Tidak Dibawa Belanda ke Piala Dunia 2026, Ian Maatsen dan Pascal Struijk Bisa Dilirik Timnas Indonesia?
Richard Andreas | 28 Mei 2026 15:34
Bola.net - Timnas Belanda dipastikan membawa banyak nama besar untuk menghadapi Piala Dunia 2026. Namun, di tengah ketatnya persaingan skuad Oranje, dua pemain keturunan Indonesia kembali jadi sorotan publik Tanah Air, yaitu Ian Maatsen dan Pascal Struijk.
Nama Maatsen mencuat setelah Ronald Koeman hanya menempatkannya dalam daftar siaga jelang turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Bek Aston Villa itu disiapkan sebagai opsi cadangan apabila Jurrien Timber belum pulih sepenuhnya dari cedera.
Reuters melaporkan Koeman memasukkan Maatsen dan Lutsharel Geertruida dalam standby list untuk mengantisipasi kondisi Timber yang masih belum stabil. Situasi itu memunculkan kembali spekulasi soal masa depan internasional Maatsen. Namun, apakah peluang Timnas Indonesia benar-benar terbuka?
Sementara itu, Pascal Struijk juga belum menjadi bagian penting skuad senior Belanda. Bek Leeds United tersebut justru masih terus berusaha mengejar mimpi tampil bersama Oranje di level tertinggi.
Ian Maatsen Sulit Direkrut Indonesia
Di atas kertas, Ian Maatsen memang punya garis keturunan Indonesia. Sejumlah laporan menyebut pemain berusia 24 tahun itu memiliki darah Jawa dari garis keluarganya.
Meski begitu, peluang Indonesia merekrut Maatsen tampaknya sudah nyaris tertutup.
Bek kiri Aston Villa itu kini sudah masuk radar utama tim nasional Belanda. Bahkan, Maatsen tercatat menjalani debut senior bersama Oranje pada Maret 2025 saat menghadapi Spanyol di UEFA Nations League.
Data internasional terbaru menunjukkan Maatsen kini sudah memiliki caps bersama tim senior Belanda. Situasi tersebut membuat peluang perpindahan federasi menjadi sangat rumit, terutama jika penampilannya masuk kategori laga kompetitif resmi FIFA.
Padahal sebelumnya, Maatsen sempat beberapa kali gagal menembus skuad utama Belanda. Pada Euro 2024, ia awalnya dicoret sebelum akhirnya dipanggil darurat menggantikan Frenkie de Jong yang cedera.
Kini persaingan di sektor kiri pertahanan Belanda juga semakin brutal. Oranje masih punya nama-nama seperti Nathan Ake, Micky van de Ven, Jorrel Hato, hingga Jurrien Timber yang bisa bermain di area tersebut.
Bahkan untuk Piala Dunia 2026, Koeman hanya menempatkan Maatsen sebagai opsi cadangan apabila Timber tidak fit sepenuhnya.
Pascal Struijk Masih Abu-Abu

Situasi berbeda justru terjadi pada Pascal Struijk. Bek Leeds United itu memang pernah dipanggil ke skuad provisional Belanda, termasuk menjelang Piala Dunia 2022. Namun, sampai sekarang, Struijk belum benar-benar menjadi langganan tim senior Oranje.
Struijk sendiri masih menyimpan ambisi besar membela Belanda di Piala Dunia 2026. Dalam laporan awal tahun ini, pemain berusia 26 tahun tersebut disebut berharap performanya di Premier League bisa membuka jalan menuju tim nasional Belanda.
Kondisi itu membuat status internasional Struijk masih berada di area abu-abu dibanding Maatsen. Apalagi, bek tengah Leeds United tersebut juga disebut memiliki garis keturunan Indonesia.
Sejumlah media menyebut ada darah Indonesia dari garis keluarganya, meski detail resminya belum pernah diumumkan secara lengkap ke publik.
Karena belum menjadi pemain reguler tim senior Belanda, peluang Struijk secara teori masih lebih terbuka dibanding Maatsen. Namun, semuanya tetap bergantung pada regulasi FIFA, status kewarganegaraan, serta keputusan pribadi sang pemain.
Timnas Indonesia Kini Memang Aktif Memburu Diaspora
Dalam beberapa tahun terakhir, Timnas Indonesia memang aktif mencari pemain diaspora untuk memperkuat skuad nasional.
PSSI mencari banyak pemain keturunan Belanda demi memperkuat kualitas timnas menuju target panjang tampil di Piala Dunia.
Strategi tersebut membuat publik Indonesia semakin sering mengaitkan nama-nama pemain keturunan dengan peluang naturalisasi.
Meski begitu, kasus Ian Maatsen dan Pascal Struijk jelas berbeda. Maatsen kini sudah semakin dekat dengan tim utama Belanda dan tampaknya sulit dilepas. Sementara Struijk masih berada di persimpangan karena belum benar-benar menembus level elite internasional Oranje.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 06:28
-
Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 06:21
-
Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 05:55
-
Luis de la Fuente Raih Men's Coach of the Year 2026, Cetak Sejarah
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 05:45
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

