Timnas Indonesia Cuma Menang Tipis 2-1
Editor Bolanet | 30 Maret 2015 18:59
- Timnas Indonesia mencetak begitu banyak peluang saat menghadapi Myanmar, Senin (30/3) malam di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Sayang hanya dua gol yang tercipta di laga ini. Skuat Garuda Merah menang tipis 2-1.
Belum genap 10 menit pertandingan babak pertama berjalan, Timnas Indonesia sudah membuka kesempatan melalui heading Zulham Zamrun. Sayang bola mendarat tepat di dekapan kiper Vanlal Hrual. Hrual tampil sangat cemerlang pada babak pertama. Ia menggagalkan sejumlah peluang emas Indonesia.
Mulai dari kolaborasi cantik Boaz Salossa dan Ferdinand Sinaga pada menit ke-17, sontekan Boaz dan tendangan keras Ferdinand. Semua mentah di tangan Hrual. Menit ke-25, Hrual kembali melakukan penyelamatan gemilang saat mengamankan gawangnya dari canon ball Boaz.
Lepas menit ke-35, gelombang serangan Timnas semakin deras. Zulham Zamrun menerima crossing Hariono. Sayang ia terlambat mengeksekusi bola. Peluang terbaik Myanmar diperoleh debutan Zin Min Tun pada menit ke-40. Tapi tendangan Min Tun masih bisa diblok Made Wirawan dan hanya menghasilkan sepak pojok.
Menjelang laga usai, pemain pengganti Cristian Gonzales memiliki ruang sangat bebas untuk menembak. Sayang bola berhasil digagalkan Maung Lwing. Skor 0-0 menutup jalannya babak pertama. Masuk paruh kedua, Timnas Indonesia membuka kesempatan dari kaki Ferdinand. Sial, tendangannya tipis di kanan gawang.
Menit ke-55 Min Tun melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti. Beruntung bola terlampau tinggi di atas mistar gawang Made Wirawan. Semenit berselang Gonzales membuang kesempatan emas yang seharusnya bisa menjadi gol. Umpan lambung terarah dari Hasim Kipuw, gagal disambar El Loco.
Indonesia benar-benar sial. Tendangan keras Gede Sukadana di menit ke-58 ha membentur tiang gawang. Gol akhirnya tercipta pada menit ke-61. Berawal dari crossing Hasim Kipuw, bola sontekan Zulham Zamrun sempat membentur Raphael Maitimo sebelum bersarang ke jala Myanmar yang dikawal Vanlal Hrual.
Setelah mencetak gol, pertahanan Indonesia justru kendor. Gawang tuan rumah hampir jebol lewat tendangan Maung Lwing yang berdiri bebas di kotak penalti di menit ke-71. Beruntung bola mampu diamankan Made Wirawan. Blunder Made hampir berbuah gol untuk Myanmar. Beruntung sontekan Min Tun melenceng di kiri gawang.
El Loco Gonzales menggandakan kedudukan menjadi 2-0 pada menit ke-74. Berawal dari akselerasi Sukadana, Gozales yang berdiri bebas mampu menjaringkan bola ke gawang Myanmar. Dua peluang diciptakan Ferdinand Sinaga sebelum ia ditarik keluar pada menit ke-83. Tapi konsentrasi yang turun membuat pemain Sriwijaya FC ini gagal mengeksekusi kedua peluang ini.
Myanmar memperkecil peluang di menit ke-86. Solo run Davin Htan diakhiri dengan sebuah tendangan terarah yang gagal diantisipasi Made Wirawan. Gonzales hampir mencetak gol kedua pada menit ke-88. Sayang tandukannya melenceng dari sasaran. Kedudukan 2-1 untuk kemenangan Timnas bertahan hingga bubar pertandingan. (faw/ada)
Belum genap 10 menit pertandingan babak pertama berjalan, Timnas Indonesia sudah membuka kesempatan melalui heading Zulham Zamrun. Sayang bola mendarat tepat di dekapan kiper Vanlal Hrual. Hrual tampil sangat cemerlang pada babak pertama. Ia menggagalkan sejumlah peluang emas Indonesia.
Mulai dari kolaborasi cantik Boaz Salossa dan Ferdinand Sinaga pada menit ke-17, sontekan Boaz dan tendangan keras Ferdinand. Semua mentah di tangan Hrual. Menit ke-25, Hrual kembali melakukan penyelamatan gemilang saat mengamankan gawangnya dari canon ball Boaz.
Lepas menit ke-35, gelombang serangan Timnas semakin deras. Zulham Zamrun menerima crossing Hariono. Sayang ia terlambat mengeksekusi bola. Peluang terbaik Myanmar diperoleh debutan Zin Min Tun pada menit ke-40. Tapi tendangan Min Tun masih bisa diblok Made Wirawan dan hanya menghasilkan sepak pojok.
