Strategi Tak Biasa saat Timnas Indonesia U-23 ke Final Piala AFF U-23: Muhammad Ferrari Jadi Striker Dadakan!
Aga Deta | 26 Juli 2025 13:12
Bola.net - Timnas Indonesia U-23 sukses melangkah ke partai final Piala AFF U-23 2025. Kepastian ini diperoleh usai mengalahkan Thailand lewat drama adu penalti setelah bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu di SUGBK, Jakarta, Jumat (25/07/2025) malam WIB.
Thailand sempat unggul lebih dulu di menit ke-60 lewat gol Yotsakorn Burapha. Namun, Garuda Muda langsung meningkatkan intensitas serangan demi menyamakan kedudukan.
Langkah mengejutkan diambil pelatih Gerald Vanenburg pada menit ke-77. Ia menggantikan Dominikus Dion dengan bek tengah Muhammad Ferrari.
Uniknya, Ferrari tidak dipasang di posisi aslinya. Ia justru diplot sebagai striker menemani Jens Raven di lini depan.
Ferrari Dijadikan Striker
Penempatan Ferrari di lini depan terbukti jitu hanya beberapa menit berselang. Jens Raven berhasil mencetak gol penyeimbang pada menit ke-84 berkat tekanan yang terus dilancarkan duet tinggi besar itu.
Ternyata, strategi tersebut sama sekali tidak dirancang dalam sesi latihan. Pelatih dan tim mengambil keputusan spontan karena situasi yang mendesak.
Asisten pelatih Frank Van Kempen mengungkapkan hal itu dalam konferensi pers usai laga. Ia menjelaskan bahwa skenario ini tak pernah dipraktikkan sebelumnya.
"Skenario itu tidak kami latih sebelumnya," kata Van Kempen yang mewakili Vanenburg pada konferensi pers karena kehabisan suara.
"Tapi kami butuh gol, jadi kami masukkan banyak pemain yang punya postur tinggi. Dan ternyata kami bisa mencetak gol, jadi kami sangat senang dengan keputusan itu," tambahnya.
Vietnam Menanti di Final
Garuda Muda akan menantang Vietnam di partai final Piala AFF U-23 2025. Vietnam memastikan tempat di laga puncak setelah menang tipis 2-1 atas Filipina.
Laga final akan berlangsung Selasa (29/07/2025) pukul 20.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Ini akan jadi ujian sesungguhnya bagi tim muda Indonesia.
"Sekarang kami sangat senang bisa memenangkan pertandingan ini. Pertandingan tadi sangat berat, benar-benar berat," ujar Van Kempen.
"Pertandingan selama 90 menit, dilanjutkan perpanjangan waktu, dan akhirnya adu penalti. Kami benar-benar antusias. Jadi, kami sangat, sangat senang bisa mengalahkan mereka dan lolos ke final," imbuhnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ternyata, Ini Cara Michael Carrick Bikin MU Kembali Garang!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 19:10
LATEST UPDATE
-
AC Milan Rugi Besar: Belanja Rp10 Triliun dan Gagal ke Liga Champions
Liga Italia 27 Mei 2026, 01:19
-
Bek Ini Siap Tinggalkan Real Madrid setelah Minim Menit Bermain
Liga Spanyol 27 Mei 2026, 00:46
-
Bruno Fernandes Gak Kemana-mana! Tetap di MU Musim Depan!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 22:07
-
Belum Menyerah, Barcelona Nego MU Sekali Lagi untuk Marcus Rashford
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00














