Timnas Indonesia Diyakini Bisa Kejutkan Kuwait, Ini Kuncinya!
Ari Prayoga | 4 Juni 2022 23:13
Bola.net - Timnas Indonesia bakal menjalani tiga pertandingan pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023 mulai pekan depan. Lawan pertama yang akan dihadapi adalah tuan rumah Kuwait, Rabu (8/6/2022).
Bagi kedua tim, laga ini sangat krusial untuk membuka peluang ke putaran final. Seperti diketahui, juara grup meraih tiket otomatis lolos ke Piala Asia 2023. Sedangkan runner-up harus bersaing dengan peringkat sama di lima grup lainnya.
Total ada 11 tiket tersedia pada babak ini. Dihubungi Bola.com, Sabtu (04/06/2022), eks pelatih PSM Makassar dan Persipura Jayapura, Raja Isa, menilai, meski kecil, peluang Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong meraih kemenangan tetap ada.
Raja Isa yang kini melatih klub Liga 1 Bangladesh, Muktijoddha Sangsad merujuk penampilan terakhir Kuwait saat berujicoba dengan Singapura di Stadion Al Nahyan, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Rabu (1/6/2022).
"Secara umum, kedua tim sama-sama mampu menciptakan peluang. Tapi, Kuwait lebih beruntung mendapatkan golnya lewat situasi bola mati,"ujar Raja Isa.
Faktor Pelatih
Kehadiran pelatih berpaspor Ceko, Vitezslav Lavicka, dimata Raja Isa membawa warna baru pada permainan Kuwait yang selama ini akrab dengan gaya permainan tim Timur Tengah.
Pengalaman menangani berbagai klub di Ceko dan Australia plus timnas U-21 negaranya jadi modal Lavicka yang pernah menjadi pelatih terbaik Ceko pada 2006 dan 2016 itu.
Rekor Pertemuan
Kuwait dan Indonesia sama-sama pernah mendapat sanksi FIFA karena intervensi pemerintah pada 2015. Sebelumnya, kedua timnas ini terakhir kali bertemu pada kualifikasi Piala Asia 2011 pada 2019 silam.
Saat itu, Timnas Indonesia dan Kuwait tergabung di Grup B bersama Australia dan Oman pada Kualifikasi Piala Asia 2011. Dalam dua pertemuan dengan Kuwait, Timnas Indonesia meraih hasil imbang 1-1 di Stadion Gelora Bung Karno.
Sedangkan di kandang lawan, tim Merah Putih takluk dengan skor 1-2. Total pertemuan kedua tim sebanyak enam kali. Dari enam laga itu, Indonesia hanya sekali menang atas Kuwait dengan skor 2-1 yakni pada turnamen Piala Merdeka pada 1980. Lima laga lainnya berakhir dengan tiga kali imbang serta dua kemenangan untuk Kuwait.
Kuncinya Disiplin
Pada laga ujicoba kontra Singapura, dua gol kemenangan Kuwait masing-masing dicetak oleh Fahad Al Rashidi dan Yousef Alsulaiman via situasi bola mati.
Menurut Raja Isa untuk meredam kelebihan Kuwait ini, sebaiknya Indonesia bermain normal dengan melakukan high pressing ketika lawan mulai membangun serangan dari lini belakang. Selain itu jangan membuat kesalahan tak perlu di area 16 pertahanan sendiri.
"Kuncinya adalah disiplin, konsentrasi dan bermain kompak. Saya yakin coach Shin Tae-yong sudah menyiapkan strategi khusus untuk mencuri poin dari Kuwait," papar Raja Isa.
Sorotan Khusus
Sorotan khusus buat Yousef Alsulaiman yang menjadi tumpuan Kuwait untuk menjebol gawang Indonesia pada laga nanti. Sejak memperkuat timnas senior Kuwait pada 2019, penyerang yang kini berkostum Kuwait SC ini sudah tampil sebanyak 100 caps buat timnasnya serta mengoleksi 45 gol.
Dengan tinggi 186 cm, Yousef yang membawa Kuwait meraih tofi juara Piala Teluk 2010 bakal jadi ancaman lini belakang terutama dalam duel bola udara.
Selain dua nama di atas, Kuwait juga memiliki sejumlah pemain yang bisa jadi pembeda pada laga nanti. Satu diantaranya adalah gelandang berusia 35, Fahad Al Ansari yang mencatat 90 caps bersama timnas Kuwait.
Fahad yang pernah membawa Al-Qadsia meraih trofi juara AFC Cup 2014 dikenal dengan umpannya yang terukur serta kerap menjadi eksekutor bola mati.
Disadur: Bola.com (Abdi Satria, Hendry Wibowo) 4 Juni 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






