Tersingkir Dari Piala Asia U-17 2025 Usai Dihajar Korea Utara U-17, Ini 5 PR Untuk Timnas Indonesia U-17
Dimas Ardi Prasetya | 15 April 2025 08:29
Bola.net - Berikut sejumlah pekerjaan rumah alias PR yang harus dibenahi oleh Timnas Indonesia U-17 usai tersingkir dari Piala Asia U-17 2025.
Timnas Indonesia U-17 gagal melaju ke semifinal Piala Asia U-17 2025. Sebab langkah mereka dihentikan Korea Utara U-17 di babak perempat final, Senin (14/04/2025).
Di laga tersebut, Indonesia U-17 dipermak dengan skor telak 0-6 oleh Korea Utara U-17. Di laga tersebut Garuda Muda hanya bisa memberikan perlawanan berarti di awal-awal babak pertama tapi mereka tetap tertinggal dua gol.
Di babak kedua, Korea Utara U-17 menambah empat gol. Itu adalah sebuah kekalahan yang tak terduga, mengingat penampilan solid Garuda Muda di fase grup.
Dari laga tersebut, PR apa saja yang harus dikerjakan Timnas Indonesia U-17 sebelum terjun ke Piala Dunia U-17 2025?
Simak ulasannya di bawah ini Bolaneters.
Poles Defensive Set Piece

Di pertandingan ini, Timnas Indonesia U-17 kebobolan tiga gol dari situasi set piece. Dua dari sepak pojok dan satu dari titik penalti.
Gol pertama dari sepak pojok. Saat itu tak ada satu pun pemain Indonesia U-17 yang mengawal pergerakan bek nomor 5 Korea Utara U-17.
Kemudian di gol keenam juga berasal dari sepak pojok. Bola saat itu mengarah ke tiang dekat tapi Fabio Azkairawan gagal menyundul bola dengan sempurna dan membuat bola malah mengarah tepat ke hadapan lawan.
Asah Kemampuan Duel Udara
Timnas Indonesia U-17 kerap berduel udara dengan pemain Korea Utara U-17. Hasilnya mereka kerap gagal untuk memenangkan pertarungan tersebut.
Hasilnya pun kadang fatal. Contohnya pada gol kelima Korea Utara U-17 kelima.
Bola sapuan dari belakang pertahanan lawan gagal dihalau dan membuat bola melaju terus ke kotak penalti Garuda Muda. Ditarik lebih ke belakang lagi, bisa dilihat dalam gol kedua Korea Utara U-17.
Ada dua momen di mana bola gagal dihalau di kotak penalti. Pertama saat bola dilambungkan ke depan gawang tapi tak ada satu pun pemain Indonesia yang mencoba menghalau bola dan kemudian setelah bola memantul, Putu Panji gagal memenangkan duel udara dengan pemain lawan.
Perkuat Fisik
Timnas Indonesia U-17 punya fisik yang jempolan. Namun ternyata mereka masih kalah dibandingkan dengan fisik pemain Korea Utara U-17.
Mereka sangat kuat dalam beradu badan saat berebut bola. Contohnya tentu saja saat berduel udara dengan pemain Indonesia U-17.
Demikian juga saat berebut bola bawah. Contohnya saat mereka menang berebut bola melawan Daniel Alfredo dengan menggunakan kekuatan tubuhnya sebelum terciptanya gol ketiga Korea Utara U-17.
Lalu ada juga momen sebelum terciptanya gol kelima Korea Utara U-17. Saat itu penyerang mereka menggunakan body charge untuk mendorong salah satu bek Indonesia U-17 hingga kehilangan keseimbangan dan tak bisa menguasai bola.
Selain itu pemain Indonesia U-17 juga kesulitan menghentikan akselerasi pemain Korea Utara U-17, saat menguasai bola. Mereka tampak terlalu gesit bagi para pemain Garuda Muda.
Transisi Saat Menyerang Perlu Dibenahi
Di pertandingan ini, Timnas Indonesia U-17 lebih sering bertahan. Hanya sesekali saja mereka bisa menyerang pertahanan Korea Utara U-17, seringnya dari serangan balik.
Sayangnya kesempatan menyerang itu jarang bisa membahayakan gawang Korea Utara U-17. Sebab pertahanan lawan kerap dengan mudah memutus serangan Indonesia U-17.
Alasannya karena transisi dari bertahan ke menyerang kurang compact. Seringnya Mierza Firjatullah harus berjuang sendirian di depan, karena telat mendapat support dari pemain lain.
Menangkan Perebutan Second Ball
Di pertandingan ini, kerap terjadi perebutan bola. Sayangnya pemain Indonesia U-17 kerap kalah dari pemain Korea Utara U-17.
Mereka gagal memenangkan perebutan second ball. Hal ini yang kerap membuat Indonesia U-17 akhirnya kerap tertekan oleh serangan Korea Utara U-17.
Contoh dari hal ini terlihat pada terciptanya gol ketiga Korea utara U-17. Duel perebutan bola di depan dan samping kotak penalti gagal dimenangkan dan akhirnya pemain lawan bisa mencetak gol.
Baca Juga:
Jadwal Lengkap Piala Asia U-17 2025
Daftar Lengkap Tim Lolos Semifinal Piala Asia U-17 2025
Timnas Indonesia U-17 Kalah Telak dari Korea Utara U-17 dan Tersingkir Dari Piala Asia U-17 2025, Nova Arianto Minta Maaf
Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korea Utara U-17 di Piala Asia U-17 2025: Mainnya Terlalu Santai
Timnas Indonesia U-17 Tersingkir dari Piala Asia U-17 2025, Begini Reaksi Media Vietnam
Timnas Indonesia U-17 Disingkirkan Dari Piala Asia U-17 2025 Oleh Korea Utara U-17, Ini Reaksi Erick Thohir
Momen-momen Menarik Timnas Indonesia U-17 vs Korea Utara U-17: Mierza Kena Tampol, Dorongan Cerdik Striker Korut
Hasil Timnas Indonesia U-17 vs Timnas Korea Utara U-17: Skor 0-6
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



