Thom Haye Mengenang Kekalahan Telak 0-6 Indonesia dari Jepang, Ternyata Ini yang Terjadi
Editor Bolanet | 21 Juni 2025 19:00
Bola.net - Timnas Indonesia menutup rangkaian Kualifikasi Piala Dunia 2026 di bulan Juni dengan dua hasil yang sangat kontras. Skuad Garuda berhasil meraih kemenangan krusial saat menjamu China di kandang sendiri.
Namun, hanya berselang beberapa hari, mereka justru harus menelan pil pahit. Bertandang ke markas Jepang, tim asuhan Patrick Kluivert dipaksa menyerah dengan skor telak 0-6.
Kekalahan besar ini sontak menimbulkan berbagai pertanyaan di kalangan para pendukung. Gelandang andalan Timnas Indonesia, Thom Haye, pun akhirnya angkat bicara mengenai situasi ini.
Pemain berusia 30 tahun itu membeberkan kondisi tim yang sebenarnya dan mengapa fokus mereka tidak sepenuhnya berada di laga melawan Jepang. Lantas, apa yang menjadi penyebab utama di balik hasil yang begitu jomplang tersebut?
Misi Tuntas Lawan China

Perlu diketahui, laga melawan China pada 5 Juni 2025 merupakan pertandingan kunci bagi Timnas Indonesia. Kemenangan menjadi harga mati untuk bisa mengamankan tiket ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Misi tersebut berhasil dituntaskan dengan sempurna di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Gol tunggal Ole Romeny dari titik putih sudah cukup untuk memastikan kemenangan 1-0 atas Dragon Teams.
Hasil itu membuat poin Indonesia menjadi 12 dan sudah tidak mungkin lagi terkejar oleh Bahrain. Oleh karena itu, laga pamungkas melawan Jepang pada 10 Juni 2025 sejatinya sudah tidak menentukan lagi bagi nasib Skuad Garuda.
Kualitas dan Fokus yang Berbeda

Thom Haye dengan jujur mengakui bahwa atmosfer menjelang laga melawan Jepang terasa sangat berbeda. Ia menyebut bahwa fokus penuh seluruh tim memang telah tercurah untuk pertandingan melawan China.
Menurutnya, setelah target utama untuk lolos berhasil dicapai, laga melawan Jepang terasa sedikit aneh. Hal ini yang kemudian juga berpengaruh pada pendekatan tim di atas lapangan.
Thom Haye juga tidak menampik adanya perbedaan kualitas yang sangat besar antara kedua tim. Ia mengakui bahwa level permainan Jepang, yang merupakan langganan Piala Dunia, memang berada jauh di atas Indonesia.
"Ya, tentu saja rasanya sedikit aneh. Semua fokus tertuju pada pertandingan melawan China dan hasilnya sangat bagus," ujar Thom Haye di podcast The Haye Way.
"Lalu kami tahu bahwa kami lolos ke babak keempat, tidak masalah finis di posisi ketiga atau keempat di grup," lanjutnya.
"Kemudian, Anda tahu bahwa Anda harus bermain melawan Jepang, sebuah tim yang dengan mudah lolos ke Piala Dunia. Perbedaannya terlalu besar," tegas Haye.
Akhir Musim yang Aneh
Lebih jauh, gelandang berpengalaman ini juga menceritakan perasaan pribadinya mengenai laga tersebut. Baginya, terasa aneh harus memainkan sebuah pertandingan besar tepat di penghujung musim kompetisi yang panjang.
Biasanya, para pemain akan mengucapkan selamat tinggal kepada klub masing-masing setelah laga terakhir. Namun kali ini, semua pemain langsung berpencar ke tujuannya masing-masing setelah peluit akhir dibunyikan.
"Karena Anda memainkan laga setelah musim terakhir, sepanjang musim Anda sudah bermain dan berlatih. Dan biasanya Anda mengucapkan selamat tinggal pada klub, Anda mengucap selamat tinggal ke semua orang," kenangnya.
"Sekarang Anda menyelesaikan pertandingan dan langsung setelah itu, semua pemain pergi ke tujuannya masing-masing. Jadi aneh mengakhiri musim seperti itu. Tentu, ini masih hasil yang bagus bagi kami karena lolos ke babak berikutnya," pungkasnya.
Baca Ini Juga Bolaneters!
Thom Haye ke Liga 1? Begini Jawaban Jujur Gelandang Timnas Indonesia Soal Masa Depannya
Jelang Jadi Calon Lawan Indonesia di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Arab Saudi Dihajar Amerika Serikat
Kabar Bagus Untuk Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen Sudah Pulih dan Berlatih Lagi Bersama Klubnya di Belgia
Plus dan Minus Nathan Tjoe-A-On untuk Persebaya Surabaya: Fleksibilitas Jadi Andalan
Laris! Cabut dari Twente, Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Diincar Banyak Klub
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
LATEST UPDATE
-
Didier Deschamps Tolak Tawaran MU untuk Gantikan Carrick, Siapa Kandidat Berikutnya?
Liga Inggris 6 November 2026, 14:20
-
Jose Mourinho Tak Lagi Seperti Dulu, Ini Perubahan Besarnya di Real Madrid
Liga Spanyol 6 November 2026, 13:45
-
Jadwal Lengkap MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail, 6-8 November
Otomotif 6 November 2026, 13:35
-
Virgil van Dijk Desak Liverpool Benahi Pertahanan usai Kalah dari Fenerbahce
Liga Champions 6 November 2026, 13:10
-
Link Streaming PSIM vs Dewa United, 6 November 2026
Bola Indonesia 6 November 2026, 13:00
-
Andai Bruno Fernandes Pergi, Wonderkid Bayern Munchen Ini Jadi Suksesornya di MU?
Liga Inggris 6 November 2026, 12:40
-
Bukan Vinicius atau Mbappe, Ini Pemain Favorit Franco Mastantuono di Real Madrid
Liga Spanyol 6 November 2026, 12:35
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 6 November 2026, 12:30
-
Manchester United Boyong Ivan Toney di Januari 2027?
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 12:20
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 6 November 2026, 12:20
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 6 November 2026, 12:10
-
AC Milan Takluk dari Ferencvaros di Liga Europa, Masalah Mental Jadi Penyebab
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 12:00
-
Mulai Bersinar, Liverpool Pagari Trey Nyoni dengan Kontrak Baru
Liga Inggris 6 November 2026, 12:00
-
Bek Fulham Ini Jadi Pengganti Lisandro Martinez di MU?
Liga Inggris 6 November 2026, 11:30
-
Rencana Real Madrid untuk JJ Gabriel: Langsung Masuk Tim Utama?
Liga Spanyol 6 November 2026, 11:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



