Sumardji Beber Alasan John Herdman Sosok yang Tepat Melatih Timnas Indonesia: Bisa Ambil Hati Para Pemain, Jaga Kemistri dengan Baik

Serafin Unus Pasi | 30 Maret 2026 09:17
Sumardji Beber Alasan John Herdman Sosok yang Tepat Melatih Timnas Indonesia: Bisa Ambil Hati Para Pemain, Jaga Kemistri dengan Baik
Ekspresi John Herdman dalam laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026). (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan

Bola.net - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, membeberkan update terbaru Timnas Indonesia menjelang menghadapi Bulgaria dalam babak final FIFA Series 2026. Pertandingan tersebut akan digelar pada Senin (30/3) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.

Sumardji menyoroti pendekatan yang diterapkan pelatih John Herdman sejak pertama bergabung. Ia menyebut komunikasi menjadi salah satu aspek utama yang dibangun.

Advertisement

Menurutnya, pelatih asal Inggris tersebut mampu menjalin hubungan yang baik dengan para pemain. Hal itu dinilai penting dalam membangun suasana Tim Indonesia yang solid.

"Sesuai yang kita harapkan semua, Ketua Umum PSSI juga selalu menyampaikan kepada saya agar semua itu bisa berjalan sesuai dengan harapan kita di awal kita memilih John," ujar Sumardji kepada wartawan.

1 dari 3 halaman

Komunikasi Intens

Ia juga mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Herdman berlangsung intens sejak awal kerja sama. Pertemuan rutin disebut menjadi bagian dari proses evaluasi dan pengembangan Skuad Garuda.

"Setelah bergabung, saya cukup sering berkomunikasi dan sering meeting dengan John. Saya melihat, menurut saya dan teman-teman di PSSI, sosok John memang tepat menangani Timnas kita," kata Sumardji.

Lebih lanjut, Sumardji menjelaskan bahwa kemampuan membangun kedekatan dengan pemain menjadi faktor utama. Pendekatan tersebut mencakup pemain lokal maupun diaspora.

"Satu, dia mengedepankan bisa mengambil hati para pemain. Itu nomor satu, dan itu dia buktikan," ucap Sumardji.

2 dari 3 halaman

Upaya Membangun Kemistri

Ia menilai, upaya membangun chemistry terus dilakukan dalam setiap sesi kebersamaan Timnas Indonesia. Hal ini termasuk interaksi antara pelatih, staf, dan seluruh pemain.

"Di tim pun dia selalu mengedepankan bagaimana agar supaya para pemain itu chemistry, itu chemistry antara dia, antara John, para asisten, dan juga para pemain itu betul-betul terjalin dengan baik," tegas Sumardji.

Proses pembentukan kekompakan disebut masih berlangsung karena skuad baru berkumpul secara penuh dalam periode FIFA Series kali ini. Meski demikian, momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan internal Timnas Indonesia.

"Momentum itu betul-betul John pergunakan untuk membangun chemistry itu dengan sebaik-baiknya," bebernya.

3 dari 3 halaman

Membangun Kekompakan

Ia menambahkan bahwa membangun kekompakan tidak bisa dilakukan secara instan. Proses tersebut membutuhkan waktu seiring dengan intensitas kebersamaan Timnas Indonesia.

"Kalau berbicara chemistry tentu ini proses, ya, tentu ini proses karena baru boleh dikatakan baru seminggulah kumpul," tuturnya.

"Memang jangka panjangnya adalah ini proyek jangka panjang, jangka panjangnya adalah 2030 sehingga sama-sama ayo kita dukung, kita berikan support semangat yang lebih kepada John agar supaya John bisa membawa Timnas Indonesia ini sesuai dengan tahapan yang memang sudah kita berikan kepada dia; tahun 2026, 2027, 2028, dan seterusnya," imbuhnya.

LATEST UPDATE