Menjelang laga usai, pemain pengganti Cristian Gonzales memiliki ruang sangat bebas untuk menembak. Sayang bola berhasil digagalkan Maung Lwing. Skor 0-0 menutup jalannya babak pertama. Masuk paruh kedua, Timnas Indonesia membuka kesempatan dari kaki Ferdinand. Sial, tendangannya tipis di kanan gawang.
Menit ke-55 Min Tun melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti. Beruntung bola terlampau tinggi di atas mistar gawang Made Wirawan. Semenit berselang Gonzales membuang kesempatan emas yang seharusnya bisa menjadi gol. Umpan lambung terarah dari Hasim Kipuw, gagal disambar El Loco.
Indonesia benar-benar sial. Tendangan keras Gede Sukadana di menit ke-58 ha membentur tiang gawang. Gol akhirnya tercipta pada menit ke-61. Berawal dari crossing Hasim Kipuw, bola sontekan Zulham Zamrun sempat membentur Raphael Maitimo sebelum bersarang ke jala Myanmar yang dikawal Vanlal Hrual.
Setelah mencetak gol, pertahanan Indonesia justru kendor. Gawang tuan rumah hampir jebol lewat tendangan Maung Lwing yang berdiri bebas di kotak penalti di menit ke-71. Beruntung bola mampu diamankan Made Wirawan. Blunder Made hampir berbuah gol untuk Myanmar. Beruntung sontekan Min Tun melenceng di kiri gawang.
El Loco Gonzales menggandakan kedudukan menjadi 2-0 pada menit ke-74. Berawal dari akselerasi Sukadana, Gozales yang berdiri bebas mampu menjaringkan bola ke gawang Myanmar. Dua peluang diciptakan Ferdinand Sinaga sebelum ia ditarik keluar pada menit ke-83. Tapi konsentrasi yang turun membuat pemain Sriwijaya FC ini gagal mengeksekusi kedua peluang ini.
Myanmar memperkecil peluang di menit ke-86. Solo run Davin Htan diakhiri dengan sebuah tendangan terarah yang gagal diantisipasi Made Wirawan. Gonzales hampir mencetak gol kedua pada menit ke-88. Sayang tandukannya melenceng dari sasaran. Kedudukan 2-1 untuk kemenangan Timnas bertahan hingga bubar pertandingan. (faw/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Bulan John Herdman di Timnas Indonesia: 8 Laga, 5 Kemenangan, dan Tantangan Besar
Tim Nasional 17 Agustus 2026, 14:35
-
Dugaan Pengaturan Skor Mencuat, Integritas Piala AFF 2026 Diuji
Tim Nasional 14 Agustus 2026, 18:44
-
Marselino Ferdinan Fokus Rehabilitasi usai Operasi Lutut di Sevilla
Bola Indonesia 14 Agustus 2026, 16:25
LATEST UPDATE
-
Barcelona Masih Butuh Bek Tengah Kidal? Ini 3 Kandidat Potensialnya
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 12:40
-
AC Milan: Struktur 3-4-2-1 Jadi Fondasi, Pressing Tinggi Jadi Senjata
Liga Italia 26 Agustus 2026, 12:19
-
Liverpool Belum Ajukan Tawaran Ketiga untuk Yankuba Minteh, Ada Apa?
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 12:14
-
Manchester United Sudah Beres di Lini Tengah, Kini Fokus Cari Bek Kiri?
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 11:29
-
AC Milan Lirik Bek Manchester United untuk Perkuat Sektor Pertahanan
Liga Italia 26 Agustus 2026, 11:24
-
Gagal Dapatkan Rodri, Jose Mourinho Tetap Puas dengan Skuad Real Madrid
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 10:43
-
Vinicius Junior Bukan Satu-satunya Alasan Xabi Alonso Dipecat Real Madrid
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 10:20
-
Napoli Ingin Gabriel Jesus, tapi Ada Satu Syarat yang Harus Dipenuhi
Liga Italia 26 Agustus 2026, 09:57
-
3 Transfer yang Bisa Dikejar Real Madrid pada Pekan Terakhir
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 09:23
-
Rafael Leao Didekati Klub Premier League, Negosiasi Berlangsung
Liga Italia 26 Agustus 2026, 09:11
-
Chelsea Sepakat Jual Liam Delap ke Nottingham Forest
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 08:26
-
Prediksi Barcelona vs Bilbao 28 Agustus 2026
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 08:22
-
Cristiano Ronaldo Murka Ditarik Keluar, Al Nassr Comeback Dramatis di Markas Al Ettifaq
Asia 26 Agustus 2026, 07:42
-
Prediksi Chelsea vs Luton 28 Agustus 2026
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 07:28
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59



