Terapkan Kriteria Khusus, Aji Sebut Tak Ada Pemain Titipan di Timnas U-23
Editor Bolanet | 8 Desember 2014 23:55
- Seleksi tim nasional Indonesia U-23, menerapkan kriteria khusus. Hal tersebut, guna mendapatkan pemain-pemain terbaik diajang SEA Games 2014 di Singapura.
Diungkapkan Pelatih Timnas Indonesia U-23, Aji Santoso, para pemain yang mengikuti seleksi wajib memiliki agresivitas dalam bermain. Kemudian, dinamis, pantang menyerah, serta rela bekerja keras.
Penilaian tersebut, sudah dilakukan tim pelatih secara fair selama sembilan hari di Yogyakarta. Tidak ada pemain titipan. Pokoknya, kalau jelek saya pulangkan, tegasnya.
Penilaian tersebut, diungkapkannya, juga berlaku pada dua pemain seleksi susulan, Gavin Kwan Adsit dan Ryuji Utomo. Sebab keduanya, baru datang dari Jepang karena mengikuti trial.
Mereka masih akan mendapatkan kesempatan. Sebab tim pelatih, akan kembali memanggil keduanya nanti. Pada tahapan pertama ini, mereka, hanya mengikuti satu hari saja karena masih terlihat lelah, ujarnya.
Tidak hanya itu, Aji melanjutkan, akan ada tambahan beberapa pemain. Misalnya saja, Evan Dimas, Manahati Lestusen, Indra Cahya, serta Alfin Tuasalamony. (esa/dim)
Diungkapkan Pelatih Timnas Indonesia U-23, Aji Santoso, para pemain yang mengikuti seleksi wajib memiliki agresivitas dalam bermain. Kemudian, dinamis, pantang menyerah, serta rela bekerja keras.
Penilaian tersebut, sudah dilakukan tim pelatih secara fair selama sembilan hari di Yogyakarta. Tidak ada pemain titipan. Pokoknya, kalau jelek saya pulangkan, tegasnya.
Penilaian tersebut, diungkapkannya, juga berlaku pada dua pemain seleksi susulan, Gavin Kwan Adsit dan Ryuji Utomo. Sebab keduanya, baru datang dari Jepang karena mengikuti trial.
Mereka masih akan mendapatkan kesempatan. Sebab tim pelatih, akan kembali memanggil keduanya nanti. Pada tahapan pertama ini, mereka, hanya mengikuti satu hari saja karena masih terlihat lelah, ujarnya.
Tidak hanya itu, Aji melanjutkan, akan ada tambahan beberapa pemain. Misalnya saja, Evan Dimas, Manahati Lestusen, Indra Cahya, serta Alfin Tuasalamony. (esa/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





