Tim Pra-PON Jatim Sesumbar Lumat Garuda Jaya
Editor Bolanet | 20 Februari 2014 12:17
- Merasa belum ada lawan yang bisa mengimbangi perlawanan Timnas Indonesia U-19, tim Pra-PON Jawa Timur sesumbar akan membombardir pertahanan tim asuhan Indra Sjafri. Dua tim akan bentrok di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (21/2) besok malam.
Pelatih tim pra-PON Jatim, menganggap, Timnas U-19 belum mendapat perlawanan sepadan selama menjalani tur nusantara. Menurut Hanafing, tim-tim yang sudah dihadapi oleh Evan Dimas dan kawan-kawan, cenderung tak memberikan perlawanan.
Selama mereka bermain di Yogja dan Jawa Tengah, lawan-lawan mereka cenderung bertahan ketika kalah bola. Seakan-akan mereka tahu akan kalah. Mereka hanya mengandalkan serangan serangan balik. Ini tak baik untuk Timnas U-19, kata Hanafing.
Kita tidak boleh bermain bertahan. Kita akan bermain menyerang. Kalau mau main defence saja, tak akan ada manfaat dari uji coba ini. Padahal lawan-lawan di Myanmar tak akan mau bertahan. Mereka pasti akan menyerang. Besok, kami akan berikan apa yang Indra Sjafri inginkan, tegas Hanafing.
Hanafing menjelaskan, waktu dua pekan ia habiskan untuk mempersiapkan tim guna memberikan perlawanan ke Timnas U-19. Mantan pelatih PSIS Semarang dan PSIM Yogyakarta kembali menegaskan bahwa pasukannya akan bermain offensif sejak menit awal.
Kami dari Jatim memiliki ciri khas. Tim-tim Jatim senang bermain menyerang dan menekan pertahanan lawan. Kami coba terapkan taktik untuk menekan melalui lini depan. Kami akan berikan perlawanan sejak kick off, pungkas pelatih kelahiran Makassar ini. [initial]
(faw/pra)
Pelatih tim pra-PON Jatim, menganggap, Timnas U-19 belum mendapat perlawanan sepadan selama menjalani tur nusantara. Menurut Hanafing, tim-tim yang sudah dihadapi oleh Evan Dimas dan kawan-kawan, cenderung tak memberikan perlawanan.
Selama mereka bermain di Yogja dan Jawa Tengah, lawan-lawan mereka cenderung bertahan ketika kalah bola. Seakan-akan mereka tahu akan kalah. Mereka hanya mengandalkan serangan serangan balik. Ini tak baik untuk Timnas U-19, kata Hanafing.
Kita tidak boleh bermain bertahan. Kita akan bermain menyerang. Kalau mau main defence saja, tak akan ada manfaat dari uji coba ini. Padahal lawan-lawan di Myanmar tak akan mau bertahan. Mereka pasti akan menyerang. Besok, kami akan berikan apa yang Indra Sjafri inginkan, tegas Hanafing.
Hanafing menjelaskan, waktu dua pekan ia habiskan untuk mempersiapkan tim guna memberikan perlawanan ke Timnas U-19. Mantan pelatih PSIS Semarang dan PSIM Yogyakarta kembali menegaskan bahwa pasukannya akan bermain offensif sejak menit awal.
Kami dari Jatim memiliki ciri khas. Tim-tim Jatim senang bermain menyerang dan menekan pertahanan lawan. Kami coba terapkan taktik untuk menekan melalui lini depan. Kami akan berikan perlawanan sejak kick off, pungkas pelatih kelahiran Makassar ini. [initial]
Jangan Lewatkan!
Indra Sjafri: Eksperimen Bikin Garuda Jaya Makin Dewasa
Indra Sjafri: Pemain Timnas U-19 Perlu Tambahan Jam Terbang
Review: Garuda Jaya Tertahan di Bumi Kartini
Tantang Persijap, Evan Dimas Tegaskan Siap Tempur
Indra Sjafri: Hanya Pemain Terbaik Yang Berangkat ke Myanmar
Jajal Persijap, Indra Sjafri Kembali Rotasi Pemain
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









