaya memperoleh pemain yang belum terpantau.
Sayangnya, lawan yang kita hadapi kebanyakan menurunkan pemain senior. Kita tidak masalah sebenarnya, tapi sayang saja karena kita tidak bisa melihat penampilan pemain muda yang ada di daerah, tuturnya.
Kondisi tersebut, tidak hanya terjadi ketika lawan SFC U-21. Melainkan, pada laga-laga sebelumnya. Misalnya saja, dalam Tur Nusantara tahap pertama.
Yakni, saat lawan Persiba Bantul U-21. Terdapat beberapa nama pemain senior seperti Ugiek Sugianto, Isaak Konon, Majid Mony, Arwin Rabdha, dan M. Yasir. (esa/dzi)
Dua gol bagi Garuda Jaya- julukan Timnas U-19, masing-masing diciptakan Oktavianus Sitanggang pada menit ke-54 dan Muchlis Hadi pada menit ke-77. Sedangkan gol SFC U-21, tercipta pada menit ke-73 melalui Rizki Dwi Ramadhana.
Ketika itu, SFC U-21 rupanya menurunkan pemain senior seperti Teja Pakualam, Alan Martha, Hapit Ibrahim, dan Rizky Dwi Ramadhana.
Seharusnya, laga uji coba dapat digunakan sebagai sarana untuk memantau para pemain muda. Namun, seringkali lawan memainkan beberapa pemain seniornya, kata Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri.
Dilanjutkannya, hal tersebut sama saja menutup peluang pemain muda unjuk kebolehan. Padahal, salah satu tujuan Tur Nusantara yakni supaya memperoleh pemain yang belum terpantau.
Sayangnya, lawan yang kita hadapi kebanyakan menurunkan pemain senior. Kita tidak masalah sebenarnya, tapi sayang saja karena kita tidak bisa melihat penampilan pemain muda yang ada di daerah, tuturnya.
Kondisi tersebut, tidak hanya terjadi ketika lawan SFC U-21. Melainkan, pada laga-laga sebelumnya. Misalnya saja, dalam Tur Nusantara tahap pertama.
Yakni, saat lawan Persiba Bantul U-21. Terdapat beberapa nama pemain senior seperti Ugiek Sugianto, Isaak Konon, Majid Mony, Arwin Rabdha, dan M. Yasir. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







